Koranindopos.com, Jakarta – Film horor terbaru berjudul Cerita Lila siap menyapa penonton bioskop Indonesia mulai 18 Juni 2026. Salah satu pemeran utamanya, aktris berbakat Lutesha, menceritakan pengalamannya saat mendalami karakter bernama Tari yang penuh dengan pergolakan batin.
Bagi Lutesha, Cerita Lila bukan sekadar film horor yang hanya menjual ketakutan visual. Naskah film ini menyuguhkan lapisan drama yang sangat kuat, menuntutnya untuk menyelami emosi yang kompleks sejak awal cerita dimulai.
Ia mengungkapkan bahwa tantangan terbesar justru bukan terletak pada adegan seram, melainkan pada pembangunan fondasi emosional karakter Tari. Tekanan hidup yang dialami karakter ini sangat berat dan berlapis.
”Ya untuk Tari sebenarnya (menantang) kehidupannya si Tari sih,” beber Lutesha di XXI Epicentrum Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2026).
Tari dikisahkan sebagai sosok yang harus berjuang keras di tengah gempuran masalah hidup. Mulai dari urusan finansial, perebutan hak asuh anak, hingga gangguan supranatural yang membuatnya tertekan.
”Bagaimana dia susahnya berjuang menghidupi Nia, ditambah lagi dia ditekan sama kondisi finansialnya, lagi berantemin hak asuh, terus ditambah lagi dia harus menjual rumahnya Rahma, diganggu Rahma, dan gangguan lainnya,” kata Lutesha.
Kerumitan hidup tersebut membuat Lutesha harus memainkan rentang emosi yang sangat lebar. Ia mengakui bahwa mencapai klimaks emosi karakter tersebut di depan kamera merupakan proses yang sangat menguras tenaga.
”Ya yang paling (sulit) menurut aku dari karakter aku yang paling susah itu yaitu eskalasi emosinya dari yang bawah sampai klimaksnya itu susah banget sih,” ujarnya.
Meskipun berat, Lutesha tetap menikmati setiap proses syuting yang dijalaninya. Ia bahkan mengaku memiliki momen-momen favorit di lokasi syuting yang sangat berkesan baginya.
”Yang paling seru tentunya kesurupan! Seru, mengejar-ngejar Nia seru. Sampai dia ketakutan beneran,” ungkapnya sambil tertawa. (BRG/Hend)










