Sabtu, 2 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Mentan: Capaian Swasembada Pangan di Era Jokowi Setara dengan Era Soeharto

Editor : Hana oleh Editor : Hana
27 Agustus 2024
in Nasional
A A
0
Swasembada Pangan
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta,  Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa capaian swasembada pangan di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebanding dengan capaian swasembada di era Presiden Soeharto. Kedua era tersebut dinilai berhasil mencapai kecukupan pangan dengan sangat baik dan memenuhi kebutuhan pangan rakyat secara luar biasa.

Mentan merujuk pada definisi swasembada yang digunakan oleh Badan Pangan Dunia (Food and Agriculture Organization/FAO), yang menetapkan bahwa suatu negara dapat disebut swasembada jika produksinya memenuhi 90 persen dari kebutuhan nasional. Sebagai perbandingan, pada swasembada tahun 1984, Indonesia masih mengimpor 400 ribu ton beras dengan populasi penduduk lebih dari 100 juta jiwa.

“Swasembada di era pemerintahan sekarang terjadi tiga kali, yaitu pada 2017-2019 dan 2020, tanpa ada impor beras medium, dengan populasi penduduk mencapai 200 juta jiwa. Artinya, upaya kita luar biasa jika dibandingkan dengan tahun 1984. Kebijakan pangan di era Pak Harto hebat, dan pemerintahan sekarang juga hebat,” ujar Mentan dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI, Senin (26/8/2024).

Capaian swasembada beras di era Presiden Jokowi terjadi pada periode pertama pemerintahannya, khususnya antara tahun 2017 hingga 2020. Selama periode tersebut, produksi beras nasional mengalami surplus antara 1,9 juta ton hingga 2,85 juta ton. Pemerintahan Jokowi fokus pada kebijakan anggaran sektor pangan yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui berbagai program, seperti penyediaan benih, pupuk, serta intensifikasi dan mekanisasi pertanian melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Artikel Terkait

Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 23 Calon Jemaah Haji Non-Prosedural di Bandara Soekarno-Hatta

KA Argo Bromo Hantam Minibus Pengantar Jemaah Haji

Menteri Mukhtarudin: Ratifikasi ILO 188 Jadi Tonggak Baru Perlindungan ABK

Keberhasilan ini juga tercermin dari prestasi Kementerian Pertanian yang berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Tahun 2016, untuk pertama kalinya dalam sejarah pertanian, kami bersama tim mendapat WTP dan berhasil mempertahankannya hingga tahun-tahun berikutnya,” ujar Mentan.

Mentan Andi Amran juga mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp68 triliun untuk mempercepat berbagai program guna mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan dan menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Anggaran ini akan digunakan untuk berbagai keperluan, seperti pengairan, penyediaan pupuk, benih, serta pembangunan prasarana lainnya.

“Anggaran Rp68 triliun ini holistik, mencakup dari pengelolaan air hingga pupuk, termasuk juga pompa, untuk mendukung sektor pertanian kita,” tambahnya.

Dengan fokus yang berkelanjutan pada sektor pertanian, pemerintah berharap dapat terus meningkatkan produksi pangan dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemain utama di sektor pangan global. (hai/infopublik)

Topik: Swasembada Pangan

TerkaitBerita

Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 23 Calon Jemaah Haji Non-Prosedural di Bandara Soekarno-Hatta
Nasional

Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 23 Calon Jemaah Haji Non-Prosedural di Bandara Soekarno-Hatta

oleh Editor : Affandy
2 Mei 2026
KECELAKAAN KERETA: Petugas kepolisian menyiapkan ambulans untuk membawa jenazah korban kecelakaan mini bus dengan KA Argo Bromo Anggrek di Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Jumat (1/5/2026) dini hari. (Foto: Dok./Polres Grobogan)
Peristiwa

KA Argo Bromo Hantam Minibus Pengantar Jemaah Haji

oleh Editor : Memoarto
2 Mei 2026
Menteri Mukhtarudin: Ratifikasi ILO 188 Jadi Tonggak Baru Perlindungan ABK
Nasional

Menteri Mukhtarudin: Ratifikasi ILO 188 Jadi Tonggak Baru Perlindungan ABK

oleh Editor : Doe
1 Mei 2026
Prabowo Tegas: Potongan Komisi Ojol Harus di Bawah 10 Persen
Nasional

Prabowo Tegas: Potongan Komisi Ojol Harus di Bawah 10 Persen

oleh Editor : Affandy
1 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

BYD Ti7 Flash Charging Edition: SUV Listrik Canggih dengan Jarak Tempuh 755 Km dan Pengisian Super Cepat

BYD Ti7 Flash Charging Edition: SUV Listrik Canggih dengan Jarak Tempuh 755 Km dan Pengisian Super Cepat

2 Mei 2026
Perempuan di Cipondoh Diduga Jadi Korban Pemerkosaan Usai Dicekoki Miras, Polisi Lakukan Penyelidikan

Perempuan di Cipondoh Diduga Jadi Korban Pemerkosaan Usai Dicekoki Miras, Polisi Lakukan Penyelidikan

2 Mei 2026
Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 23 Calon Jemaah Haji Non-Prosedural di Bandara Soekarno-Hatta

Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 23 Calon Jemaah Haji Non-Prosedural di Bandara Soekarno-Hatta

2 Mei 2026
KAKAK BERADIK: Marc Marquez dan Alex Marquez di MotoGP Qatar 2025. (Foto Ilustrasi: Gesini Racing)

Persaingan Marquez Bersaudara Justru Buat Ibu Mereka Senang

2 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2963 shares
    Share 1185 Tweet 741
  • Bahlil Arsitek, Sarmuji Eksekutor

    318 shares
    Share 127 Tweet 80
  • Mantan Legal Manager Hadapi Proses Hukum, Kuasa Hukum Sampaikan Keberatan

    338 shares
    Share 135 Tweet 85
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Alvaro Arbeloa Segera Tinggalkan Real Madrid

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya