Jumat, 15 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional Politik

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Minta Penjadwalan Ulang Pemeriksaan di KPK

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
6 Januari 2025
in Politik
A A
0
pdip
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjadwalkan ulang pemeriksaannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR terkait Harun Masiku. Hasto meminta pemeriksaan tersebut dilakukan setelah tanggal 10 Januari 2025.

Permintaan penjadwalan ulang ini disampaikan oleh Ketua DPP PDIP, Ronny Talapessy, dalam keterangan pers tertulisnya pada Senin (6/1/2025). Dalam keterangannya, Ronny menegaskan bahwa PDIP dan Hasto Kristiyanto taat pada hukum dan siap mengikuti seluruh proses hukum yang berlaku. Namun, pihaknya memohon agar KPK dapat memberikan waktu lebih lanjut untuk pemeriksaan, setelah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 PDIP yang akan jatuh pada 10 Januari 2025.

“PDIP Perjuangan dan Bapak Hasto Kristiyanto taat pada hukum dan akan mengikuti semua proses hukum, namun kami mohon kepada KPK untuk dapat dijadwalkan ulang setelah tanggal 10 Januari 2025, setelah peringatan HUT PDIP,” ungkap Ronny Talapessy.

Ronny juga menjelaskan bahwa alasan Hasto Kristiyanto tidak bisa memenuhi panggilan KPK pada hari ini adalah karena dia tengah sibuk mengikuti rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan HUT PDIP. PDIP, sebagai partai besar, memang biasanya menggelar berbagai kegiatan penting untuk merayakan ulang tahun partai yang juga menjadi momentum penting bagi pengurus dan kader partai.

Artikel Terkait

Jaga Kekompakan Kader lewat Tur Vespa di Pulau Jawa

SEMMI Tegaskan Komitmen Dukung Pemerintahan Prabowo di Milad ke-70

Sandiaga Uno ke Perindo, Pengamat: Sinyal Pergeseran Politik Baru

Meski demikian, Ronny menyatakan bahwa pihaknya sepenuhnya menyerahkan keputusan mengenai penjadwalan ulang kepada KPK. PDIP tetap menunjukkan sikap kooperatif dalam menyikapi perkara hukum yang sedang menimpa Hasto.

Kasus yang menjerat Hasto Kristiyanto terkait dugaan suap dalam proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR, yang melibatkan Harun Masiku, hingga saat ini masih menjadi perhatian publik. Harun Masiku, yang sempat menjadi calon anggota legislatif dari PDIP, terlibat dalam kasus suap untuk mengatur pergantian antarwaktu di DPR.

Hasto Kristiyanto, sebagai Sekjen PDIP, turut dipanggil oleh KPK dalam kasus ini sebagai tersangka. KPK telah menetapkan beberapa pihak terkait dalam kasus ini, termasuk Harun Masiku yang sebelumnya melarikan diri dan menjadi buronan. Meskipun demikian, PDIP menegaskan akan tetap menghormati proses hukum yang berjalan.

PDIP berharap agar penjadwalan ulang ini dapat dilakukan dengan mempertimbangkan peringatan HUT PDIP yang menjadi momen penting bagi partai tersebut. Meskipun demikian, PDIP tetap berkomitmen untuk mematuhi proses hukum yang sedang berlangsung dan siap untuk mengikuti setiap tahapan pemeriksaan yang diatur oleh KPK.

Dengan adanya permohonan ini, diharapkan dapat tercapai kesepakatan yang baik antara KPK dan PDIP terkait jadwal pemeriksaan Hasto Kristiyanto di kemudian hari.(dhil)

Topik: KPKpdip

TerkaitBerita

SALURKAN HOBI: Para pengurus Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) melakukan konvoi mengendarai Vespa dalam tur bertajuk Vespa BSNPG Tour of Java. (Foto: Dok./BSNPG)
Politik

Jaga Kekompakan Kader lewat Tur Vespa di Pulau Jawa

oleh Editor : Memoarto
13 Mei 2026
SEMMI Tegaskan Komitmen Dukung Pemerintahan Prabowo di Milad ke-70
Nasional

SEMMI Tegaskan Komitmen Dukung Pemerintahan Prabowo di Milad ke-70

oleh Editor : Doe
18 April 2026
Sandiaga Uno
Politik

Sandiaga Uno ke Perindo, Pengamat: Sinyal Pergeseran Politik Baru

oleh Editor : Memoarto
10 November 2025
Ancam Mundur Massal, 24 DPC Deklarasi Tolak Isak Siddik Jadi Ketua DPD 
Politik

Ancam Mundur Massal, 24 DPC Deklarasi Tolak Isak Siddik Jadi Ketua DPD 

oleh Editor : Anggoro
5 November 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

SIAL Interfood 2026 Kembali Hadir di Jakarta, Jadi Barometer Inovasi Pangan Global di Asia Tenggara

SIAL Interfood 2026 Kembali Hadir di Jakarta, Jadi Barometer Inovasi Pangan Global di Asia Tenggara

14 Mei 2026
IKEA

IKEA PS 2026 Tawarkan Desain Fleksibel untuk Kehidupan Modern

14 Mei 2026
SASAR KOMUNITAS: Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan (kiri) dan Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Prof. Dr. dr. Budi Wiweko bermain padel dalam peluncuran program Youth Sprinter & Sprin Padel Fun Game 2026 di Jalan Pulo Mas, Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur pada Kamis (14/5/2026). (Foto: Dok./POGI)

Tercatat 36 Ribu Kasus Kanker Serviks Baru Setiap Tahun

14 Mei 2026
Hari Pendidikan Nasional Jadi Momentum Kolaborasi Majukan Pendidikan Indonesia

Hari Pendidikan Nasional Jadi Momentum Kolaborasi Majukan Pendidikan Indonesia

14 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3055 shares
    Share 1222 Tweet 764
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    341 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    341 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Menguras Emosi, Leo Pictures Siapkan Series ‘Bunga di Tepi Jurang’ dan Drama Keluarga untuk Tahun 2026

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • APHPI Desak Polda Metro Jaya Segera Tindak Lanjut Kasus Faisal Amsco

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya