koranindopos.com – Medan, Pemerintah Provinsi Sumatra Utara memastikan layanan transportasi publik menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 tetap berjalan seperti biasa, meski sejumlah wilayah masih fokus pada penanganan banjir dan longsor pascabencana.
Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut menegaskan bahwa program mudik gratis tetap diselenggarakan sesuai kebijakan pemerintah daerah. Persiapan angkutan Nataru dilakukan bersamaan dengan upaya penanganan darurat di lapangan.
Sekretaris Dinas Perhubungan Sumut, Rochani Litiloly, menjelaskan bahwa pihaknya hanya menunggu petunjuk teknis tambahan untuk pelaksanaan penuh program tersebut.
“Program mudik gratis tetap ada. Kami hanya menunggu petunjuk teknis lebih lanjut. Kesiapan armada nanti dijelaskan oleh Bidang Angkutan,” ujar Rochani dalam kegiatan temu media bertema jalur logistik dari dan ke daerah bencana di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (3/12).
Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Sumut, Yunus Pasodung, mengungkapkan bahwa mudik gratis tahun ini diprioritaskan untuk rute-rute dengan basis perayaan Natal. Dishub menyiapkan bus besar dan medium untuk sejumlah jurusan utama.
Berikut rincian rute dan armada yang disiapkan:
-
Medan – Parapat – Balige – Siborongborong – Doloksanggul: 3 bus besar
-
Medan – Parapat – Balige – Siborongborong – Tarutung – Sibolga – Sorkam – Barus: 2 bus besar
-
Medan – Parapat – Balige – Siborongborong – Tarutung – Sibolga: 13 bus besar
-
Medan – Parapat – Balige – Siborongborong – Tarutung: 10 bus besar
-
Medan – Kabanjahe – Sidikalang – Salak: 10 bus medium
-
Medan – Kabanjahe – Sidikalang – Tele – Pangururan: 10 bus medium
Total kapasitas angkutan jalan mencapai 1.760 penumpang.
Selain moda darat, Dishub juga menyiapkan:
-
Kereta api: 656 penumpang (keberangkatan 20–21 Desember 2025)
-
Penyeberangan Sibolga–Nias: 896 penumpang, disertai layanan bus pengantar dari Terminal Amplas pada 20 Desember
Total keseluruhan kuota mudik gratis Nataru mencapai 3.212 penumpang.
Pasodung menekankan bahwa gangguan infrastruktur akibat banjir dan longsor tidak akan menghambat pelayanan publik.
“Walaupun kondisi jalan di sana-sini terdampak bencana, sesuai arahan pimpinan, mudik gratis tetap kami lanjutkan,” tegasnya.
Dishub Sumut juga memastikan seluruh aspek teknis — mulai dari armada, jadwal keberangkatan, hingga koordinasi lintas moda — sedang dimatangkan menjelang periode Nataru. Forum temu media digelar untuk memastikan diseminasi informasi berjalan efektif dan masyarakat mendapatkan kepastian layanan transportasi. (hai)










