Koranindopos.com, JAKARTA – PSG vs Bayern menjadi duel besar pada leg pertama semifinal Liga Champions 2025-2026. Laga ini digelar di Parc des Princes pada Rabu (29/4/2026), pukul 02.00 WIB. Pertemuan ini membuka babak baru rivalitas dua raksasa Eropa yang sering bertemu dalam beberapa musim terakhir. Kedua tim datang dengan performa impresif sepanjang kompetisi.
Paris Saint-Germain berstatus juara bertahan dan menembus semifinal untuk ketiga kalinya secara beruntun. Catatan ini menjadi yang pertama bagi klub Prancis di kompetisi Eropa. Di sisi lain, Bayern Munchen tampil sangat konsisten dengan 11 kemenangan dari 12 pertandingan musim ini. Tim asal Jerman itu juga punya rekor kuat saat menghadapi klub Prancis.
PSG vs Bayern bukan sekadar duel semifinal, tetapi juga pertarungan dua lini serang paling produktif. Keduanya sama-sama sudah mencetak 38 gol di Liga Champions musim ini. Bayern memiliki rekor yang sangat dominan dalam beberapa pertemuan terakhir melawan PSG. Mereka mencatat lima kemenangan beruntun atas klub asal Paris tersebut.
Pada pertemuan fase liga musim ini, Bayern menang 2-1 di Parc des Princes. Gol Luis Diaz menjadi kunci kemenangan meski sempat bermain dengan 10 orang. Secara keseluruhan, Bayern meraih tujuh kemenangan dari delapan pertemuan terakhir melawan PSG. Salah satu yang paling diingat adalah final 2020 saat mereka menang 1-0 lewat Kingsley Coman.
Catatan ini memberi kepercayaan diri tinggi bagi Bayern jelang laga PSG vs Bayern. Statistik menunjukkan mereka sangat nyaman menghadapi wakil Prancis tersebut. PSG tampil meyakinkan sejak fase gugur dengan menyingkirkan lawan-lawan kuat. Mereka mengalahkan Liverpool dengan agregat 4-0 di perempat final.
Sebelumnya, PSG juga menang telak atas Chelsea dengan agregat 8-2 di babak 16 besar. Ketajaman lini depan menjadi kekuatan utama tim asuhan Luis Enrique. Dalam 18 pertandingan terakhir di Liga Champions, PSG hanya kalah dua kali. Mereka juga mencatat tiga clean sheet beruntun menjelang semifinal ini. Laga PSG vs Bayern akan menjadi ujian besar bagi konsistensi tersebut, apalagi PSG memiliki catatan kurang baik saat menghadapi klub Jerman dalam beberapa musim terakhir. (bnt/mmr)










