Jumat, 6 November 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Pentingnya Petani, Pemerintah Berikan Bantuan Stimulan dan Sertifikat Tanah

Editor : Hana oleh Editor : Hana
25 Januari 2024
in Nasional
A A
0
Petani

Presiden Jokowi memberikan bantuan stimulan kepada petani gagal panen (puso), Selasa (23/01/2024), di GOR Bung Karno, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. (Foto: BPMI Setpres)

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), mengakui peran penting petani dalam memenuhi kebutuhan pangan bagi masyarakat Indonesia yang berjumlah 280 juta. Pernyataan ini disampaikan saat memberikan bantuan stimulan kepada petani gagal panen (puso) di GOR Bung Karno, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Selasa (23/01/2024).

Presiden Jokowi mencatat bahwa perubahan iklim telah membawa dampak signifikan pada masyarakat, khususnya terhadap produktivitas petani. Bencana alam seperti kekeringan panjang dan curah hujan yang terus-menerus menyebabkan banyak petani mengalami gagal panen. Presiden menyatakan bahwa dalam menghadapi tantangan ini, dirinya telah memerintahkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto untuk memberikan bantuan kepada petani yang mengalami gagal panen.

Presiden memerintahkan agar bantuan sebesar Rp8 juta per hektare disalurkan kepada petani di Jawa Tengah yang terdampak oleh El Nino dan banjir. Kabupaten Grobogan, Kudus, Jepara, Demak, dan Pati menjadi daerah penerima bantuan ini. Bantuan tersebut dihitung dengan teliti dan diharapkan dapat membantu para petani dalam memulai kembali proses penanaman padi.

Dalam harapannya, Presiden Jokowi menginginkan agar bantuan tersebut dapat segera diterima oleh para petani sehingga mereka dapat segera menanam padi. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan proses tanam-tandur-tanam-tandur sehingga masa panen dapat segera tiba. Presiden juga berharap bahwa dengan produktivitas yang baik, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada impor beras dari negara lain.

Artikel Terkait

Istri “Matel” Korban Pengeroyokan Oknum Polisi di Kalibata Puas: Divonis 10 Tahun Penjara Lebih Berat dari Tuntutan

Komnas HAM Keluarkan 6 Rekomendasi Terkait Bencana Karhutla: Tegaskan Penegakan Hukum Korporasi dan Hak Warga

Motif Penyadapan Ilegal Presiden Ditelaah: Dari Indikasi Makar hingga Kepentingan Politik

Selain memberikan bantuan stimulan kepada petani, Presiden Jokowi juga menyerahkan 3.000 sertifikat tanah kepada masyarakat dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Grobogan. Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah menyelesaikan 110 juta sertifikat dari total 126 juta sertifikat tanah di seluruh Indonesia. Meskipun ada keterlambatan akibat pandemi COVID-19, Presiden optimis bahwa sertifikat tanah untuk seluruh tanah air akan selesai pada tahun mendatang.

Presiden menekankan bahwa sertifikat tanah adalah bukti hak hukum atas tanah yang dimiliki oleh masyarakat. Keberadaannya diharapkan dapat mencegah sengketa tanah dan konflik lahan. Namun, Presiden juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat menggunakan sertifikat sebagai agunan pinjaman di bank untuk modal usaha. Perhitungan dan kalkulasi yang cermat sangat diperlukan untuk menghindari masalah keuangan di masa mendatang.

Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kerjanya kali ini, antara lain, Ibu Negara Iriana Jokowi, beberapa menteri, Kepala BNPB Suharyanto, Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, dan Bupati Grobogan Sri Sumarni. (hai)

Topik: Petani

TerkaitBerita

Istri “Matel” Korban Pengeroyokan Oknum Polisi di Kalibata Puas: Divonis 10 Tahun Penjara Lebih Berat dari Tuntutan
Peristiwa

Istri “Matel” Korban Pengeroyokan Oknum Polisi di Kalibata Puas: Divonis 10 Tahun Penjara Lebih Berat dari Tuntutan

oleh Editor : Affandy
6 November 2026
Komnas HAM Keluarkan 6 Rekomendasi Terkait Bencana Karhutla: Tegaskan Penegakan Hukum Korporasi dan Hak Warga
Nasional

Komnas HAM Keluarkan 6 Rekomendasi Terkait Bencana Karhutla: Tegaskan Penegakan Hukum Korporasi dan Hak Warga

oleh Editor : Affandy
6 November 2026
Motif Penyadapan Ilegal Presiden Ditelaah: Dari Indikasi Makar hingga Kepentingan Politik
Nasional

Motif Penyadapan Ilegal Presiden Ditelaah: Dari Indikasi Makar hingga Kepentingan Politik

oleh Editor : Affandy
6 November 2026
Dua Naskah Kuno Indonesia Masuk Register Ingatan Dunia UNESCO Asia Pasifik
Nasional

Dua Naskah Kuno Indonesia Masuk Register Ingatan Dunia UNESCO Asia Pasifik

oleh Editor : Akula
6 November 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Perjalanan Baru Dewi Andarini, Dari Vokalis Latar Menuju Panggung Utama Lewat EP Damusin

Perjalanan Baru Dewi Andarini, Dari Vokalis Latar Menuju Panggung Utama Lewat EP Damusin

6 November 2026
Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta Setelah 18 Bulan Investigasi

Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta Setelah 18 Bulan Investigasi

6 November 2026
Bermain Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Ruang bagi Anak untuk Berkreasi dan Berimajinasi

Bermain Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Ruang bagi Anak untuk Berkreasi dan Berimajinasi

6 November 2026
Mengenal Rhabdomyolysis: Kondisi Medis Serius Pemicu Meninggalnya Pelari Maraton 24 Tahun

Mengenal Rhabdomyolysis: Kondisi Medis Serius Pemicu Meninggalnya Pelari Maraton 24 Tahun

6 November 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5253 shares
    Share 2101 Tweet 1313
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Gandeng 3 Kementerian, SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Buka Jaringan B2B Global

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Marc Marquez Berpeluang Kunci Gelar Juara Dunia MotoGP 2026

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Saham RANS Entertainmen Anjlok ke Rp 96 per Saham, Melorot Jauh dari Harga IPO

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya