Selasa, 21 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Pihak Sarwendah Ternyata Diam-Diam Sudah Gerilya ke KPAI Lebih Dulu, Ini Faktanya

Editor : Akula oleh Editor : Akula
25 Juni 2026
in Film dan Musik
A A
0
Pihak Sarwendah Ternyata Diam-Diam Sudah Gerilya ke KPAI Lebih Dulu, Ini Faktanya

Terbongkar fakta mengejutkan dari perceraian Ruben Onsu dan Sarwendah. Sarwendah yang lebih dulu bergerak gerilya menyambangi KPAI demi lindungi anak-anak. (Foto: AKULA) 

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – ​Sorotan tajam media hiburan tanah air kembali tertuju pada prahara pasca-perceraian pasangan selebritas Ruben Onsu dan Sarwendah. Selama ini, opini publik meyakini bahwa pihak Ruben Onsu merupakan pihak pertama yang mengambil langkah hukum dengan mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada Senin, 22 Juni 2026 lalu. Namun, sebuah fakta baru yang mengejutkan akhirnya terungkap secara gamblang ke permukaan, sekaligus mematahkan seluruh asumsi keliru yang beredar di masyarakat mengenai siapa sesungguhnya yang lebih dahulu mencari perlindungan hukum bagi masa depan buah hati mereka.

​Pihak Sarwendah secara mengejutkan membongkar strategi hukum yang sengaja mereka jalankan secara rapi tanpa terendus oleh media massa. Ternyata, mantan personil Cherrybelle tersebut telah melakukan pergerakan hukum senyap demi melindungi privasi anak-anaknya. Langkah taktis yang dilakukan secara diam-diam ini justru mendahului kedatangan resmi Ruben Onsu yang kala itu hadir di kantor KPAI dengan pengawalan ketat di bawah sorotan lampu kamera para wartawan.

​Melalui jajaran tim kuasa hukumnya, Sarwendah diketahui sudah melayangkan surat permohonan resmi kepada KPAI satu hari sebelum Ruben tiba di sana, tepatnya pada Minggu, 21 Juni 2026. Tidak berhenti sampai di situ, pada keesokan harinya, yakni Senin pagi, tim hukum Sarwendah juga memperkuat langkah tersebut dengan mengirimkan berkas laporan resmi melalui sistem pengaduan daring tepat sebelum sang mantan suami menginjakkan kakinya di lembaga negara tersebut.

​”Perlu kami sampaikan bahwa sebelum pihak RO (Ruben Onsu) dan kuasa hukum hadir di KPAI tanggal 22 pukul 10.30 pagi, sebenarnya kami telah mengirimkan surat ke KPAI tertanggal 21 Juni dengan agenda meminta audiensi. Lalu kami juga melakukan pengaduan tanggal 22 pagi jam 10.00,” beber kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu di KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2026).

Artikel Terkait

Krishna Sakti, Penyanyi Muda Asal Pati  Sabet Penghargaan di Anak Indonesia Awards 2026

“Munafik: Melawan Iblis” Siap Teror Bioskop Indonesia

​Tika Bravani Kenalkan Dunia Seni Peran ke Anak Lewat Teater Musikal ‘Fantasy Land’

​Langkah hukum senyap ini sengaja dipilih oleh pihak Sarwendah bukan tanpa alasan mendasar yang kuat. Kebijakan untuk bergerak secara mandiri tanpa adanya publikasi masif ditujukan murni demi menjaga kondisi psikologis serta ketenangan mental buah hati mereka yang masih berusia di bawah umur. Pihak Sarwendah tidak menginginkan urusan internal keluarga ini bertransformasi menjadi konsumsi publik yang liar dan berpotensi merusak tumbuh kembang anak-anak.

​Selain meluruskan polemik mengenai garis waktu pelaporan ke KPAI, sang pengacara juga secara tegas menepis rumor miring yang menuduh kliennya sengaja mempersulit ruang gerak Ruben Onsu untuk bertemu anak-anak. Sebagai bukti nyata sikap kooperatif serta kebesaran hati Sarwendah, Chris menceritakan momen penting saat anak-anak mereka baru saja mendarat dari Singapura langsung diboyong menuju bandara internasional hanya demi memberikan kesempatan berharga bagi Ruben untuk berpamitan sebelum bertolak melaksanakan ibadah umrah ke tanah suci bersama ibunya.

​”Kemarin pertemuan dengan RO itu situasi kebesaran hati Sarwendah ya. Karena apa? Anaknya dari Singapura datang, kalau tidak salah jam 3 sore sudah sampai. Tetapi tahu bapaknya akan flight umrah bersama ibunya, ditunggulahlah biar bisa bertemu bapaknya. Artinya pertemuan itu sebenarnya sederhana dan mudah, tidak sulit,” kata Chris menyayangkan adanya isu miring tersebut.

​Perjalanan pencarian perlindungan hukum bagi Sarwendah tidak berhenti di koridor KPAI saja. Pada hari berikutnya, tepatnya pada Selasa, 23 Juni 2026, ibu tiga anak ini juga mendatangi Komnas Perempuan untuk melakukan sesi konsultasi mendalam mengenai dinamika perjalanan rumah tangganya yang penuh liku dari awal hingga proses perceraian. Lembaga independen tersebut membenarkan kehadiran Sarwendah murni sebagai hak konstitusional seorang warga negara perempuan yang membutuhkan kepastian perlindungan.

​Menyikapi perkembangan situasi yang dirasa semakin memanas, tim advokat Sarwendah menegaskan komitmen mereka untuk tidak lagi meladeni argumen terbuka di ruang publik dengan pihak pengacara Ruben Onsu. Mereka kini memilih untuk membatasi seluruh pernyataan resmi di hadapan media massa guna menekan angka kegaduhan sekaligus mengutamakan stabilitas emosional anak-anak mereka sebagai prioritas yang paling utama.

​”Kami tidak akan berbalas pantun dengan Bang Minola karena kasihan nanti anak-anak melihatnya, ‘Ini kenapa orang tuanya terus-terusan begini’. Kami serahkan sepenuhnya kepada lembaga yang pas untuk menilai secara objektif,” tandas Chris Sam Siwu.

Topik: berita hiburanChris Sam SiwuKabar SelebritiKomnas PerempuanKPAIPerceraian Artisruben onsuSarwendah

TerkaitBerita

Krishna Sakti, Penyanyi Muda Asal Pati  Sabet Penghargaan di Anak Indonesia Awards 2026
Film dan Musik

Krishna Sakti, Penyanyi Muda Asal Pati  Sabet Penghargaan di Anak Indonesia Awards 2026

oleh Editor : Akula
20 Juli 2026
GENRE HOROR: Para aktor dan aktris "Munafik: Melawan Iblis" meluncurkan poster perdana mereka dalam acara peluncuran di TangCity Mall XXI, Kota Tagerang, Banten pada Jumat (17/7/2026). (FOTO: HARIS SUNANDAR/KORANINDOPOS.COM)
Film dan Musik

“Munafik: Melawan Iblis” Siap Teror Bioskop Indonesia

oleh Editor : Memoarto
20 Juli 2026
​Tika Bravani Kenalkan Dunia Seni Peran ke Anak Lewat Teater Musikal ‘Fantasy Land’
Film dan Musik

​Tika Bravani Kenalkan Dunia Seni Peran ke Anak Lewat Teater Musikal ‘Fantasy Land’

oleh Editor : Akula
20 Juli 2026
Warga Australia Panik hingga Jadi Cameo Gratisan, Intip Cerita Seru Indah Permatasari dan Achmad Megantara Syuting ‘Ibadah & Cinta’ di Melbourne
Film dan Musik

Warga Australia Panik hingga Jadi Cameo Gratisan, Intip Cerita Seru Indah Permatasari dan Achmad Megantara Syuting ‘Ibadah & Cinta’ di Melbourne

oleh Editor : Akula
20 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

IMI

Bamsoet: Java Drag Record Series 2026 Perkuat Pembinaan Pembalap dan Gerakkan Ekonomi Daerah

20 Juli 2026
DIPLOMATIK: KBRI Indonesia di Kyiv, Ukraina telah menyampaikan nota diplomatik RI ke Kemenlu Armenia terkait kematian seorang WNI asal Maros, Sulawesi Selatan. (Foto: Kementerian Luar Negeri RI)

RI Kirim Nota Diplomatik Ke Kemlu Armenia Terkait WNI Tewas Dibunuh

21 Juli 2026
HASIL TANGKAPAN: Polres Bogor membongkar dua gudang penyimpanan besar Obat Keras Terbatas (OKT) di kawasan Rancabungur dan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: Dok/Istimewa/Detik.com)

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Gunung Putri Bogor

21 Juli 2026
GAGAL JUARA: Lionel Messi tertunduk lesu usai Timnas Argentina kebobolan di final Piala Dunia 2026. (Foto: (c) AP Photo/Ashley Landis)

Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

21 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3969 shares
    Share 1588 Tweet 992
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    566 shares
    Share 226 Tweet 142
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • PERPUHA Dukung Pemindahan Penerbangan Umrah ke Terminal 2 Soekarno-Hatta

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya