koranindopos.com – Jakarta. Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian angkat bicara terkait rangkaian aksi unjuk rasa yang belakangan mengguncang Jakarta. Stabilitas nasional ditegaskan sebagai kunci utama menjaga kepercayaan investor dan kelanjutan program pembangunan ekonomi.
Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menyampaikan bahwa pemerintah memahami aspirasi masyarakat yang disuarakan lewat aksi. Namun, ia mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban agar demonstrasi tidak menimbulkan dampak negatif bagi roda perekonomian.
“Pernyataan Presiden Prabowo Subianto sudah sangat jelas: masyarakat diminta tetap tenang dan seluruh aspirasi akan dicatat serta ditindaklanjuti pemerintah,” kata Susi kepada wartawan, Jumat (29/8/2025).
Menurut Susi, stabilitas menjadi faktor krusial dalam menjaga kepercayaan dunia usaha dan investor. Gangguan terhadap ketenangan sosial dan politik bisa berimbas pada iklim investasi dan keberlanjutan program ekonomi pemerintah.
“Kita berharap ini akan berdampak positif, situasi di lapangan bisa terkendali dan kondusif sehingga tidak memberi dampak lebih lanjut ke ekonomi kita,” tambahnya.
Pemerintah menekankan agar seluruh pihak dapat menyampaikan aspirasi secara damai, tanpa aksi-aksi yang berpotensi menimbulkan kericuhan. Kondisi lapangan yang kondusif disebut akan memberikan kepastian bagi aktivitas bisnis, perdagangan, serta investasi yang tengah berjalan.
Dengan demikian, pemerintah berharap gelombang unjuk rasa tidak berlarut-larut dan dapat ditangani secara bijak, sehingga stabilitas politik, sosial, dan ekonomi tetap terjaga.(dhil)










