Koranindopos.com – Jakarta – Siswi SMA berinisial FR yang sempat dilaporkan hilang setelah pergi bersama pria yang baru dikenalnya, HA, akhirnya ditemukan di Stasiun Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
FR sebelumnya tidak diketahui keberadaannya selama hampir tiga hari. Ia ditemukan pada Senin (31/8/2026) malam setelah menghubungi kakaknya menggunakan telepon milik seorang perempuan yang berada di Stasiun Cikarang.
Namun, setelah FR kembali ke rumah, keluarga mendapati sejumlah barang miliknya tidak ada. Barang tersebut di antaranya iPad, ponsel, dan kartu Program Indonesia Pintar (PIP).
Keluarga hingga kini belum mengetahui secara pasti bagaimana barang-barang tersebut bisa hilang. Ayah FR, Rahmat, mengatakan pihak keluarga juga masih mengecek status kartu PIP milik anaknya.
“Belum dicek PIP apakah udah cair, tapi kemungkinan besar iPad dan lain-lain diambil oleh si HA,” kata Rahmat saat ditemui Kompas.com di rumahnya, Rabu (2/9/2026) malam.
FR ditemukan setelah menghubungi kakaknya melalui telepon milik seorang perempuan di Stasiun Cikarang.
Ibu FR, Eutik, mengatakan anaknya meminta segera dijemput karena mengaku sudah kelelahan setelah berada di luar rumah selama beberapa hari.
“Aku mau pulang Kak, jemput aku sekarang, aku capek,” kata Eutik menirukan pesan yang disampaikan FR kepada kakaknya.
Keluarga kemudian melakukan panggilan video untuk memastikan bahwa orang yang menghubungi mereka benar-benar FR.
Setelah identitas FR dipastikan, perempuan yang saat itu berada bersamanya membantu mengantarkan FR menggunakan kereta hingga akhirnya bertemu dengan keluarganya di Stasiun Matraman, Jakarta Timur.
Eutik mengatakan kondisi fisik FR saat kembali ke rumah dalam keadaan baik. Meski demikian, FR belum banyak menceritakan mengenai perjalanan yang dialaminya selama tidak diketahui keberadaannya.
“Alhamdulillah anak saya sekarang udah ketemu, tidak kurang satu apa pun,” ujar Eutik.
Kepada keluarga, FR hanya memberikan keterangan singkat bahwa dirinya sempat berada di Bandung sebelum kemudian menuju Cikarang melalui Terminal Leuwi Panjang.
Keluarga masih belum mengetahui secara pasti bagaimana FR dapat berpindah dari Bandung hingga akhirnya berada di Stasiun Cikarang.
“Enggak (belum ada cerita bagaimana FR sampai Bandung) tiba-tiba ada di Stasiun Cikarang aja,” kata Eutik.
Saat tiba di rumah, FR disebut berada dalam kondisi seperti kebingungan atau linglung.
Kondisi tersebut membuat keluarga belum mendapatkan informasi secara lengkap mengenai apa yang dialami FR selama hampir tiga hari berada di luar rumah.
Keluarga juga masih berupaya mengetahui keberadaan barang-barang milik FR yang hilang, termasuk iPad, ponsel, dan kartu PIP.
Hingga saat ini, dugaan bahwa barang-barang tersebut diambil oleh HA masih merupakan dugaan dari pihak keluarga dan belum dapat dipastikan.
Keluarga kini dapat bernapas lega setelah FR berhasil ditemukan dan kembali ke rumah. Namun, mereka masih menunggu penjelasan lebih lengkap mengenai perjalanan FR selama menghilang serta bagaimana barang-barang miliknya bisa tidak lagi ditemukan setelah ia kembali.(Dhil/kmps)










