Penandatanganan dilakukan di Kazan oleh Airlangga Hartarto mewakili Pemerintah Indonesia dan Denis Manturov mewakili Pemerintah Federasi Rusia.
Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani pada Selasa (12/3/2025) dan menjadi pedoman penting dalam pengembangan hubungan bilateral kedua negara di berbagai sektor strategis.
Agreed Minutes memuat perkembangan implementasi kerja sama bilateral, berbagai kesepahaman yang telah dicapai dalam sidang komisi bersama, serta arah tindak lanjut kerja sama antara Indonesia dan Rusia.
Dokumen tersebut diharapkan mampu memastikan kesinambungan implementasi hasil pembahasan kedua negara secara lebih konkret dan terarah.
“Substansi Agreed Minutes mencakup penguatan kerja sama di berbagai sektor strategis,” ujar Airlangga dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5/2026).
Kerja sama Indonesia dan Rusia mencakup sejumlah bidang prioritas, antara lain:
- Perdagangan dan investasi
- Energi terbarukan
- Pertanian dan perikanan
- Industri
- Transportasi dan konstruksi
- Pendidikan tinggi dan sains
- Kesehatan
- Pariwisata dan budaya
- Pengembangan digital dan media massa
- Olahraga
- Geologi dan pemanfaatan sumber daya mineral
- Pengelolaan sampah padat perkotaan
Kedua negara sepakat memperluas kolaborasi di sektor-sektor tersebut guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan hubungan strategis jangka panjang.
Kerja sama bilateral Indonesia dan Rusia dalam beberapa tahun terakhir terus menunjukkan perkembangan positif, terutama di bidang perdagangan, energi, dan investasi.
Pemerintah Indonesia berharap penguatan kerja sama ini dapat membuka peluang pasar baru sekaligus meningkatkan transfer teknologi dan investasi di berbagai sektor industri nasional.
Sementara itu, Rusia juga memandang Indonesia sebagai salah satu mitra penting di kawasan Asia Tenggara dengan potensi ekonomi yang besar.
Melalui penandatanganan Agreed Minutes ini, kedua negara menegaskan komitmen untuk memperkuat implementasi berbagai program kerja sama yang telah disepakati.
Pemerintah Indonesia dan Rusia juga diharapkan terus meningkatkan koordinasi agar hubungan ekonomi, perdagangan, dan teknologi dapat berkembang lebih luas di masa mendatang.(dhil)









