koranindopos.com – Jakarta. Kabar terbaru dari dunia otomotif Indonesia mencuat soal mobil listrik kompak dari Honda yang diduga kuat akan segera hadir di Tanah Air. Sebuah unit mobil listrik yang diperkirakan sebagai ‘Honda Brio Listrik’ kini telah terdaftar secara resmi di database kendaraan di Indonesia, menandakan langkah serius Honda memasuki segmen mobil listrik kecil atau compact EV.
Laman Badan Pendapatan Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat adanya model Honda baru dengan kode “JG6 A EV ZZE” yang terdaftar untuk tahun 2026. Keberadaan kode khusus “EV” yang biasanya menunjukkan kendaraan bertenaga listrik (electric vehicle) menjadi indikasi kuat bahwa ini bukan model mesin pembakaran biasa.
Mobil dengan kode tersebut tercatat memiliki nilai jual sekitar Rp257 juta, meski angka itu bukan harga jual final yang akan ditetapkan di pasar karena masih dipengaruhi oleh berbagai komponen pajak dan biaya lain.
Mobil yang terdaftar ini diduga kuat merupakan model Honda Super One, sebuah hatchback listrik kompak yang sebelumnya dikenal sebagai calon versi listrik dari Honda Brio. Unit ini bahkan sudah pernah terlihat tes jalan di Indonesia, yang menunjukkan keseriusan Honda untuk memasukkan model EV ini ke pasar lokal.
Kendaraan tersebut diperkirakan akan hadir dengan motor listrik berkekuatan sekitar 95 PS dan memiliki jarak tempuh maksimum sekitar 295 km dalam sekali pengisian baterai, angka yang cukup kompetitif untuk mobil listrik di segmen kompak.
Sampai saat ini, pihak Honda melalui PT Honda Prospect Motor (HPM) belum mengumumkan harga resmi atau detail spesifikasi lengkap untuk pasar Indonesia. Meski begitu, Yusak Billy selaku Sales & Marketing and After Sales Director HPM memastikan bahwa mobil listrik ini telah menjalani uji coba di jalanan Indonesia, yang menjadi pertanda bahwa persiapan peluncuran terus berjalan.
Perkiraan sebelumnya sempat menyebut kemungkinan banderol harga bisa mencapai kisaran Rp400 – 500 juta, namun angka pastinya masih belum diputuskan.
Model ini dipandang sebagai salah satu strategi Honda untuk memperkuat posisinya di segmen mobil listrik kompak, terutama di pasar yang mulai tumbuh di Indonesia. Kehadiran mobil seperti ini juga menambah pilihan EV selain model EV lain yang sudah atau sedang diuji di Indonesia.
Dengan langkah pendaftaran ini, tinggal menunggu waktu hingga Honda secara resmi memperkenalkan mobil listrik kompak mereka kepada publik Indonesia, kemungkinan besar dalam ajang otomotif besar atau peluncuran resmi merek.(dtk/dhil)










