Koranindopos.com, SURABAYA– Sirup Siropen Telasih bukan hanya menjadi bagian dari sejarah industri minuman di Surabaya, tetapi juga menyimpan cerita panjang tentang perubahan zaman hingga kini menjadi salah satu destinasi heritage di kawasan Kota Lama.
Simak ulasan Doedoe wartawan koranindopos.com tentang sejarah pabrik sirup Siropen Telasih yang berdiri sejak 1923 ini.
Lebih dari sekadar tempat produksi minuman, Siropen Telasih merupakan saksi perjalanan sejarah Surabaya sejak masa kolonial Belanda, pendudukan Jepang, hingga Indonesia merdeka. Bangunannya yang masih mempertahankan karakter arsitektur lama menjadikan tempat ini memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan dan pencinta sejarah.
Pabrik bersejarah tersebut berada di Jalan Mliwis Nomor 5, kawasan Kota Lama Surabaya.
Sejarah Siropen Telasih bermula pada tahun 1923. Pabrik ini didirikan oleh dua pengusaha asal Belanda, J.C. van Drongelen dan Hellfach.

Foto : Doedoe/koranindopos.com
Pada awal berdirinya, perusahaan tersebut menggunakan nama Limoenfabriek J.C. van Drongelen & Hellfach. Sesuai namanya, pabrik ini memproduksi minuman limun dan sirup yang pada masa itu menjadi bagian dari perkembangan industri minuman di Hindia Belanda.
Salah satu produk yang kemudian dikenal luas adalah sirup bermerek Telasih.
Kehadiran pabrik tersebut menjadi bagian dari perkembangan industri pengolahan minuman di Surabaya yang ketika itu merupakan salah satu kota perdagangan penting di Hindia Belanda.
Tak hanya menghasilkan produk minuman, keberadaan pabrik ini juga menjadi gambaran bagaimana budaya dan teknologi industri Eropa mulai berkembang dan beradaptasi di kota-kota besar Indonesia pada masa kolonial.
Perjalanan Siropen Telasih tidak berhenti pada masa kolonial Belanda. Ketika Jepang menduduki Indonesia pada 1942, pabrik ini mengalami perubahan pengelolaan.
Seperti banyak perusahaan dan fasilitas industri lainnya pada masa itu, pengelolaan pabrik mengalami peralihan. Nama dan kepemilikannya pun sempat berubah mengikuti situasi politik dan ekonomi pada masa pendudukan Jepang.
Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan, aset dan pengelolaan perusahaan kemudian beralih ke tangan pemerintah Indonesia.
Dalam perkembangannya, pengelolaan Siropen Telasih berada di bawah PT Panca Wira Jatim, badan usaha milik daerah Jawa Timur.
Perjalanan panjang tersebut membuat Siropen Telasih bukan hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga nilai sejarah yang kuat.
Bangunan Tua yang Menjadi Saksi Zaman salah satu daya tarik utama Siropen Telasih adalah bangunannya.
Meski telah melewati perjalanan lebih dari satu abad, bangunan pabrik masih mempertahankan karakter arsitektur klasiknya. Dinding dan struktur bangunan tua memberikan gambaran mengenai wajah kawasan industri Surabaya pada masa kolonial.
Kini, bangunan tersebut menjadi salah satu bangunan yang memiliki nilai cagar budaya di Kota Surabaya.
Bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Kota Lama, keberadaan Siropen Telasih menawarkan pengalaman berbeda. Di sini, sejarah tidak hanya dapat dibaca melalui buku atau papan informasi, tetapi juga dapat dilihat melalui bangunan yang masih berdiri dan aktivitas produksi yang tetap berlangsung.
Tradisi Sirup yang Tetap Bertahan, menariknya, usia yang panjang tidak membuat Siropen Telasih berhenti berproduksi.
Dengan nama Siropen Heritage atau Siropen Telasih, pabrik ini masih menghasilkan berbagai varian sirup dengan cita rasa klasik.
Beberapa produk yang dikenal antara lain Siropen Premium, Gourmet, dan Telasih dengan berbagai pilihan rasa.
Keberlangsungan produksi tersebut menjadi bagian penting dari cerita Siropen Telasih. Di tengah perubahan selera konsumen dan munculnya berbagai merek minuman modern, tradisi membuat sirup dengan karakter klasik tetap dipertahankan.
Bagi sebagian masyarakat Surabaya, Siropen Telasih bahkan bukan sekadar produk minuman. Rasanya menjadi bagian dari memori masa lalu dan perjalanan antargenerasi.
Dari Pabrik Tua Menjadi Destinasi Heritage
Perkembangan kawasan Kota Lama Surabaya turut memberikan ruang baru bagi Siropen Telasih untuk dikenal oleh generasi yang lebih muda.
Kawasan Kota Lama kini semakin banyak dikunjungi wisatawan yang ingin menikmati suasana kota tua sekaligus menelusuri jejak sejarah Surabaya. Siropen Telasih menjadi salah satu titik yang menarik untuk dikunjungi karena memiliki kombinasi antara sejarah, arsitektur, dan produk lokal.
Wisatawan tidak hanya datang untuk melihat bangunan tua, tetapi juga mencari produk sirup sebagai oleh-oleh khas Surabaya.
Di sinilah nilai heritage Siropen Telasih terasa kuat. Sebuah industri yang lahir pada masa kolonial mampu bertahan melewati pergantian zaman dan tetap hadir dalam kehidupan masyarakat hingga hari ini.
Manisnya Sejarah yang Tak Lekang Zaman
Perjalanan Siropen Telasih selama lebih dari 100 tahun merupakan cerita tentang ketahanan sebuah usaha sekaligus perubahan sebuah kota.
Dari sebuah pabrik bernama Limoenfabriek J.C. van Drongelen & Hellfach pada 1923, melewati masa pendudukan Jepang, kemudian memasuki era Indonesia merdeka, hingga kini dikenal sebagai Siropen Heritage, perjalanan panjang itu menjadi bagian dari sejarah industri Surabaya.
Bangunannya menjadi saksi bisu perubahan zaman, sementara produk sirupnya menjadi penghubung antara masa lalu dan masa kini.
Di tengah revitalisasi Kota Lama Surabaya, Siropen Telasih mengingatkan bahwa warisan kota bukan hanya berupa gedung-gedung tua. Ada pula tradisi, produk, cerita, dan ingatan kolektif yang terus hidup dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Siropen Telasih adalah sepotong sejarah Surabaya yang dapat dinikmati bukan hanya dengan mata, tetapi juga dengan cita rasa. (doe)










