Jumat, 3 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Film dan Musik

Healing Jalur King Nassar Satukan Andhika dan Nassar 

Editor : Akula oleh Editor : Akula
28 April 2026
in Film dan Musik
A A
0
Healing Jalur King Nassar Satukan Andhika dan Nassar 

King Nassar, Andhika Pratama, Christy Kanter selaku Produser RCTI Adrian Surya selaku Programming Planning & Scheduling Department Head RCTI, sesuai jumpa pers program Jalur

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – ​Kabar gembira bagi pecinta tayangan variety show di tanah air, khususnya bagi mereka yang membutuhkan asupan hiburan positif di sore hari. RCTI secara resmi mengumumkan penayangan program baru bertajuk Healing Jalur King Nassar. Acara yang mempertemukan King Nassar dan Andhika Pratama ini akan menyapa pemirsa mulai tanggal 4 Mei 2026. Disiarkan setiap Senin sampai Rabu pukul 16.00 WIB, program ini menjanjikan pengalaman menonton yang penuh dengan kehangatan dan inspirasi.

​Program ini muncul sebagai respons atas kebutuhan masyarakat akan tayangan yang memahami kondisi mereka saat ini. Dengan mengangkat berbagai isu sensitif seperti tekanan sosial, pekerjaan, hingga masalah ekonomi, Healing Jalur King Nassar mencoba memposisikan diri sebagai sahabat bagi masyarakat.

Pendekatannya yang ringan namun tetap bermakna membuat program ini diprediksi akan menjadi tontonan yang sangat relate dengan keseharian orang banyak.

​King Nassar selaku pembawa acara utama menekankan bahwa porsi hiburan tetap menjadi prioritas agar pesan yang disampaikan bisa diterima dengan mudah. Ia menyadari bahwa perannya bersama Andhika Pratama saling melengkapi untuk menciptakan dinamika obrolan yang tidak membosankan. Pembagian peran yang jelas antara komedi dan keseriusan menjadi fondasi utama dalam membawakan setiap segmen curhat peserta.

Artikel Terkait

Sinopsis Terlanjur Mencintaimu, Sinetron Baru RCTI yang Satukan Marsha Aruan dan Chicco Jerikho

Satu Dekade CATCHPLAY+: Hannah Al Rashid Unjuk Gigi dalam Proyek Horor-Action Hardcore

10 Tahun Vakum, Marsha Aruan Gugup Kembali Main Sinetron di ‘Terlanjur Mencintaimu’

​”Nah ini salah satunya yang ada di Healing Jalur King Nassar tuh ngobrolnya tuh nggak terlalu serius. Kalau serius kan ke psikolog. Kalau di kita mah nggak serius, seriusnya ada di Mas Dika, bercandanya ada di aku gitu. Jadi kalau aku serius, orang nggak akan percaya. Tapi kalau Mas Dika serius, orang pasti percaya,” ujar King Nassar.

​Di sisi lain, Andhika Pratama melihat program ini sebagai refleksi dari fenomena sosial yang terjadi di internet. Istilah “Healing Jalur King Nassar” sendiri sudah lama menjadi jargon di kalangan netizen saat mereka merasa jenuh dengan kesulitan hidup. Andhika menangkap semangat tersebut untuk dibawa ke dalam studio, di mana setiap masalah akan didengarkan dengan penuh empati namun tetap diselipi dengan candaan khas mereka.

​“Base konsepnya adalah ada sesuatu yang viral di sosial media bahwa ya orang hidup sekarang lagi di zaman susah ya, apa-apa susah, apa-apa mahal. Ditambah dengan mungkin anaknya harus sekolah, suaminya kehilangan pekerjaan dan lain-lain. Masalah yang menimpa banyak orang di kondisi sulit. Lalu tiba-tiba ada netizen yang sama-sama di frekuensi yang sama bahwa kalau lu mau healing mending jalurnya King Nassar aja dengan lihat dia nyanyi di atas panggung, menghibur, diajak ngobrol chit-chat pun juga dia kadang-kadang selalu memancing dengan kelucuan-kelucuan,” ungkap Andhika.

​Menariknya, acara ini tidak hanya sekadar duduk dan bercerita. Ada elemen permainan dan musik yang dilibatkan untuk mencairkan suasana. Hal ini bertujuan agar emosi penonton bisa naik turun secara positif, mulai dari terharu karena cerita perjuangan hidup seseorang, hingga tertawa lepas melihat aksi panggung para pengisi acara.

Keunikan inilah yang membuat RCTI optimis program ini akan mendapatkan tempat di hati pemirsa.

​Dari sisi manajemen, RCTI melihat peluang besar untuk memperkuat lini program sore mereka dengan konten yang bermuatan drama humanis. Menurut mereka, penonton Indonesia sangat menyukai cerita yang memiliki kedekatan dengan realita mereka sendiri.

Melalui program ini, stasiun televisi ini ingin membuktikan bahwa hiburan yang menarik tidak harus selalu fiktif, namun bisa diangkat dari kisah nyata yang inspiratif.

​“RCTI corenya itu drama atau kalau kita tau di primetime ada sinetron. Tapi memang walaupun di prime time itu sinetron, intinya tetap drama. Jadi apapun yang kita munculkan baik itu di pagi, siang, ataupun sore ada unsur dramanya. Kita berharap di program ini kental unsur dramanya, jadi semua masih bisa menikmati. Ada relatenya dengan core RCTI yaitu drama. Melalui program ini, RCTI kembali menghadirkan tayangan inspiratif yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi ruang refleksi, empati, dan harapan bagi keluarga Indonesia,” ungkap Adrian Surya selaku Programming Planning & Scheduling Department Head RCTI.

​Secara filosofis, kehadiran program ini memang dipicu oleh keinginan untuk menghibur orang-orang yang merasa terbebani. Sang produser menjelaskan bahwa hanya dengan melihat aksi panggung Nassar yang ikonik, banyak orang sudah merasa terbantu secara psikologis. Semangat “healing” sederhana inilah yang kemudian diformulasikan menjadi sebuah tayangan televisi yang utuh dan profesional.

​”Kita berangkat dengan filosofisnya yaitu dari keresahan dimana orang-orang bilang, pusing dan banyak masalah healingnya sama King Nassar saja. Cukup melihat King Nassar nyanyi, joget, naik rigging itu aja sudah membuat kita terhibur,” tutur Christy Kanter selaku Produser RCTI. (BRG/Hend)

 

 

Topik: Andhika pratamaKing nassar

TerkaitBerita

Sinopsis Terlanjur Mencintaimu, Sinetron Baru RCTI yang Satukan Marsha Aruan dan Chicco Jerikho
Film dan Musik

Sinopsis Terlanjur Mencintaimu, Sinetron Baru RCTI yang Satukan Marsha Aruan dan Chicco Jerikho

oleh Editor : Akula
2 Juli 2026
Satu Dekade CATCHPLAY+: Hannah Al Rashid Unjuk Gigi dalam Proyek Horor-Action Hardcore
Film dan Musik

Satu Dekade CATCHPLAY+: Hannah Al Rashid Unjuk Gigi dalam Proyek Horor-Action Hardcore

oleh Editor : Akula
2 Juli 2026
10 Tahun Vakum, Marsha Aruan Gugup Kembali Main Sinetron di ‘Terlanjur Mencintaimu’
Film dan Musik

10 Tahun Vakum, Marsha Aruan Gugup Kembali Main Sinetron di ‘Terlanjur Mencintaimu’

oleh Editor : Akula
2 Juli 2026
Bernostalgia dengan Lagu Papa T.Bob Lewat Film Musikal ‘Iyus Jenius’
Film dan Musik

Bernostalgia dengan Lagu Papa T.Bob Lewat Film Musikal ‘Iyus Jenius’

oleh Editor : Akula
1 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Dituding Langgar Hak Cipta, Syahravi Resmi Laporkan Balik Fariz RM

Dituding Langgar Hak Cipta, Syahravi Resmi Laporkan Balik Fariz RM

29 Juni 2026
Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat: Angka Anak Tidak Sekolah Harus Diatasi dengan Intervensi yang Tepat

3 Juli 2026
Pegadaian dan Universitas Andalas Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Melalui Riset Mitigasi Gempa dan Tsunami

Pegadaian dan Universitas Andalas Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Melalui Riset Mitigasi Gempa dan Tsunami

3 Juli 2026
Menakar Wacana Legislasi Nasional dan Urgensi Hukum: Analisis Kritis terhadap Rencana RUU Pidana LGBT di Indonesia

Menakar Wacana Legislasi Nasional dan Urgensi Hukum: Analisis Kritis terhadap Rencana RUU Pidana LGBT di Indonesia

3 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3681 shares
    Share 1472 Tweet 920
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    475 shares
    Share 190 Tweet 119
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Konsistensi Jaga Keamanan Pangan Jemaah Haji, PT Halalan Tayyiban Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi dari BPOM

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Jadwal Cair Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 di Kota Depok, Cek Nama Penerima di Sini!

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya