koranindopos.com, JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli membuka Orientasi Program Pemagangan Nasional Batch III secara virtual, Selasa (16/12/2024). Pelaksanaan Batch III ini sekaligus menandai berakhirnya Program Pemagangan Nasional Tahun 2025, dengan total peserta yang dinyatakan lolos sejak Batch I hingga Batch III mencapai 102.697 orang.
Yassierli menjelaskan, Batch III yang dibuka pada 16 Desember 2024 berhasil menjaring 24.457 lulusan perguruan tinggi. Capaian tersebut melengkapi target nasional sebanyak 100 ribu peserta yang telah ditetapkan pemerintah sejak awal pelaksanaan Program Pemagangan Nasional.
“Batch III ini melengkapi target 100 ribu peserta magang secara nasional. Menariknya, jumlah pelamar meningkat hampir sepuluh kali lipat dibandingkan kuota yang tersedia, sehingga rasio kompetisinya mencapai 1 banding 10,” ujar Yassierli.
Tingginya animo pendaftar, lanjut Yassierli, mencerminkan besarnya minat generasi muda terhadap program pemagangan sebagai jembatan menuju dunia kerja. Hal ini sekaligus menunjukkan efektivitas perencanaan dan implementasi Program Pemagangan Nasional sepanjang 2025.
Meski target tahun ini telah tercapai, Yassierli menyebut pemerintah masih membuka peluang untuk melanjutkan program serupa pada tahun berikutnya. Kementerian Ketenagakerjaan tengah mengupayakan pelaksanaan Program Pemagangan Nasional Batch IV pada 2026 sebagai bagian dari penguatan link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja.
“Target 2025 melalui Batch I, II, dan III menunjukkan ketercapaian yang baik. Kami mengupayakan agar pada tahun depan, 2026, dapat dibuka Batch IV,” katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Kemnaker, Anwar Sanusi, mengungkapkan bahwa Batch III Program Pemagangan Nasional 2025 mencatat tingkat partisipasi yang sangat tinggi. Sebanyak 212.533 pelamar tercatat mendaftar, atau hampir tiga kali lipat dibandingkan batch sebelumnya.
Dari sisi penyelenggara, tercatat 9.408 perusahaan mendaftar dan setelah melalui proses verifikasi ditetapkan 6.580 perusahaan sebagai mitra. Adapun kuota magang pada Batch III mencapai 31.627 orang, dengan peserta yang dinyatakan lolos seleksi sebanyak 24.457 orang.
Anwar menegaskan, keberhasilan Program Pemagangan Nasional 2025 merupakan hasil kolaborasi lintas sektor. Pemerintah berperan sebagai perumus kebijakan, kementerian dan lembaga memfasilitasi, dunia usaha dan industri menyediakan tempat magang, serta perguruan tinggi menyiapkan talenta yang kompeten.
“Inilah wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan sumber daya manusia nasional. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sejak Batch I hingga Batch III,” ujar Anwar. (rls)










