Jumat, 24 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Kemenkes Keluarkan Surat Edaran Kewaspadaan Terhadap Penyakit Virus Nipah

Editor : Hana oleh Editor : Hana
28 September 2023
in Nasional
A A
0
Virus Nipah
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/4022/2023 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Virus Nipah. SE ini ditandatangani oleh Dirjen P2P Maxi Rein Rondonuwu dan ditujukan kepada berbagai pemangku kepentingan dalam sektor kesehatan.

Mengingat belum banyak diketahuinya keberadaan virus Nipah pada manusia di Indonesia, SE ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini kasus penyakit virus Nipah. Terutama mengingat letak geografis Indonesia yang berdekatan dengan negara-negara yang telah melaporkan wabah virus Nipah, yang dapat meningkatkan risiko penyebaran.

Dalam SE tersebut, Dirjen P2P meminta kepada Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Dinas Kesehatan (dinkes) provinsi/kabupaten/kota, serta fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) untuk melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Pemantauan Global: Melakukan pemantauan kasus penyakit virus Nipah di tingkat global melalui kanal resmi Kemenkes dan Badan Kesehatan Dunia (WHO).
  2. Peningkatan Pengawasan: Meningkatkan pengawasan terhadap orang (termasuk awak, personel, dan penumpang), alat angkut, barang bawaan, lingkungan, vektor, dan binatang pembawa penyakit di pelabuhan, bandar udara, dan pos lintas batas negara (PLBN), terutama yang berasal dari negara terjangkit.
  3. Kewaspadaan Dini: Meningkatkan kewaspadaan dini dengan memantau kasus sindrom demam akut yang disertai gejala pernapasan akut, kejang, penurunan kesadaran, serta memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit. Deteksi dan respons selanjutnya mengikuti Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nipah.
  4. Pelaporan: Fasyankes diminta untuk memantau dan melaporkan kasus sesuai dengan pedoman melalui laporan Surveilans Berbasis Kejadian/Event Based Surveillance (EBS) kepada Dirjen P2P melalui aplikasi SKDR dan Public Health Emergency Operation Centre (PHEOC).
  5. Pemeriksaan Spesimen: Dinkes diinstruksikan untuk mengirimkan spesimen kasus suspek ke Balai Besar Laboratorium Biologi Kesehatan (Laboratorium Prof. dr Srie Oemijati) untuk pemeriksaan lebih lanjut.
  6. Investigasi Cepat: Laporan penemuan kasus suspek/probable/konfirmasi dari fasyankes harus disertai dengan investigasi dalam waktu 1×24 jam, termasuk pelacakan kontak erat.

Surat Edaran ini merupakan langkah proaktif dari Kemenkes untuk memastikan kewaspadaan dan kesiapan dalam menghadapi potensi ancaman penyakit virus Nipah di Indonesia. Semua pihak yang terlibat diharapkan bekerja sama dalam menjaga kesehatan masyarakat. (dni)

Artikel Terkait

BPBD Kabupaten Tangerang Catat 11 Kebakaran dalam Sehari, Didominasi Lahan Sampah dan Ilalang Kering

BGN Perkenalkan Lima Pejabat Baru, Fokus Perbaiki Tata Kelola dan Program Makan Bergizi Gratis

Dirut Agrinas Pangan Tak Tahu Soal Pengadaan Kipas Rp 1,8 T

Topik: kemenkesVirusVirus Nipah

TerkaitBerita

BPBD Kabupaten Tangerang Catat 11 Kebakaran dalam Sehari, Didominasi Lahan Sampah dan Ilalang Kering
Peristiwa

BPBD Kabupaten Tangerang Catat 11 Kebakaran dalam Sehari, Didominasi Lahan Sampah dan Ilalang Kering

oleh Editor : Affandy
24 Juli 2026
BGN Perkenalkan Lima Pejabat Baru, Fokus Perbaiki Tata Kelola dan Program Makan Bergizi Gratis
Nasional

BGN Perkenalkan Lima Pejabat Baru, Fokus Perbaiki Tata Kelola dan Program Makan Bergizi Gratis

oleh Editor : Affandy
24 Juli 2026
KEWENANGAN LUAS: Armada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) saat seremonial serah terima beberapa waktu lalu.(Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Nasional

Dirut Agrinas Pangan Tak Tahu Soal Pengadaan Kipas Rp 1,8 T

oleh Editor : Memoarto
24 Juli 2026
Prabowo Dirikan Universitas Republik Indonesia, Disiapkan Cetak Pemimpin Masa Depan
Nasional

Prabowo Dirikan Universitas Republik Indonesia, Disiapkan Cetak Pemimpin Masa Depan

oleh Editor : Affandy
23 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Ajil Ditto Wujudkan Impian Bermain Dengan Anak Disabilitas di Film ‘Istimewa’

Ajil Ditto Wujudkan Impian Bermain Dengan Anak Disabilitas di Film ‘Istimewa’

24 Juli 2026
Xiaomi Siapkan Redmi Note 17 Pro, Usung Baterai Silikon-Karbon 9.000 mAh dalam Bodi Tetap Ramping

Xiaomi Siapkan Redmi Note 17 Pro, Usung Baterai Silikon-Karbon 9.000 mAh dalam Bodi Tetap Ramping

24 Juli 2026
Nissan Tekton Resmi Meluncur, SUV Kompak Bergaya Tangguh Dibanderol Mulai Rp199 Jutaan

Nissan Tekton Resmi Meluncur, SUV Kompak Bergaya Tangguh Dibanderol Mulai Rp199 Jutaan

24 Juli 2026
BPBD Kabupaten Tangerang Catat 11 Kebakaran dalam Sehari, Didominasi Lahan Sampah dan Ilalang Kering

BPBD Kabupaten Tangerang Catat 11 Kebakaran dalam Sehari, Didominasi Lahan Sampah dan Ilalang Kering

24 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4021 shares
    Share 1608 Tweet 1005
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    584 shares
    Share 234 Tweet 146
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BMW New iX3, SUV Listrik Premium dengan Performa Tinggi dan Teknologi Masa Depan

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya