Koranindopos.com, Jakarta – Keputusan membuat konten horor di sebuah motel tua membawa Putik dan teman-temannya ke masalah yang tidak pernah mereka bayangkan. Sebuah rekaman lagu Lingsir Wengi yang ditemukan di kamar terlarang justru menjadi awal teror dalam film Lingsir Wengi Motel Malioboro.
Kisah tersebut mulai diperlihatkan melalui trailer resmi yang dirilis pada 10 September 2026. Selain memperlihatkan suasana motel yang penuh misteri, trailer juga memberikan gambaran tentang hubungan para tokoh serta kejadian yang membuat kemampuan Putik menjadi bagian penting dari teror.
Putik memang sudah terbiasa berhadapan dengan makhluk tak kasatmata. Ia memiliki kemampuan melihat dan berkomunikasi dengan mereka. Bersama Ryan, Aro, Anggie, dan Dita, kemampuan itu dimanfaatkan untuk membuat kanal horor bernama DuniaHorror62.
Popularitas kanal tersebut ternyata membawa mereka semakin jauh. Ryan yang sangat mengejar tantangan dan popularitas mengajak kelompoknya mendatangi sebuah motel tua di kawasan Malioboro.
Di sana terdapat satu kamar yang sudah lama ditutup. Kamar tersebut dikaitkan dengan kematian misterius seorang perempuan beberapa tahun sebelumnya. Peringatan agar tidak masuk pun tidak membuat mereka mundur.
Keadaan berubah setelah mereka menemukan tape recorder berisi rekaman lagu Lingsir Wengi. Ketika rekaman itu diputar, gangguan mulai terjadi.
Suara nyanyian terdengar dari tempat yang tidak mereka duga. Putik juga mulai mendapatkan penglihatan yang membawanya pada masa lalu motel tersebut. Perlahan, mereka menyadari bahwa kedatangan mereka telah membangunkan sesuatu.
Yang membuat situasi semakin rumit, teror tersebut berkaitan dengan rahasia yang tersimpan di motel sekaligus persoalan di antara mereka. Putik pun harus mencari tahu siapa sosok yang datang dan apa sebenarnya yang diinginkannya.
Sutradara Adhe Dharmastriya mengatakan kisah film ini tidak berhenti pada teror makhluk gaib. Hubungan antarkarakter juga menjadi bagian dari cerita.
“LINGSIR WENGI MOTEL MALIOBORO bukan hanya tentang horor. Ada petualangan, persahabatan, pengkhianatan, dan kisah cinta yang saling terhubung dalam perjalanan para karakternya. Di balik semua ketegangan dan misterinya, film ini juga bercerita tentang keikhlasan, tentang bagaimana seseorang belajar menerima dan melepaskan. Perpaduan itu yang ingin saya hadirkan agar penonton mendapatkan pengalaman yang lengkap, ikut merasa takut, penasaran, sekaligus tersentuh oleh ceritanya,” ujar Adhe Dharmastriya.
Penulis skenario Evelyn Afnilia juga menempatkan karakter sebagai bagian penting untuk membangun rasa penasaran. Karena itu, trailer hanya membuka sebagian kecil dari persoalan yang akan dihadapi Putik dan teman-temannya.
Film ini dibintangi Ochi Rosdiana, Jeff Smith, Alif Rivelino, Yessica Tamara, Chelcy Clarissa, Vinessa Inez, Zahra Macapagal, Wina Marino, Shafa Afisah, dan Elma Lita.
Produser eksekutif Elsaputra D Justia berharap poster dan trailer yang telah dirilis membuat penonton penasaran untuk mengetahui cerita lengkapnya.
“Melalui poster dan trailer ini, kami ingin memberikan gambaran mendalam, simbolik serta imajinasi liar tentang LINGSIR WENGI – MOTEL MALIOBORO sekaligus memperkenalkan atmosfer horor yang menjadi bagian penting dari film ini. Kami berharap rasa penasaran yang muncul akan memotivasi penonton ingin melihat dan menemukan sendiri cerita lengkapnya di bioskop,” ucap Elsaputra D Justia.
Diproduksi LAB PICTURES dan disutradarai Adhe Dharmastriya dari skenario Evelyn Afnilia serta diperankan oleh Ochi Rosdiana sebagai Putik
Jeff Smith sebagai Ryan Alif Rivelino sebagai Aro Yessica Tamara sebagai Anggie Chelcy Clarissa sebagai Dita
Vinessa Inez sebagai Kinanti Zahra Macapagal, Wina Marino, Shafa Afisah, dan Elma Lita, Lingsir Wengi Motel Malioboro dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 22 Oktober 2026. Film ini menjadikan sebuah kamar terlarang, rekaman Lingsir Wengi, dan kemampuan Putik sebagai pintu masuk menuju misteri yang harus mereka pecahkan sebelum terlambat. (BRG/Kul)










