koranindopos.com – Jakarta. PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) mengajak masyarakat untuk mencegah terjadinya demam berdarah (DBD), mengingat kasusnya masih terus terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Nyamuk sering kali disebut sebagai penyebab utama penyakit DBD, namun nyatanya nyamuk hanya sebagai perantara penyakitnya.
“Nyamuk yang terutama dapat menularkan DBD adalah nyamuk Aedes aegypti. Sebetulnya, penyakit DBD sendiri itu disebabkan oleh suatu virus yang dinamakan virus dengue. Virus ini membutuhkan perantara nyamuk untuk dari seseorang yang terinfeksi itu bisa ditularkan ke orang lain,” ujar Medical Executive PT Kalbe Farma Tbk, dr. Lyon Clement, dalam Instagram Live @ptkalbefarmatbk.
Ia menjelaskan bahwa DBD memiliki gejala yang berbeda di setiap orang. Ada yang bergejala ringan hingga berat, baik yang terjadi pada orang dewasa maupun anak-anak. Dua gejala khas DBD ialah demam tinggi di atas 39 dec dan munculnya bintik-bintik merah yang seringkali muncul di kulit area tangan. Ternyata, ada beberapa kasus pasien DBD bergejala ringan seperti hanya merasakan nyeri otot atau nyeri sendi. Ada juga yang bergejala nyeri otot atau tanda nyeri di belakang mata yang disertai dengan tanda-tanda perdarahan.
“Kalau pencegahan, kita berantas sarang nyamuknya. Karena nyamuk aedes aegypti gemar berkembang biak di air yang tenang dan jernih, maka wadah air dispenser atau ban bekas harus dibersihkan. Sedangkan untuk gigitan nyamuknya, bisa menggunakan kelambu atau losion anti nyamuk. Ketiga, yaitu vaksin untuk dengue yang mengcover empat sterotype virus dengue, bisa untuk anak usia 9 tahun,” ungkap dr. Lyon.
“Virus dengue bisa sembuh dengan sendirinya (self-limiting disease) dengan waktu kurang lebih tujuh hari. Namun jangan sampai kekurangan cairan, karena menyebabkan tekanan darah turun sampai menyebabkan syok yang berisiko menyebabkan penderitanya meninggal dunia. Cairan menggunakan minuman elektrolit akan lebih baik untuk memulihkan status hidrasi dalam tubuh,” tambahnya.
Kemudian, penting untuk menjaga kadar trombosit, karena pasien demam berdarah yang mengalami penurunan trombosit berdampak serius pada kesehatan. Beberapa orang memilih mengonsumsi angkak atau ekstrak jambu biji untuk meningkatkan trombosit. Namun, ada cara mudah lain untuk meningkatkan trombosit, yakni mengonsumsi Trolit milik PT Kalbe Farma Tbk.
“Trolit dibuat dengan kandungan alami seperti ekstrak jambu biji, vitamin B kompleks, dan zinc untuk membantu meningkatkan trombosit pasien DBD. Trolit merupakan suplemen kesehatan yang sudah teruji klinis dan terstandarisasi, sehingga dapat dikonsumsi dengan aman oleh ayah, bunda, dan anak,” tutur Product Manager PT Kalbe Farma Tbk, Apt. Brigita Puspita., S.Farm.
Pasien DBD tetap harus berkonsultasi dengan dokter walaupun Trolit membantu meningkatkan trombosit. Sebab, pasien harus mendapatkan pengawasan medis yang tepat untuk menentukan perawatan yang diperlukan, termasuk kebutuhan untuk mengonsumsi suplemen.
Dokter Lyon menambahkan, jika terjangkit demam berdarah pasien perlu melakukan pola diet gizi seimbang, yakni terdapat lemak, protein, dan karbohidrat. Di sisi lain, karena penderita DBD biasanya memiliki keluhan mual dari ulu hati, dianjurkan mengonsumsi makanan yang tidak merangsang lambung, serta menghindari makanan yang terlalu asam atau pedas, dan lemak jenuh seperti lemak daging atau jeroan. (why)
















