Senin, 15 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Menko PM Soroti Tantangan UHC JKN: Kualitas Layanan hingga Literasi Kesehatan Masih Jadi PR

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
14 Desember 2025
in Nasional
A A
0
Kota Tangerang
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Tantangan besar masih membayangi pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC) melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indonesia. Persoalan kualitas layanan, keaktifan peserta, serta rendahnya literasi kesehatan dinilai menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera ditangani secara serius.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar dalam Diskusi Publik bertajuk “Memaknai Peringatan Cakupan Kesehatan Semesta: Sehatkan Bangsa melalui Asta Cita” yang digelar di Jakarta, Jumat (12/12/2025).

Muhaimin mengungkapkan, meskipun cakupan kepesertaan JKN sudah tergolong tinggi, masih terdapat 20,38 persen peserta yang tidak aktif membayar iuran. Kondisi ini, menurutnya, berpotensi mengganggu keberlanjutan sistem jaminan kesehatan nasional.

Selain persoalan kepesertaan, Muhaimin juga menyoroti ketimpangan kualitas dan akses layanan kesehatan, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah terluar. Ia menilai layanan kesehatan bagi masyarakat miskin juga belum merata.

Artikel Terkait

Demokrasi yang Kian Sempit: Ketika Suara Publik Berhadapan dengan Tembok Pengamanan

Kabinet Merah Putih Berkumpul di Rumah Prabowo Malam Ini

Dari Mimbar Bebas ke FYP: Ketika Suara Mahasiswa Bertransformasi di Era Digital

“Kondisi ini kerap menyebabkan keterlambatan pemeriksaan, yang pada akhirnya meningkatkan biaya penanganan,” ujarnya.

Ia menambahkan, rendahnya literasi kesehatan masih menjadi persoalan mendasar di berbagai daerah. Di sisi lain, kasus gizi buruk dan stunting masih tinggi dan menjadi indikator kuat kemiskinan multidimensi yang belum sepenuhnya teratasi.

Menanggapi berbagai tantangan tersebut, Muhaimin mendorong adanya revolusi terintegrasi yang melibatkan seluruh kementerian, lembaga, serta pemangku kepentingan. Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan kesadaran berkesehatan, membangun budaya hidup sehat, serta mendorong pola konsumsi yang lebih sehat.

Ia mencontohkan masih lemahnya kesadaran hidup sehat dari sisi kultural, salah satunya terlihat dari maraknya penjualan makanan tidak sehat dalam kegiatan Car Free Day. Padahal, ruang publik tersebut seharusnya menjadi sarana edukasi dan promosi gaya hidup sehat.

Dari sisi konsumsi pangan, Muhaimin juga menyoroti tingginya ketergantungan masyarakat terhadap bahan pangan impor yang dominan dalam menu sehari-hari. Padahal, pola konsumsi tersebut berpotensi memicu berbagai penyakit. Sementara itu, inovasi pangan lokal yang sehat dinilai masih minim.

Lebih lanjut, Muhaimin menegaskan bahwa program Presiden Prabowo Subianto saat ini menitikberatkan pada pembentukan fondasi kesehatan sejak usia dini. Fokus tersebut meliputi penyediaan sarana dan prasarana sekolah yang sehat, lingkungan yang mendukung, perumahan layak, serta akses terhadap makanan bergizi.

“Jika program nasional ini berhasil, maka JKN dan BPJS Kesehatan akan berkelanjutan. Peningkatan derajat kesehatan masyarakat akan mengurangi kebutuhan intervensi medis. Kolaborasi lintas sektor harus terus diperkuat. Kesehatan bukan beban, melainkan investasi jangka panjang bangsa,” pungkasnya. (hai)

Topik: JKN

TerkaitBerita

Demokrasi yang Kian Sempit: Ketika Suara Publik Berhadapan dengan Tembok Pengamanan
Nasional

Demokrasi yang Kian Sempit: Ketika Suara Publik Berhadapan dengan Tembok Pengamanan

oleh Editor : Affandy
15 Juni 2026
PERTEMUAN KABINET: Presiden RI Prabowo Subianto (kanan) duduk berhadapan dengan para anggota Kabinet Merah Putih di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Minggu (14/6/2026) malam. (Foto: Instagram @sekretariat.kabinet)
Nasional

Kabinet Merah Putih Berkumpul di Rumah Prabowo Malam Ini

oleh Editor : Memoarto
14 Juni 2026
Dari Mimbar Bebas ke FYP: Ketika Suara Mahasiswa Bertransformasi di Era Digital
Nasional

Dari Mimbar Bebas ke FYP: Ketika Suara Mahasiswa Bertransformasi di Era Digital

oleh Editor : Affandy
14 Juni 2026
Ramai Sorotan terhadap KBIHU Nakal pada Haji 2026, DPR Desak Audit Menyeluruh dan Pengawasan Diperketat
Nasional

Ramai Sorotan terhadap KBIHU Nakal pada Haji 2026, DPR Desak Audit Menyeluruh dan Pengawasan Diperketat

oleh Editor : Affandy
13 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

15 Juni 2026
Dolar AS Masih Bertahan di Level Rp 17.700 Pagi Ini

Rupiah Menguat, Dolar AS Tertekan ke Level Rp 17.773 pada Awal Perdagangan

15 Juni 2026
Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram, Kini di Level Rp2,733 Juta

Harga Emas Antam Menguat, Tembus Rp 2,729 Juta per Gram

15 Juni 2026
Samsung Perkuat Dominasi Pasar Smartphone 2026, Hadirkan Galaxy S26 Ultra hingga Galaxy A07 5G

Samsung Perkuat Dominasi Pasar Smartphone 2026, Hadirkan Galaxy S26 Ultra hingga Galaxy A07 5G

15 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    497 shares
    Share 199 Tweet 124
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3491 shares
    Share 1396 Tweet 873
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya