Kamis, 2 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Nasional

KPPU Tegaskan Peran Sentral Kawal Persaingan Usaha demi Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
3 Desember 2025
in Nasional
0
KPPU

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam acara Media Connect 2025 di Jakarta 3/12/25 (SHANTY.A)

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com, JAKARTA – Ambisi Pemerintahan Prabowo–Gibran untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen menuntut iklim investasi yang besar, efisiensi pasar, serta persaingan usaha yang sehat. Dalam konteks inilah Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menegaskan peran vitalnya selama satu tahun masa pemerintahan berjalan, yakni sebagai pengawal agar pasar tidak dikuasai praktik “Serakahnomics”, istilah Presiden untuk menggambarkan perilaku ekonomi yang merugikan pelaku usaha kecil dan konsumen.

Wakil Ketua KPPU, Aru Armando, menggarisbawahi bahwa persaingan usaha yang sehat merupakan prasyarat utama untuk mewujudkan target ekonomi nasional. “Keberadaan KPPU dan persaingan usaha merupakan cara untuk mengatasi ‘Serakahnomics’. Jadi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen, kompetisi harus ditingkatkan,” ujarnya dalam pertemuan bersama awak media di Jakarta 3/12/25.

4b90f321 daae 432d 97f2 6f4991a8c221 - KPPU Tegaskan Peran Sentral Kawal Persaingan Usaha demi Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 PersenKeseriusan KPPU dalam mendorong persaingan sehat tercermin dari kinerja penegakan hukum sepanjang 2025. Hingga 30 November 2025, KPPU menjatuhkan denda sebesar Rp695 miliar, angka tertinggi beberapa tahun terakhir. Sementara denda yang telah dibayarkan hingga 2 Desember 2025 mencapai Rp52,9 miliar.

KPPU menegaskan bahwa denda besar bukan sekadar sanksi, tetapi sinyal kuat bahwa praktik yang merugikan publik dan mematikan pesaing tidak akan ditoleransi.

Artikel Terkait

Menteri Kehutanan RI dan Korea Sepakat Kerja Sama di Bidang Kehutanan

Menaker Terbitkan Surat Edaran Imbauan Perusahaan Terapkan WFH 1 Hari dalam Sepekan

Pemerintah Terapkan WFH Setiap Jumat untuk ASN, Dorong Efisiensi dan Digitalisasi

Di sisi lain, aktivitas notifikasi merger dan akuisisi juga meningkat signifikan. Tahun ini KPPU menerima 141 notifikasi dengan total transaksi mencapai Rp1,3 kuadriliun, didominasi sektor pertambangan dan logistik. Meski menunjukkan geliat hilirisasi, transaksi tersebut tetap diawasi ketat untuk mencegah munculnya struktur pasar yang terlalu terkonsentrasi.

KPPU juga mengungkap bahwa persekongkolan tender masih menjadi persoalan serius. Dari 12 perkara yang diputus tahun ini, sebagian besar terkait pengadaan barang dan jasa. Pengawasan ketat pada sektor ini menjadi bagian dari dukungan KPPU terhadap agenda pemerintah membangun tata kelola yang bersih dan efisien.

Tidak hanya menyasar perusahaan besar, KPPU juga memperkuat pengawasan kemitraan yang melibatkan UMKM. Pada sektor ritel dan peternakan ayam, berbagai praktik yang merugikan pelaku kecil berhasil dihentikan, termasuk praktik bundling yang selama ini dikeluhkan peternak.

Lebih dari 5.000 mitra waralaba kini memiliki perjanjian yang lebih adil dan transparan. KPPU menyebut perkembangan ini sebagai bukti bahwa struktur ekonomi nasional bergerak menuju hubungan usaha yang lebih setara.

Pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG), KPPU mengambil inisiatif mencegah potensi kartel pangan. KPPU merekomendasikan kepada Presiden agar pemilihan mitra pemasok dilakukan transparan dan memprioritaskan UMKM serta koperasi.

KPPU
Aru Armando, Wakil Ketua KPPU

“Tujuannya sederhana, jangan sampai ada pihak yang mengambil rente dari piring rakyat,” tegas Aru Armando.

Di sektor energi, KPPU mendorong kebijakan open access pada jaringan gas agar tidak terjadi monopoli layanan dan memastikan kompetisi berjalan sehat.

KPPU menyoroti bahwa persaingan usaha kini memasuki era baru yang lebih kompleks. Kartel tidak lagi terbentuk melalui kesepakatan tatap muka, tetapi melalui kolusi algoritma di platform digital. Selain itu, praktik self-preferencing oleh platform besar berpotensi menyingkirkan UMKM dari pasar digital.

Untuk itu, KPPU sedang menyiapkan instrumen hukum baru agar dapat menjangkau praktik anti-persaingan di ruang digital.

Program strategis seperti Koperasi Merah Putih juga menjadi perhatian. KPPU mendukung penguatan koperasi, namun mengingatkan agar desain tata kelolanya tetap inklusif dan tidak menutup peluang bagi pelaku usaha desa lainnya.Hasil laporan World Bank B-Ready 2024 menunjukkan skor persaingan pasar Indonesia berada di angka 52, masih tertinggal dari Vietnam dan Singapura. Sementara Indeks Persaingan Usaha nasional baru mencapai 4,95 dari 7.

Kajian menunjukkan Indonesia membutuhkan peningkatan 29% dalam tingkat persaingan usaha atau indeks 6,33 untuk menciptakan fondasi yang cukup bagi pertumbuhan ekonomi 8 persen. KPPU menegaskan bahwa persaingan usaha yang sehat adalah infrastruktur utama pertumbuhan ekonomi. Dengan memastikan level playing field yang adil, membuka akses pasar, serta menindak tegas pelaku usaha yang melanggar aturan, KPPU berkomitmen menjaga agar manfaat pembangunan ekonomi dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya segelintir konglomerasi. “Pertumbuhan ekonomi harus efisien dan berkeadilan,” tegas KPPU. “Dan kami berdiri di garis depan untuk mewujudkannya.” (sh)

Topik: KPPU
Sebelumnya

Dr. Richard Lee Raih Excellence APAC Awards 2025, Apresiasi atas Dedikasi di Dunia Estetika

Selanjutnya

Aktivis Bapan Laporkan Tambang Bauksit Ilegal di Kabupaten Sanggau

TerkaitBerita

Menteri Kehutanan RI dan Korea Sepakat Kerja Sama di Bidang Kehutanan
Nasional

Menteri Kehutanan RI dan Korea Sepakat Kerja Sama di Bidang Kehutanan

oleh Editor : Anggoro
1 April 2026
Menaker Terbitkan Surat Edaran Imbauan Perusahaan Terapkan WFH 1 Hari dalam Sepekan
Nasional

Menaker Terbitkan Surat Edaran Imbauan Perusahaan Terapkan WFH 1 Hari dalam Sepekan

oleh Editor : Anggoro
1 April 2026
Pemerintah Terapkan WFH Setiap Jumat untuk ASN, Dorong Efisiensi dan Digitalisasi
Nasional

Pemerintah Terapkan WFH Setiap Jumat untuk ASN, Dorong Efisiensi dan Digitalisasi

oleh Editor : Affandy
1 April 2026
Tenaga Surya
Nasional

Indonesia Siap Tinggalkan Ketergantungan Energi Fosil

oleh Editor : Hairul
31 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Dinilai Ikut Tanggung Renteng Kasus CPNS Bodong Anaknya, Pihak Nia Daniaty: Gak Ada Relevansinya

Dinilai Ikut Tanggung Renteng Kasus CPNS Bodong Anaknya, Pihak Nia Daniaty: Gak Ada Relevansinya

2 April 2026
Korban CPNS Bodong Menangis, Anak Nia Daniaty Hanya Sanggup Cicil Ganti Rugi Rp7 Juta Hingga Rp10 Juta Sebulan

Korban CPNS Bodong Menangis, Anak Nia Daniaty Hanya Sanggup Cicil Ganti Rugi Rp7 Juta Hingga Rp10 Juta Sebulan

2 April 2026
Undian Liburan ke Korea Jadi Cara CEDEA Perluas Pasar Produk Siap Makan

Undian Liburan ke Korea Jadi Cara CEDEA Perluas Pasar Produk Siap Makan

2 April 2026
Sequis Life

Sequis Life Ajak Reset Finansial dan Gaya Hidup demi Capai Hari Esok yang Lebih Baik

1 April 2026

Terpopuler

  • Polda Metro Jaya Ungkap Peredaran Uang Palsu Rp620 Juta di Bogor

    Polda Metro Jaya Ungkap Peredaran Uang Palsu Rp620 Juta di Bogor

    345 shares
    Share 138 Tweet 86
  • Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur, Mobil Legendaris Keluarga Kembali Jadi Sorotan

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Nokia Mini 2026 5G Viral, Ponsel Mungil dengan Spesifikasi “Buas” Jadi Sorotan

    336 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Viral! Bule Perempuan Bugil di Gianyar, Polisi Langsung Selidiki

    502 shares
    Share 201 Tweet 126
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    571 shares
    Share 228 Tweet 143
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya