koranindopos.com – Jakarta. Peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Cakung, Jakarta Timur, pada Senin pagi (16/3/2026). Api melahap sejumlah bangunan, termasuk lapak barang bekas dan beberapa rumah warga, sehingga memicu kepanikan di sekitar lokasi kejadian.
Menurut keterangan dari pihak pemadam kebakaran, objek yang terbakar terdiri dari lapak barang bekas dan tiga rumah tinggal milik warga setempat.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengatakan laporan kebakaran pertama kali diterima dari warga pada pagi hari.
“Objek terbakar lapak barang bekas dan tiga rumah tinggal,” ujar Abdul Wahid, Senin (16/3/2026).
Insiden tersebut dilaporkan warga sekitar sekitar pukul 07.20 WIB. Lokasi kebakaran berada di Jalan Swadaya No. 91, RT 09 RW 02, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
Bangunan yang terbakar terdiri dari rumah tinggal dan bangunan semi permanen yang digunakan sebagai tempat penyimpanan serta penjualan barang bekas. Material bangunan yang mudah terbakar membuat api cepat membesar dan merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
Untuk mengendalikan api, puluhan personel pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas bekerja memadamkan kobaran api sekaligus mencegah agar kebakaran tidak meluas ke rumah warga lainnya.
Upaya pemadaman berlangsung dengan melibatkan sejumlah unit mobil pemadam kebakaran dari Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur. Petugas juga melakukan pendinginan setelah api berhasil dikendalikan.
Kebakaran yang terjadi pada pagi hari tersebut sempat membuat warga sekitar panik. Beberapa warga berusaha menyelamatkan barang-barang dari dalam rumah sebelum api semakin membesar.
Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendataan terkait kerugian akibat kebakaran serta memastikan kondisi lokasi sudah aman.
Penyebab pasti kebakaran belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait. Petugas juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat dengan banyak bangunan semi permanen.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap risiko kebakaran di lingkungan permukiman, terutama yang memiliki banyak bahan mudah terbakar seperti lapak barang bekas.(dhil/dtk)










