Sabtu, 2 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Menko PM Soroti Tantangan UHC JKN: Kualitas Layanan hingga Literasi Kesehatan Masih Jadi PR

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
14 Desember 2025
in Nasional
A A
0
Kota Tangerang
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Tantangan besar masih membayangi pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC) melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indonesia. Persoalan kualitas layanan, keaktifan peserta, serta rendahnya literasi kesehatan dinilai menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera ditangani secara serius.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar dalam Diskusi Publik bertajuk “Memaknai Peringatan Cakupan Kesehatan Semesta: Sehatkan Bangsa melalui Asta Cita” yang digelar di Jakarta, Jumat (12/12/2025).

Muhaimin mengungkapkan, meskipun cakupan kepesertaan JKN sudah tergolong tinggi, masih terdapat 20,38 persen peserta yang tidak aktif membayar iuran. Kondisi ini, menurutnya, berpotensi mengganggu keberlanjutan sistem jaminan kesehatan nasional.

Selain persoalan kepesertaan, Muhaimin juga menyoroti ketimpangan kualitas dan akses layanan kesehatan, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah terluar. Ia menilai layanan kesehatan bagi masyarakat miskin juga belum merata.

Artikel Terkait

Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 23 Calon Jemaah Haji Non-Prosedural di Bandara Soekarno-Hatta

KA Argo Bromo Hantam Minibus Pengantar Jemaah Haji

Menteri Mukhtarudin: Ratifikasi ILO 188 Jadi Tonggak Baru Perlindungan ABK

“Kondisi ini kerap menyebabkan keterlambatan pemeriksaan, yang pada akhirnya meningkatkan biaya penanganan,” ujarnya.

Ia menambahkan, rendahnya literasi kesehatan masih menjadi persoalan mendasar di berbagai daerah. Di sisi lain, kasus gizi buruk dan stunting masih tinggi dan menjadi indikator kuat kemiskinan multidimensi yang belum sepenuhnya teratasi.

Menanggapi berbagai tantangan tersebut, Muhaimin mendorong adanya revolusi terintegrasi yang melibatkan seluruh kementerian, lembaga, serta pemangku kepentingan. Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan kesadaran berkesehatan, membangun budaya hidup sehat, serta mendorong pola konsumsi yang lebih sehat.

Ia mencontohkan masih lemahnya kesadaran hidup sehat dari sisi kultural, salah satunya terlihat dari maraknya penjualan makanan tidak sehat dalam kegiatan Car Free Day. Padahal, ruang publik tersebut seharusnya menjadi sarana edukasi dan promosi gaya hidup sehat.

Dari sisi konsumsi pangan, Muhaimin juga menyoroti tingginya ketergantungan masyarakat terhadap bahan pangan impor yang dominan dalam menu sehari-hari. Padahal, pola konsumsi tersebut berpotensi memicu berbagai penyakit. Sementara itu, inovasi pangan lokal yang sehat dinilai masih minim.

Lebih lanjut, Muhaimin menegaskan bahwa program Presiden Prabowo Subianto saat ini menitikberatkan pada pembentukan fondasi kesehatan sejak usia dini. Fokus tersebut meliputi penyediaan sarana dan prasarana sekolah yang sehat, lingkungan yang mendukung, perumahan layak, serta akses terhadap makanan bergizi.

“Jika program nasional ini berhasil, maka JKN dan BPJS Kesehatan akan berkelanjutan. Peningkatan derajat kesehatan masyarakat akan mengurangi kebutuhan intervensi medis. Kolaborasi lintas sektor harus terus diperkuat. Kesehatan bukan beban, melainkan investasi jangka panjang bangsa,” pungkasnya. (hai)

Topik: JKN

TerkaitBerita

Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 23 Calon Jemaah Haji Non-Prosedural di Bandara Soekarno-Hatta
Nasional

Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 23 Calon Jemaah Haji Non-Prosedural di Bandara Soekarno-Hatta

oleh Editor : Affandy
2 Mei 2026
KECELAKAAN KERETA: Petugas kepolisian menyiapkan ambulans untuk membawa jenazah korban kecelakaan mini bus dengan KA Argo Bromo Anggrek di Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Jumat (1/5/2026) dini hari. (Foto: Dok./Polres Grobogan)
Peristiwa

KA Argo Bromo Hantam Minibus Pengantar Jemaah Haji

oleh Editor : Memoarto
2 Mei 2026
Menteri Mukhtarudin: Ratifikasi ILO 188 Jadi Tonggak Baru Perlindungan ABK
Nasional

Menteri Mukhtarudin: Ratifikasi ILO 188 Jadi Tonggak Baru Perlindungan ABK

oleh Editor : Doe
1 Mei 2026
Prabowo Tegas: Potongan Komisi Ojol Harus di Bawah 10 Persen
Nasional

Prabowo Tegas: Potongan Komisi Ojol Harus di Bawah 10 Persen

oleh Editor : Affandy
1 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

BYD Ti7 Flash Charging Edition: SUV Listrik Canggih dengan Jarak Tempuh 755 Km dan Pengisian Super Cepat

BYD Ti7 Flash Charging Edition: SUV Listrik Canggih dengan Jarak Tempuh 755 Km dan Pengisian Super Cepat

2 Mei 2026
Perempuan di Cipondoh Diduga Jadi Korban Pemerkosaan Usai Dicekoki Miras, Polisi Lakukan Penyelidikan

Perempuan di Cipondoh Diduga Jadi Korban Pemerkosaan Usai Dicekoki Miras, Polisi Lakukan Penyelidikan

2 Mei 2026
Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 23 Calon Jemaah Haji Non-Prosedural di Bandara Soekarno-Hatta

Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 23 Calon Jemaah Haji Non-Prosedural di Bandara Soekarno-Hatta

2 Mei 2026
KAKAK BERADIK: Marc Marquez dan Alex Marquez di MotoGP Qatar 2025. (Foto Ilustrasi: Gesini Racing)

Persaingan Marquez Bersaudara Justru Buat Ibu Mereka Senang

2 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2962 shares
    Share 1185 Tweet 741
  • Mantan Legal Manager Hadapi Proses Hukum, Kuasa Hukum Sampaikan Keberatan

    338 shares
    Share 135 Tweet 85
  • Bahlil Arsitek, Sarmuji Eksekutor

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Alvaro Arbeloa Segera Tinggalkan Real Madrid

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya