Koranindopos.com, Semarang – Prajurit TNI Angkatan Darat gugur saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah. Kepergian mereka mendapat penghormatan langsung dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi.
Tandyo memimpin upacara pemakaman militer Kapten Cpn (Anumerta) Nurhafiz Akbar Rizki Hartio di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal, Semarang, Kamis (5/11/2026). Prosesi tersebut menjadi bentuk penghargaan TNI AD atas pengabdian almarhum yang gugur ketika menjalankan tugas kemanusiaan.
Sebelum dimakamkan, jenazah Kapten Nurhafiz disemayamkan di Lanumad Ahmad Yani, Semarang, kemudian disalatkan di Masjid Attaqwa, Kompleks Penerbad. Keluarga, jajaran TNI AD, serta sejumlah pejabat turut hadir mengantarkan kepergian almarhum.
Dalam kesempatan itu, Tandyo menyampaikan rasa kehilangan atas gugurnya para prajurit yang bertugas membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan.
“Kita kehilangan anggota di medan tugas Kodam XXII/Tambun Bungai dalam tugas operasi karhutla,” kata Tandyo seusai memimpin pemakaman.
Ia juga memberikan perhatian kepada keluarga yang ditinggalkan. Salah satunya dengan menyerahkan bendera Merah Putih kepada istri almarhum sebagai tanda penghormatan negara atas pengabdian suaminya.
Tandyo turut memberikan dukungan kepada istri almarhum agar tetap kuat dalam menjalani kehidupan dan membesarkan putri mereka. Menurutnya, keluarga prajurit yang gugur juga perlu mendapat perhatian setelah kehilangan anggota keluarganya.
Dukungan tersebut mencakup pemenuhan hak keluarga sesuai ketentuan yang berlaku. Berdasarkan keterangan Pusat Penerangan TNI yang disampaikan Panglima TNI, keluarga prajurit yang gugur berhak memperoleh santunan dan tunjangan, termasuk dukungan untuk kesejahteraan serta pendidikan anak.
Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi juga hadir dalam rangkaian penghormatan tersebut. Ia bertolak ke Semarang setelah menghadiri penyerahan bantuan pemadaman karhutla dari Pemerintah Australia di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Bersama Kasad, Kristomei menghadiri penyambutan jenazah Kapten Nurhafiz di Lanumad Ahmad Yani. Keduanya juga memberikan penghormatan kepada Letkol Cpn (Anumerta) Dudi Firmansyah sebelum jenazah diberangkatkan ke Bandung.
BNPB menyampaikan dukacita atas gugurnya para prajurit yang telah menjalankan tugas membantu masyarakat menghadapi kebakaran hutan dan lahan. Kehadiran pimpinan BNPB dalam prosesi tersebut menjadi bentuk solidaritas terhadap para personel yang kehilangan nyawa ketika menjalankan misi kemanusiaan.
Kecelakaan helikopter Mi-17V5 di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, terjadi pada Rabu (4/11/2026). Peristiwa itu menyebabkan tiga prajurit meninggal dunia, yakni Letkol Cpn (Anumerta) Dudi Firmansyah, Kapten Cpn (Anumerta) Nurhafiz Akbar, dan Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo. Sementara itu, lima personel lainnya dilaporkan selamat. Jenazah Sertu Heri berhasil dievakuasi tim SAR gabungan pada Jumat (6/11/2026).
Terkait penyebab kecelakaan, Tandyo mengatakan penyelidikan masih berlangsung. Pemeriksaan kotak hitam helikopter menjadi salah satu bagian yang ditunggu untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pelaksanaan tugas berikutnya.
Di tengah peristiwa tersebut, operasi penanganan karhutla di Kalimantan tetap berjalan. Tandyo menyebut sekitar 18.989 personel TNI AD telah dikerahkan untuk membantu penanganan kebakaran.
Hingga saat itu, operasi pemadaman telah mencatat 636 sortie penerbangan dengan penggunaan air mencapai sekitar 1,2 juta liter. Pengerahan personel dan armada tersebut dilakukan untuk membantu mengendalikan kebakaran serta melindungi masyarakat dari dampaknya.
Gugurnya tiga prajurit menjadi kehilangan bagi TNI AD dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla. Penghormatan yang diberikan kepada mereka juga diikuti tanggung jawab untuk memperhatikan keluarga yang ditinggalkan serta meningkatkan keselamatan personel yang masih menjalankan tugas di lapangan. (BRG/Kul)









