Jumat, 5 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Pemerintah Bentuk Tim Koordinasi untuk Perkuat Tata Kelola Program MBG

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
5 November 2025
in Nasional
A A
0
Program MBG
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta,  Pemerintah menegaskan komitmennya dalam memperkuat dan menyempurnakan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membentuk Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG. Pembentukan tim ini bertujuan memastikan pelaksanaan program berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Menko Zulhas) mengatakan, pembentukan tim ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 28 Tahun 2025. Rapat perdana tim tersebut digelar pada Selasa (4/11/2025).

“Kita tidak ingin ada risiko apapun, bukan soal angka yang kena, tetapi ini soal anak-anak kita. Maka dibentuk tim koordinasi ini. Kami setiap hari terus-menerus menyempurnakan pelaksanaan MBG ini,” ujar Menko Zulhas.

Tim koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan, dengan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno serta Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar sebagai wakil ketua.

Artikel Terkait

Lansia 80 Tahun Tewas dalam Kebakaran Permukiman Padat di Cideng Jakarta Pusat

Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Mantan Wakilnya Jadi Tersangka Korupsi Program MBG

Menurut Menko Zulhas, tim ini memiliki mandat untuk menyelaraskan kebijakan dan menyelesaikan berbagai permasalahan lintas sektor antara kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Tim juga berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden.

“Ada 13 kementerian dan lembaga yang terlibat. Nanti akan ada pelaksana harian, karena MBG ini adalah program utama, program paling prioritas. Kesuksesan pemerintahan sangat bergantung pada keberhasilan program ini,” jelasnya.

Sebagai Ketua Pelaksana Harian, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang akan memimpin koordinasi teknis sehari-hari, termasuk sinkronisasi, monitoring, evaluasi, dan pengendalian pelaksanaan program.

“Namanya pelaksana harian, maka akan ada rapat setiap hari. Karena Program Makanan Bergizi ini mendasar dan skalanya besar. Bayangkan, ada 82,9 juta penerima manfaat  tentu dampak dan tantangannya juga besar,” tutur Zulhas.

Terkait penyempurnaan tata kelola, pemerintah berencana menetapkannya dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) agar setiap tingkatan pemerintahan, mulai dari provinsi hingga kabupaten, memiliki penanggung jawab dan mekanisme pengawasan yang jelas.

“Verifikasi akan dilakukan secara transparan dan terbuka. MBG akan diatur sedemikian rupa agar melibatkan koperasi desa, UMKM, dan kelompok disabilitas. Semua punya hak yang sama,” ujar Zulhas.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sistem tata kelola baru akan berbasis dashboard digital untuk memastikan transparansi dan penerapan prinsip good governance dalam seluruh proses penyelenggaraan MBG.

“Tata kelola yang tadi kami sepakati bersama tinggal dirumuskan dalam bentuk Perpres. Sistem baru ini akan memastikan penyelenggaraan yang lebih transparan dan akuntabel,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan semakin efektif dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak di seluruh Indonesia. (hai)

Topik: Program MBG

TerkaitBerita

Lansia 80 Tahun Tewas dalam Kebakaran Permukiman Padat di Cideng Jakarta Pusat
Peristiwa

Lansia 80 Tahun Tewas dalam Kebakaran Permukiman Padat di Cideng Jakarta Pusat

oleh Editor : Affandy
5 Juni 2026
Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya
Nasional

Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya

oleh Editor : Affandy
5 Juni 2026
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Mantan Wakilnya Jadi Tersangka Korupsi Program MBG
Nasional

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Mantan Wakilnya Jadi Tersangka Korupsi Program MBG

oleh Editor : Affandy
4 Juni 2026
Jupnas Gizi Harap Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan di Tengah Pergantian Pimpinan BGN
Nasional

Jupnas Gizi Harap Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan di Tengah Pergantian Pimpinan BGN

oleh Editor : Akula
3 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Truntum Cihampelas Bandung

Truntum Cihampelas Bandung Hadirkan Pengalaman Menginap Mewah di Jantung Kota Bandung

5 Juni 2026
Infinix XBOOK 15 Resmi Meluncur di Indonesia, Tawarkan Performa Premium dengan Harga Terjangkau

Infinix XBOOK 15 Resmi Meluncur di Indonesia, Tawarkan Performa Premium dengan Harga Terjangkau

5 Juni 2026
Lansia 80 Tahun Tewas dalam Kebakaran Permukiman Padat di Cideng Jakarta Pusat

Lansia 80 Tahun Tewas dalam Kebakaran Permukiman Padat di Cideng Jakarta Pusat

5 Juni 2026
Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya

Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya

5 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3405 shares
    Share 1362 Tweet 851
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    395 shares
    Share 158 Tweet 99
  • Dapat Pujian dari Kepala Bappebti, Apa Kunci Sukses 27 Tahun Perjalanan Didimax?

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Edukasi Komunitas Forex Bandung, Didimax Ingatkan Pentingnya Transaksi Mandiri Demi Keamanan Dana

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Demo di Kawasan Gambir Hari Ini, Polisi Siagakan 290 Personel dan Imbau Warga Hindari Titik Rawan Macet

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya