Minggu, 13 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

Membangun Benteng Mental Anak dari Keluarga: Sinergi PNM dan KPPPA Berdayakan Perempuan Bajawa

Editor : Akula oleh Editor : Akula
12 Juni 2026
in Ekonomi, Bisnis
A A
0
Membangun Benteng Mental Anak dari Keluarga: Sinergi PNM dan KPPPA Berdayakan Perempuan Bajawa

PNM dan KPPPA berkolaborasi di Bajawa, NTT, untuk memperkuat kesehatan mental anak dan kemandirian ekonomi perempuan melalui pendidikan pengasuhan serta pengembangan klaster usaha pala. (Foto. Dokpri)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Kondisi kesehatan mental anak di Indonesia kini berada dalam situasi yang memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak. Berdasarkan data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), tercatat sebanyak 116 kasus pengakhiran hidup pada anak dalam rentang usia 10 hingga 18 tahun sepanjang tahun 2023 hingga 2025. Fenomena tragis ini didominasi oleh remaja pada kelompok usia 13 hingga 17 tahun, yang merupakan masa-masa krusial dalam perkembangan emosional mereka.

Angka yang memprihatinkan tersebut menjadi alarm keras bagi lingkungan terdekat anak, terutama keluarga, untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis buah hati. Anak-anak dan remaja membutuhkan ruang yang aman untuk didengar dan dipahami, terutama saat mereka menghadapi fase transisi sekolah, mulai dari tingkat SD ke SMP hingga SMP ke SMA. Dukungan emosional yang hangat dari orang tua serta lingkungan yang bersih dari perundungan menjadi faktor penentu dalam menjaga stabilitas mental mereka.

Menyikapi urgensi tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia menggelar program pemberdayaan di Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah nyata ini bertujuan untuk memberikan edukasi mendalam bagi orang tua mengenai pentingnya kehadiran mereka dalam mendampingi tumbuh kembang anak secara sehat dan empatis.

Kegiatan yang berlangsung di Bajawa ini menjadi wadah pertemuan bagi masyarakat lokal, khususnya para ibu, untuk mendalami peran strategis orang tua dalam menjaga kesehatan mental anak. Selain fokus pada pengasuhan, agenda ini juga menyentuh aspek kesehatan fisik melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Bagi anak-anak, tersedia aktivitas belajar informal yang menyenangkan untuk memastikan manfaat kegiatan ini dapat dirasakan oleh seluruh anggota keluarga.

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Loyo Sepekan, Turun Rp33.000 Jadi Rp2,604 Juta per Gram

Elnusa Petrofin Siagakan 500 Awak dan 119 Mobil Tangki untuk Distribusi BBM Makassar

Danamon Raih Penghargaan Best Automobile Financing in Indonesia pada The Asian Banker Indonesia Awards 2026

Keterlibatan para ibu dalam kegiatan ini dipandang sangat penting, mengingat peran mereka sebagai pilar utama dalam keluarga. Dengan memberikan pemahaman yang tepat mengenai pola pengasuhan, diharapkan para ibu mampu menciptakan suasana rumah yang nyaman bagi kesehatan mental anak. Pendidikan karakter dan pendampingan psikologis sejak dini menjadi fokus utama agar anak-anak di NTT memiliki ketahanan yang kuat dalam menghadapi tekanan sosial.

Direktur Utama PNM, Kindaris, menekankan bahwa pemberdayaan yang menyasar kaum perempuan memiliki dampak ganda, yakni pada aspek ekonomi dan kualitas pengasuhan anak. Menurutnya, ibu yang memiliki pengetahuan luas dan dukungan yang stabil akan mampu menjadi pelindung utama bagi perkembangan mental anak-anaknya di rumah.

“PNM percaya, perempuan yang berdaya dapat membawa perubahan baik di rumah maupun lingkungan sekitarnya. Melalui kolaborasi ini, kami ingin mendukung para ibu agar semakin mandiri, sekaligus lebih memahami pentingnya pola asuh yang penuh perhatian,” ujar Kindaris.

Tak hanya berhenti pada urusan sosial, program kolaboratif ini juga diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi perempuan prasejahtera di wilayah Bajawa. Salah satu langkah strategi yang dilakukan adalah mendorong pengembangan klaster usaha buah pala. Potensi komoditas lokal ini dioptimalkan agar dapat menjadi sumber pendapatan baru yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat melalui skema usaha ultra mikro.

PNM memberikan pendampingan yang komprehensif, mulai dari akses pembiayaan hingga pelatihan keterampilan usaha. Dengan adanya dukungan modal dan pengetahuan bisnis, kaum perempuan di Kabupaten Ngada kini memiliki peluang lebih luas untuk mengembangkan unit usaha mereka. Hal ini diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan dan secara otomatis meningkatkan kesejahteraan keluarga secara menyeluruh.

Integrasi antara kesejahteraan ekonomi dan penguatan pola asuh ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan keluarga yang ideal. Ketika beban ekonomi berkurang dan pengetahuan meningkat, orang tua dapat lebih fokus pada perhatian emosional kepada anak-anak mereka. Upaya holistik ini menjadi kunci dalam menekan angka kasus gangguan kesehatan mental pada anak di masa depan.
Kindaris kembali menegaskan komitmen PNM dalam mengawal isu kesehatan mental ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang berkelanjutan demi masa depan generasi muda Indonesia yang lebih baik.

“Kesehatan mental anak adalah tanggung jawab bersama, dan setiap anak berhak tumbuh dalam ruang yang aman, sehat, dan penuh empati,” tandas Kindaris. (RIS/Hend)

 

Topik: Bajawa NTTEkonomi Keluarga.Kesehatan Mental AnakKpppaPemberdayaan PerempuanPNMpola asuh anakUMKM

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Loyo Sepekan, Turun Rp33.000 Jadi Rp2,604 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Loyo Sepekan, Turun Rp33.000 Jadi Rp2,604 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
13 September 2026
Elnusa Petrofin Siagakan 500 Awak dan 119 Mobil Tangki untuk Distribusi BBM Makassar
Ekonomi

Elnusa Petrofin Siagakan 500 Awak dan 119 Mobil Tangki untuk Distribusi BBM Makassar

oleh Editor : Affandy
13 September 2026
Danamon Raih Penghargaan Best Automobile Financing in Indonesia pada The Asian Banker Indonesia Awards 2026
Bisnis

Danamon Raih Penghargaan Best Automobile Financing in Indonesia pada The Asian Banker Indonesia Awards 2026

oleh Editor : Affandy
12 September 2026
Telkom Siapkan Relokasi Karyawan dari Graha Merah Putih, Gedung BUMN Bakal Dipakai BGN
Ekonomi

Telkom Siapkan Relokasi Karyawan dari Graha Merah Putih, Gedung BUMN Bakal Dipakai BGN

oleh Editor : Affandy
12 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Cinta Rico dan Santun Diuji Keluarga dan Keyakinan di Film Ibadah & Cinta

Cinta Rico dan Santun Diuji Keluarga dan Keyakinan di Film Ibadah & Cinta

13 September 2026
iCAR V23 Hadir di BCA Expo 2026, Pengunjung Bisa Langsung Test Drive SUV Listrik Retro

iCAR V23 Hadir di BCA Expo 2026, Pengunjung Bisa Langsung Test Drive SUV Listrik Retro

13 September 2026
CapCut AI Content Fest 2026 Naikkan 10 Film Kreator Indonesia ke Layar Lebar

CapCut AI Content Fest 2026 Naikkan 10 Film Kreator Indonesia ke Layar Lebar

13 September 2026
Pengidap Glaukoma Terpapar Abu Vulkanik, Dokter Ingatkan Risiko Infeksi

Pengidap Glaukoma Terpapar Abu Vulkanik, Dokter Ingatkan Risiko Infeksi

13 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4520 shares
    Share 1808 Tweet 1130
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • Keputusan Juventus Lepas Dusan Vlahovic Dipertanyakan

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya