koranindopos.com – Jakarta. Real Madrid kembali gagal meraih hasil maksimal usai menelan kekalahan tipis 0-1 dari Getafe pada lanjutan La Liga 2025/2026, Selasa (3/3/26). Bermain di hadapan publik sendiri, Los Blancos tak mampu memanfaatkan dominasi permainan menjadi gol kemenangan.
Sejak peluit awal dibunyikan, Madrid langsung tampil agresif. Mereka mendominasi penguasaan bola dan terus menggempur lini pertahanan Getafe. Serangan demi serangan dibangun melalui permainan cepat dan umpan-umpan pendek yang mencoba membongkar rapatnya barisan belakang tim tamu.
Namun, Getafe datang dengan strategi yang disiplin. Mereka memilih bertahan cukup dalam, menumpuk pemain di area pertahanan sendiri untuk meredam kreativitas lini serang tuan rumah. Pola ini membuat Madrid kesulitan menciptakan peluang benar-benar bersih di depan gawang.
Tak hanya bertahan, Getafe juga beberapa kali melancarkan serangan balik cepat yang cukup merepotkan lini pertahanan Madrid. Transisi cepat dari bertahan ke menyerang menjadi senjata utama tim tamu dalam mencuri peluang.
Petaka bagi Madrid datang di penghujung babak pertama. Penyerang Getafe, Martin Satriano, sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah untuk mencetak gol semata wayang dalam laga ini. Gol tersebut menjadi pembeda sekaligus memberi keunggulan penting bagi Getafe sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, Madrid semakin meningkatkan intensitas serangan. Mereka terus menekan dan mencoba menyamakan kedudukan, tetapi solidnya pertahanan Getafe membuat berbagai peluang yang tercipta gagal berbuah gol. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-1 tetap bertahan untuk kemenangan tim tamu.
Hasil ini membuat Getafe naik ke peringkat ke-11 klasemen La Liga dengan koleksi 32 poin. Sementara itu, Real Madrid harus puas tertahan di posisi kedua dengan raihan 60 poin, sekaligus membuka peluang bagi pesaing di papan atas untuk memangkas jarak dalam perburuan gelar musim ini.(dhil)










