Koranindopos.com, Jakarta – Dunia hiburan Tanah Air kembali berduka. Kabar mengejutkan datang dari sosok komedian sekaligus presenter Nina Carolina, atau yang lebih akrab disapa Mpok Alpa, yang meninggal dunia pada Jumat pagi. Kepergiannya tak hanya mengejutkan rekan-rekan sesama artis, tetapi juga meninggalkan kesedihan mendalam bagi para penggemarnya yang selama ini menantikan kemunculannya di layar kaca.
Selama beberapa bulan terakhir, publik mulai bertanya-tanya tentang keberadaan Mpok Alpa yang jarang terlihat di televisi. Ternyata, di balik layar, ia tengah menjalani perjuangan panjang melawan penyakit kanker yang dideritanya. Lebih berat lagi, perjuangan itu dijalani bersamaan dengan masa kehamilannya, sebuah kondisi yang membuat kisah hidupnya semakin menyentuh hati.
Kabar duka tersebut disampaikan secara langsung oleh dua rekannya di program For Your Pagi (FYP) Trans7, Raffi Ahmad dan Irfan Hakim. Saat sedang memandu siaran langsung, keduanya mendadak harus menghentikan acara setelah menerima informasi mengenai kondisi Mpok Alpa. “Mohon maaf pemirsa, kami meninggalkan studio karena mendapat kabar Mpok Alpa meninggal,” ujar Irfan Hakim, dengan suara bergetar, sembari menyebut kabar itu datang pada pukul 08.31 WIB.
Irfan menjelaskan, Mpok Alpa telah berjuang dalam kondisi yang tak mudah. Sebelum melahirkan, ia sempat menjalani pengobatan di Malaysia. Namun, proses perawatan terpaksa dihentikan sementara karena kehamilannya yang semakin besar. Setelah sang buah hati lahir, ia kembali melanjutkan pengobatan meski kondisinya terus menurun. “Yang terberat itu ketika kita tahu beliau harus melawan kankernya dalam kondisi hamil,” kata Raffi Ahmad yang turut mendampingi perjuangannya.
Sosok yang terkenal dengan pembawaan humoris itu meninggalkan empat anak, satu perempuan dan tiga laki-laki, termasuk bayi kembar yang usianya bahkan belum genap satu tahun. Kondisi ini membuat kepergiannya terasa semakin berat bagi keluarga yang ditinggalkan. Raffi mengungkapkan, di tengah sakitnya, Mpok Alpa tetap berusaha menjaga privasi dan memilih untuk tidak banyak mengumbar kondisinya ke publik. “Hanya orang terdekat yang mengetahui kondisinya,” ujarnya.
Keputusan itu diambil bukan tanpa alasan. Menurut Raffi, Mpok Alpa tak ingin membuat orang lain khawatir atau terbebani oleh kondisinya. Bahkan, dalam masa-masa sulit, ia tetap berusaha tersenyum, menjaga keceriaan di hadapan orang-orang yang ia cintai. “Allah lebih sayang sama Mpok Alpa. Beliau sosok pekerja keras dan selalu berusaha memberikan yang terbaik,” tambah Raffi Ahmad dengan mata berkaca-kaca.
Rekan-rekan kerja dan para penggemar kini ramai mengungkapkan belasungkawa melalui media sosial, mengenang Mpok Alpa sebagai pribadi yang rendah hati, penuh tawa, dan memiliki keteguhan luar biasa dalam menghadapi cobaan hidup. Meskipun telah pergi, jejaknya di dunia hiburan, baik di panggung komedi maupun di layar kaca, akan terus dikenang. Kepergian Mpok Alpa menjadi pengingat bahwa di balik tawa yang ia suguhkan, ada perjuangan hebat yang dijalani dengan keberanian dan ketulusan.(brt/hend)










