Minggu, 8 November 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Manfaatkan Sampah Organik, Mama-mama di Teluk Wondama Mulai Tanam Sayuran untuk Dukung Swasembada Pangan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
8 November 2026
in Nasional
A A
0
Manfaatkan Sampah Organik, Mama-mama di Teluk Wondama Mulai Tanam Sayuran untuk Dukung Swasembada Pangan
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk mulai membawa perubahan bagi masyarakat di kawasan transmigrasi Teluk Wondama, Papua Barat. Melalui pendampingan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Indonesia (UI), mama-mama di wilayah tersebut kini mulai menanam berbagai jenis sayuran di pekarangan rumah dengan memanfaatkan sampah rumah tangga.

Program ini membantu warga mengatasi persoalan tanah yang kurang subur sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk dan pestisida kimia yang harganya relatif mahal.

Salah satu peserta pendampingan, Mama Olhal Netennya, mengaku senang karena sampah dapur yang sebelumnya dibuang kini dapat diolah menjadi bahan penyubur tanaman.

“Sekarang, sampah di rumah sudah tidak dibuang lagi. Setelah adik-adik datang, sampah kami olah untuk menyuburkan tanaman di pekarangan dan juga mengurangi kotoran,” ujar Mama Olhal, Jumat (6/11/2026).

Artikel Terkait

Penyebab Kebakaran di Stasiun Gambir Masih Diselidiki, KAI Lakukan Evaluasi

Banjir Rendam 81 Rumah dan 20 Hektare Sawah di Padang Pariaman, Akses Jalan Sempat Terganggu

Erick Thohir Berharap Pecakapannya Yang Tersadap Listyo Cs Bukan Hal Negatif

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan tersebut dapat dibagikan kepada masyarakat lainnya agar semakin banyak warga yang tertarik bercocok tanam.

Pendampingan tersebut berawal dari tingginya semangat masyarakat di Tamoge untuk menanam sayuran. Namun, keinginan tersebut terkendala kondisi tanah yang kurang subur serta mahalnya sarana pertanian.

Anggota TEP UI, Rathalia, mengatakan pihaknya kemudian berinisiatif memanfaatkan sampah rumah tangga sebagai bahan baku pupuk organik untuk membantu meningkatkan kesuburan tanah.

“Warga sangat bersemangat menanam sayur jika difasilitasi, tetapi tanahnya kurang subur. Oleh karena itu, kami berinisiatif mengolah sampah rumah tangga agar bermanfaat untuk menyuburkan tanah,” kata Rathalia.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 mama-mama dari Satuan Permukiman (SP) 1 dan 2 Tamoge, Kawasan Transmigrasi Werianggi. Wilayah tersebut berjarak sekitar empat jam perjalanan dari Wasior sebagai kota terdekat.

Sebelum pendampingan dilakukan, masyarakat setempat juga belum pernah mendapatkan sosialisasi maupun pendampingan pengelolaan sampah dari Dinas Lingkungan Hidup.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta diajarkan mengolah sampah dapur, seperti kulit buah dan potongan sayuran, menjadi ekoenzim.

Proses pembuatannya dimulai dengan melarutkan 100 gram gula merah ke dalam satu liter air. Setelah itu, sebanyak 300 gram sampah organik yang telah dipotong kecil-kecil dimasukkan ke dalam campuran tersebut.

Campuran kemudian disimpan dalam wadah tertutup dan ditempatkan di lokasi teduh selama tiga bulan. Selama proses fermentasi, tutup wadah sesekali dibuka untuk mengeluarkan gas yang terbentuk.

Ekoenzim yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk membantu menyuburkan tanaman, membersihkan lantai, serta mengurangi bau pada tempat sampah.

Selain itu, sampah organik lainnya juga diolah bersama daun-daun kering menjadi kompos. Kini, para mama mulai mempraktikkan ilmu yang diperoleh dengan menanam berbagai jenis sayuran, seperti cabai, tomat, terong, dan sawi di pekarangan rumah masing-masing.

Pemanfaatan sampah organik tersebut tidak hanya membantu mengurangi limbah rumah tangga, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendorong kemandirian masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Upaya ini sekaligus sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat kemandirian pupuk sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pupuk impor agar sektor pertanian nasional semakin mandiri.

“Begitu kita (Indonesia) lepas dari ketergantungan pupuk dari luar negeri, kita akan menjadi bangsa yang sangat-sangat kuat, Saudara-saudara,” ujar Prabowo dalam acara Panen Raya Jagung Serentak dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, Selasa (16/6/2026).

Pendampingan TEP UI di Teluk Wondama menjadi salah satu contoh bagaimana pemanfaatan sumber daya lokal dapat menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat.

Melalui pengolahan sampah organik menjadi pupuk, warga tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga mulai membangun kemandirian pangan dari pekarangan rumah sendiri.(dhil/kmps)

Topik: sampah organikteluk wondama

TerkaitBerita

Penyebab Kebakaran di Stasiun Gambir Masih Diselidiki, KAI Lakukan Evaluasi
Peristiwa

Penyebab Kebakaran di Stasiun Gambir Masih Diselidiki, KAI Lakukan Evaluasi

oleh Editor : Affandy
8 November 2026
Banjir Rendam 81 Rumah dan 20 Hektare Sawah di Padang Pariaman, Akses Jalan Sempat Terganggu
Nasional

Banjir Rendam 81 Rumah dan 20 Hektare Sawah di Padang Pariaman, Akses Jalan Sempat Terganggu

oleh Editor : Affandy
8 November 2026
KORBAN PENYADAPAN: Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. (Foto Ilustrasi: (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi)
Nasional

Erick Thohir Berharap Pecakapannya Yang Tersadap Listyo Cs Bukan Hal Negatif

oleh Editor : Memoarto
8 November 2026
Kasad dan Kepala BNPB Hadiri Pemakaman Prajurit Korban Kecelakaan Helikopter di Semarang
Nasional

Kasad dan Kepala BNPB Hadiri Pemakaman Prajurit Korban Kecelakaan Helikopter di Semarang

oleh Editor : Akula
8 November 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Film KARIM Menang Kompetisi Film Pendek Jakarta World Cinema 2026

Film KARIM Menang Kompetisi Film Pendek Jakarta World Cinema 2026

8 November 2026
Kasad dan Kepala BNPB Hadiri Pemakaman Prajurit Korban Kecelakaan Helikopter di Semarang

Kasad dan Kepala BNPB Hadiri Pemakaman Prajurit Korban Kecelakaan Helikopter di Semarang

8 November 2026
Rosiade Padel Tournament Seri Ketiga 2026 Diserbu Ribuan Peminat

Rosiade Padel Tournament Seri Ketiga 2026 Diserbu Ribuan Peminat

8 November 2026
Penyebab Kebakaran di Stasiun Gambir Masih Diselidiki, KAI Lakukan Evaluasi

Penyebab Kebakaran di Stasiun Gambir Masih Diselidiki, KAI Lakukan Evaluasi

8 November 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5279 shares
    Share 2112 Tweet 1320
  • 7 Manfaat Minum Air Kelapa bagi Kesehatan Tubuh

    1164 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Gandeng 3 Kementerian, SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Buka Jaringan B2B Global

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Pemerintah Berencana Buka Seleksi CPNS November 2026: Gantikan Pegawai Pensiun dan Dukung Program Prioritas

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Saham RANS Entertainmen Anjlok ke Rp 96 per Saham, Melorot Jauh dari Harga IPO

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya