Sabtu, 3 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Mendikbudristek: Kampus Merdeka Hadirkan Simulasi Dunia Kerja Bagi Mahasiswa

Admin oleh Admin
7 Oktober 2021
in Nasional, tidak kategori
A A
2
Mendikbudristek: Kampus Merdeka Hadirkan Simulasi Dunia Kerja Bagi Mahasiswa
Share on FacebookShare on Twitter

MATARAM, koranindopos.com – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menjelaskan bahwa tujuan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) adalah membuat pengalaman belajar yang menyenangkan dan relevan bagi mahasiswa dan dosen. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) berupaya menghadirkan simulasi dunia kerja bagi mahasiswa Kampus Merdeka.

“Kita ingin membuat pembelajaran di perguruan tinggi merupakan simulasi dunia nyata,” disampaikan Mendikbudristek mengawali dialog dengan para rektor serta perwakilan dosen dan mahasiswa di depan halaman Auditorium Universitas Mataram (Unram), Kota Mataram, Rabu (6/10).

“Dosen harusnya tidak hanya ceramah di depan kelas, dosen bisa membuat rekaman pembelajaran kemudian ketika masuk ke kelas mahasiswa perlu diarahkan untuk lebih banyak berdiskusi, kerja kelompok, mengasah presentasi dan berdebat,” imbuh Nadiem.

Mendikbudristek mengapresiasi perguruan tinggi negeri dan swasta yang antusias mengimplementasikan program Kampus Merdeka dengan berbagai tantangan di masa pandemi COVID-19.

Artikel Terkait

Jasa Raharja Hadirkan Fitur Jaminanku di My Jasfren untuk Cek Informasi Jaminan dan Plafon Santunan Luka-Luka

Pencarian Pria Diduga Tenggelam di Sungai Cisadane Tangerang Dihentikan, Dilanjutkan Besok

BNPB Ungkap Lahan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Bertambah, Puluhan Ribu Personel Dikerahkan

“Terima kasih kepada Bapak Ibu Rektor yang telah bekerja keras mengimplementasikan MBKM, tentu saja kemerdekaan bagi mahasiswa, itu berarti kerumitan bagi perguruan tinggi. Namun, kita perlu untuk terus mengupayakan perbaikan-perbaikan dalam sistem pendidikan tinggi dan kualitas lulusannya,” tutur Nadiem.

Selasih Oktarini, salah satu mahasiswi yang mengikuti program Kampus Mengajar mengaku mendapatkan banyak sekali pengalaman berharga ketika mengajar di daerah tertinggal. Dirinya membantu guru-guru di sekolah dasar tertinggal untuk meningkatkan antusiasme belajar siswa dan meningkatkan animo siswa mendaftar di sekolah tersebut.

“Bangga sekali menjadi bagian dari program yang sangat bagus ini, Kampus Mengajar,” kata Selasih dengan bersemangat.

Sementara itu Lalu Darmawan Bakti, Rektor Universitas Teknologi Mataram percaya bahwa potensi mahasiswa di NTB tidak kalah dibandingkan mahasiswa dari kota-kota besar di Indonesia jika diberikan kesempatan bersaing secara terbuka. Ia memuji sistem daring dalam program MBKM yang memungkinkan persaingan secara adil bagi seluruh mahasiswa.

Menutup dialog, Mendikbudristek bertanya mengenai harapan peserta yang hadir mengenai program Kampus Merdeka. “Jadi, apakah kita perlu melanjutkan Kampus Merdeka?” kata Nadiem yang disambut dengan seruan setuju oleh para hadirin yang hadir secara tatap muka. (rls)

TerkaitBerita

Jasa Raharja Hadirkan Fitur Jaminanku di My Jasfren untuk Cek Informasi Jaminan dan Plafon Santunan Luka-Luka
Nasional

Jasa Raharja Hadirkan Fitur Jaminanku di My Jasfren untuk Cek Informasi Jaminan dan Plafon Santunan Luka-Luka

oleh Editor : Anggoro
2 Oktober 2026
Pencarian Pria Diduga Tenggelam di Sungai Cisadane Tangerang Dihentikan, Dilanjutkan Besok
Peristiwa

Pencarian Pria Diduga Tenggelam di Sungai Cisadane Tangerang Dihentikan, Dilanjutkan Besok

oleh Editor : Affandy
2 Oktober 2026
BNPB Ungkap Lahan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Bertambah, Puluhan Ribu Personel Dikerahkan
Nasional

BNPB Ungkap Lahan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Bertambah, Puluhan Ribu Personel Dikerahkan

oleh Editor : Affandy
2 Oktober 2026
KPK Geledah Kantor Dinas Perdagangan dan BPKAD Kota Madiun Terkait Kasus Maidi
Nasional

KPK Geledah Kantor Dinas Perdagangan dan BPKAD Kota Madiun Terkait Kasus Maidi

oleh Editor : Affandy
2 Oktober 2026

Comments 2

  1. Liana says:
    4 tahun lalu

    thanks for info

    Balas
    • indopos says:
      4 tahun lalu

      terimakasih kembali..

      Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Saksi Tak Hadir, Sidang Kasus Dokter Richard Lee Ditunda Pekan Depan

Kuasa Hukum Richard Lee Protes Alokasi Waktu Sidang

2 Oktober 2026
Akses Bacaan Belum Merata, CIA Fest 2026 Dorong Pemenuhan Hak Baca Anak

Akses Bacaan Belum Merata, CIA Fest 2026 Dorong Pemenuhan Hak Baca Anak

2 Oktober 2026
Jasa Raharja Hadirkan Fitur Jaminanku di My Jasfren untuk Cek Informasi Jaminan dan Plafon Santunan Luka-Luka

Jasa Raharja Hadirkan Fitur Jaminanku di My Jasfren untuk Cek Informasi Jaminan dan Plafon Santunan Luka-Luka

2 Oktober 2026
BULOG dan Komisi IV DPR RI Sidak Pasar Induk Cipinang, Stok Berlimpah dan Harga Terkendali

BULOG dan Komisi IV DPR RI Sidak Pasar Induk Cipinang, Stok Berlimpah dan Harga Terkendali

2 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4843 shares
    Share 1937 Tweet 1211
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Raffi Ahmad Rela Gelontorkan Biaya Fantastis Puluhan Miliar Demi Hak Siar Persib dan Borneo FC di ASEAN Club Championship

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    985 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Juventus Incar Mateo Kovacic di Bursa Musim Panas

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya