koranindopos.com ,JAKARTA — Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani menegaskan, Indonesia memiliki peluang besar membangun identitas sebagai penyedia tenaga las (welder) berkualitas di tingkat global.
Hal itu ia sampaikan saat pertemuan dengan Asosiasi Pengelasan Indonesia (API-IWS), di Kantor Kementerian P2MI, Selasa (28/4/2026).

“Selama ini kita melihat beberapa negara sudah identik dengan sektor tertentu. Indonesia juga sedang membangun daya saing di sektor hospitality dan kesehatan. Ke depan, welder bisa menjadi salah satu keunggulan baru kita. Saat ini kompetitor kita seperti Vietnam sudah cukup kuat, tetapi peluang masih terbuka lebar jika kita serius menyiapkannya,” ungkapnya.
Pertemuan Wamen Christina dan API-IWS ini untuk membahas strategi penyiapan welder Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja luar negeri.
Upaya ini, kata dia, memerlukan kerja bersama lintas sektor, termasuk lembaga pendidikan vokasi, untuk memastikan pemetaan talenta dan peningkatan kualitas yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan.
“Ini bukan pekerjaan mudah, tetapi dengan kolaborasi yang kuat, kita optimistis welder Indonesia dapat menjadi salah satu brand unggulan pekerja migran Indonesia di pasar global,” jelas politisi Partai Golkar itu.
Saat ini, peluang kerja bagi welder di luar negeri sangat besar, namun membutuhkan persiapan, utamanya dari sisi kompetensi, sertifikasi, dan kemampuan bahasa.
Terdapat sekitar 600 job order welder yang tercatat di SiskoP2MI yang perlu segera dipenuhi.
“Pertemuan ini, menjadi langkah awal menyamakan persepsi sekaligus pemetaan peluang kerja yang tersedia,” ungkap Christina.
Selain itu, pemerintah juga akan mendorong penguatan program pendidikan vokasi, termasuk lewat inisiatif SMK Go Global, guna menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di pasar internasional.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Tengku Firmansyah, sosok inspiratif yang menjadi contoh keberhasilan transformasi welder profesional di Kanada melalui pelatihan intensif.
“Saya senang pemerintah punya program untuk mengirim welder ke luar negeri. Apalagi ada kuotanya. Semoga Indonesia bisa terus membangun kompetensi welder, karena welder Indonesia banyak dan bagus,” katanya.
Tengku Firmansyah juga mendorong welder muda Indonesia mempelajari bahasa Inggris dan menambah sertifikasi untuk meningkatkan kemampuan mengelas, agar semakin kompetitif di pasar global. (hai)
Instant win games deliver a result immediately with no spinning reels or dealt cards. Scratch cards, crash games and quick draw titles all share that structure, appealing to players who want short sessions rather than extended play at a single game.
Games That Resolve Immediately
Return percentages on instant titles often sit below those of mainstream slots, though the format makes stakes and outcomes unusually transparent. Players comparing what is available across operators can Slotlair casino and review return figures by category. Crash games in particular reward a predetermined exit point, since the decision to cash out belongs entirely to the player.
| Game Type | Session Length |
|---|---|
| Scratch card | Seconds |
| Crash | Under a minute |
| Quick draw | 1 to 2 minutes |
- Check published return percentages before playing
- Decide a cash out point in advance on crash titles
Because each round takes seconds, the number of rounds in a session climbs faster than most players notice. Counting rounds is therefore more useful than watching a balance. Keep the session short, which is what the format is actually designed for.






