Kamis, 10 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Sinergi Literasi Nasional: Tantangan dan Upaya Meningkatkan Akses Pengetahuan di Indonesia

Editor : Akula oleh Editor : Akula
9 Desember 2024
in Nasional, Pendidikan
A A
0
Sinergi Literasi Nasional: Tantangan dan Upaya Meningkatkan Akses Pengetahuan di Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta . Sebagai negara kepulauan dengan populasi yang beragam, Indonesia menghadapi tantangan besar dalam memastikan setiap warganya memiliki kemampuan literasi yang memadai. Literasi, yang mencakup kemampuan membaca, menulis, mengakses, dan mengelola informasi, menjadi landasan penting untuk pembangunan berkualitas. Sayangnya, tingkat literasi di berbagai daerah masih menunjukkan kesenjangan yang signifikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perpustakaan Nasional, Endang Aminudin Aziz, menyoroti pentingnya kolaborasi dalam mendorong Gerakan Literasi Nasional (GLN). “Sejak 2014, GLN telah ditetapkan sebagai program prioritas nasional, namun implementasinya masih terkesan berjalan sendiri-sendiri. Hal ini menghambat pencapaian tujuan bersama,” ujar Endang dalam Seminar Nasional Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB) di Jakarta, Senin (9/12/2024).

Endang menambahkan bahwa inkonsistensi antara rencana dan pelaksanaan program menjadi kendala utama. “Jika kolaborasi antarlembaga tidak berjalan optimal, literasi masyarakat akan stagnan. Ini bisa berdampak pada rendahnya prestasi literasi masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Untuk memperbaiki kondisi tersebut, Endang menekankan pentingnya penyederhanaan konsep literasi agar lebih mudah dipahami dan diterapkan.

Artikel Terkait

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana

“Literasi bukan hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi bagaimana informasi, baik tekstual maupun nontekstual, dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup,” jelasnya.

IMG 20241209 WA0023 1 - Sinergi Literasi Nasional: Tantangan dan Upaya Meningkatkan Akses Pengetahuan di Indonesia

Salah satu inisiatif terbaru Perpustakaan Nasional adalah menyalurkan 1.000 buku bermutu ke setiap perpustakaan desa, kelurahan, dan taman baca. Program ini menciptakan ruang baca yang fleksibel, seperti di balai desa, pos ronda, atau tempat ibadah. Endang mengingatkan agar buku-buku tersebut tidak disimpan di ruang terkunci.

“Buku yang sering dibaca memang bisa rusak, tetapi itulah tujuan utamanya—untuk dibaca. Kita harus mengubah pola pikir ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum GPMB, Herlina Mustikasari, menyoroti disparitas literasi antarwilayah. “Provinsi di Pulau Jawa memiliki akses pendidikan dan teknologi yang lebih baik, sehingga nilai budaya literasinya lebih tinggi dibanding wilayah seperti Papua, di mana akses pendidikan masih terbatas,” ungkapnya.

Herlina juga menyoroti tiga faktor yang menghambat efektivitas GLN, yakni kurangnya kolaborasi antarlembaga, fokus program yang hanya menyentuh bagian tengah dan hilir, serta lemahnya monitoring dan evaluasi program.

Untuk mengatasi hal ini, GPMB mendorong kolaborasi dengan komunitas literasi, organisasi perempuan seperti PKK dan Dharma Wanita, serta lembaga lainnya agar gerakan literasi lebih terarah.

Dalam rangka meningkatkan akses literasi, GPMB juga mendirikan Rumah Literasi di beberapa daerah sebagai pilot project, termasuk di Sidoarjo, Bandung Barat, Sleman, Tangerang Selatan, dan Kepulauan Natuna.

Rumah Literasi ini bertujuan mengajak keluarga untuk aktif dalam kegiatan literasi secara terpadu. “Selama lebih dari dua dekade, GPMB terus berkomitmen berkolaborasi dengan berbagai pihak demi mewujudkan masyarakat yang literat,” pungkas Herlina.

Dengan upaya kolaborasi dan sinergi yang semakin terarah, diharapkan literasi dapat menjadi gerakan nasional yang nyata dan membawa dampak positif bagi seluruh masyarakat Indonesia.

 

Topik: LierasiPerpusnas

TerkaitBerita

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas
Nasional

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

oleh Editor : Akula
9 September 2026
Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan
Peristiwa

Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana
Nasional

432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
Rentetan Bencana Uji Indonesia, Kesiapsiagaan Harus Jadi Prioritas
Nasional

Rentetan Bencana Uji Indonesia, Kesiapsiagaan Harus Jadi Prioritas

oleh Editor : Affandy
9 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

YUK, TULIS OPINI DI INDOPOS

7 September 2026
Dirut LPDB Koperasi Tekankan Pentingnya Penguatan Mitigasi Risiko Sejak Awal

Dirut LPDB Koperasi Tekankan Pentingnya Penguatan Mitigasi Risiko Sejak Awal

9 September 2026
BULOG Distribusikan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

BULOG Distribusikan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

9 September 2026
DEBUT POSITIF: Pemain Real Madrid, Arda Guler. (Foto: (c) Instagram/realmadrid)

Jose Mourinho Sebut Laga Real Madrid Vs Inter Milan Bisa Saja Berakhir 7-6

10 September 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    851 shares
    Share 340 Tweet 213
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4459 shares
    Share 1784 Tweet 1115
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakbar Tewaskan Sekeluarga, Libatkan 5 Kendaraan

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya