Sabtu, 6 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Pagu Anggaran Kementerian BUMN 2025 Dipangkas Rp 115,6 Miliar, Erick Thohir Ajukan Tambahan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
13 Februari 2025
in Nasional
A A
0
bumn
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengalami pemangkasan anggaran sebesar Rp 115,6 miliar dari total pagu awal tahun 2025 yang mencapai Rp 277,5 miliar. Dengan adanya pemotongan ini, sisa anggaran yang tersedia bagi Kementerian BUMN kini hanya Rp 161,9 miliar.

Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan bahwa awalnya pagu anggaran kementeriannya ditetapkan sebesar Rp 277,5 miliar. Namun, setelah Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, terjadi pemangkasan sebesar Rp 123,6 miliar. Setelah dilakukan rekonstruksi, anggaran Kementerian BUMN untuk tahun 2025 menyisakan Rp 161,9 miliar.

“Kami dapatkan (pagu anggaran efektif) itu kurang lebih Rp 161,9 miliar,” ujar Erick dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI pada Kamis (13/2/2025).

Erick merinci bahwa dari total pagu awal Rp 277,4 miliar, sekitar Rp 80 miliar dialokasikan untuk pengembangan dan pengawasan BUMN, sementara Rp 197,4 miliar digunakan untuk program dukungan manajemen.

Artikel Terkait

Menaker Sampaikan Pentingnya Pelindungan Jaminan Sosial bagi Pekerja Penerima Upah

Bahlil Tegaskan Harga BBM dan Elpiji Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026

Kemnaker dan Boga Group Kerjasama Perluas Akses Kerja bagi Lansia

Melihat keterbatasan anggaran setelah pemangkasan, Erick Thohir kembali mengajukan usulan ke Kementerian Keuangan agar pagu anggaran Kementerian BUMN bisa ditingkatkan menjadi Rp 215 miliar. Ia menegaskan bahwa angka tersebut merupakan batas minimum operasional kementeriannya.

“Alhamdulillah kemarin siang, kami coba mengusulkan kepada Kementerian Keuangan. Tentu belum mendapatkan konfirmasi 100%, tetapi mereka melihat usulan kami bukan mengada-ada. Memang batas minimum kami untuk beroperasional itu Rp 215 miliar,” katanya.

Untuk menyesuaikan dengan pengurangan anggaran, Kementerian BUMN telah melakukan berbagai langkah efisiensi, di antaranya:

  • Pemotongan 54% anggaran perjalanan dinas
  • Pengurangan 50% biaya pengawasan BUMN
  • Pemangkasan 41% fasilitas IT
  • Pengurangan 90% penggunaan alat tulis kantor (ATK)
  • Pengurangan 70% fasilitas pimpinan
  • Penyesuaian kendaraan dinas sebesar 66%, dengan mengganti mobil listrik yang sebelumnya disewa menjadi kendaraan hybrid yang lebih murah
  • Pemangkasan 43% anggaran rapat dan seremonial
  • Efisiensi penggunaan gedung hingga 39%

Menurut Erick, langkah efisiensi ini diperlukan agar anggaran yang tersisa dapat dimanfaatkan secara optimal.

Dengan adanya pemangkasan anggaran, Kementerian BUMN perlu menyesuaikan strategi dalam menjalankan program-programnya. Pengawasan terhadap perusahaan BUMN tetap menjadi prioritas, meskipun anggarannya berkurang.

“Sebenarnya sangat penting kalau kita tahu pengawasan itu menjadi konsekuensi yang harus dimaksimalkan,” tambah Erick.

Keputusan terkait tambahan anggaran yang diajukan oleh Kementerian BUMN masih menunggu persetujuan dari Kementerian Keuangan. Jika disetujui, hal ini akan memberikan keleluasaan lebih bagi kementerian dalam menjalankan tugasnya di tahun 2025.(dhil)

Topik: bumnErick Thohir

TerkaitBerita

Menaker Buka Orientasi Program Pemagangan Nasional Batch III
Nasional

Menaker Sampaikan Pentingnya Pelindungan Jaminan Sosial bagi Pekerja Penerima Upah

oleh Editor : Anggoro
6 Juni 2026
Bahlil Tegaskan Harga BBM dan Elpiji Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026
Nasional

Bahlil Tegaskan Harga BBM dan Elpiji Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026

oleh Editor : Affandy
6 Juni 2026
Kemnaker dan Boga Group Kerjasama Perluas Akses Kerja bagi Lansia
Nasional

Kemnaker dan Boga Group Kerjasama Perluas Akses Kerja bagi Lansia

oleh Editor : Anggoro
5 Juni 2026
Lansia 80 Tahun Tewas dalam Kebakaran Permukiman Padat di Cideng Jakarta Pusat
Peristiwa

Lansia 80 Tahun Tewas dalam Kebakaran Permukiman Padat di Cideng Jakarta Pusat

oleh Editor : Affandy
5 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Menaker Buka Orientasi Program Pemagangan Nasional Batch III

Menaker Sampaikan Pentingnya Pelindungan Jaminan Sosial bagi Pekerja Penerima Upah

6 Juni 2026
Bank Jakarta Ingin Jadi Jembatan Peluang Ekonomi Warga Ibu Kota

Bank Jakarta Ingin Jadi Jembatan Peluang Ekonomi Warga Ibu Kota

6 Juni 2026
Pemerintah Tertibkan Ribuan Vila Tak Berizin, Upaya Wujudkan Pariwisata yang Lebih Aman dan Berdaya Saing

Pemerintah Tertibkan Ribuan Vila Tak Berizin, Upaya Wujudkan Pariwisata yang Lebih Aman dan Berdaya Saing

6 Juni 2026
iPhone 16 Bekas Masih Jadi Buruan di 2026, Harga Lebih Terjangkau dengan Performa Premium

iPhone 16 Bekas Masih Jadi Buruan di 2026, Harga Lebih Terjangkau dengan Performa Premium

6 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3428 shares
    Share 1371 Tweet 857
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    397 shares
    Share 159 Tweet 99
  • Dapat Pujian dari Kepala Bappebti, Apa Kunci Sukses 27 Tahun Perjalanan Didimax?

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Demo di Kawasan Gambir Hari Ini, Polisi Siagakan 290 Personel dan Imbau Warga Hindari Titik Rawan Macet

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    697 shares
    Share 279 Tweet 174
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya