Sabtu, 15 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

SPMB Tahap 2 dan Program PAPS Berjalan Bersamaan di SMK Negeri 4 Kota Bogor

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
4 Juli 2025
in Megapolitan
A A
0
SMK Negeri 4 Kota Bogor
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – BOGOR. SMK Negeri 4 Kota Bogor menjalankan dua program penting secara bersamaan, yakni Tahap 2 Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dan Program Pencegahan Anak Putus Sekolah (PAPS). Program PAPS merupakan inisiatif Gubernur Jawa Barat yang bertujuan untuk memastikan seluruh anak usia sekolah, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu, tetap dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA atau SMK.

Mulyadi, Ketua Panitia SPMB SMK Negeri 4 Kota Bogor,
Mulyadi, Ketua Panitia SPMB SMK Negeri 4 Kota Bogor,

Ketua Panitia SPMB SMK Negeri 4 Kota Bogor, Mulyadi, menjelaskan bahwa pelaksanaan PAPS ini bukan bagian dari SPMB, meski dilakukan pada waktu yang bersamaan. “Program PAPS ini langsung dari Pak Gubernur, dan harapannya tidak ada lagi anak-anak di Jawa Barat yang putus sekolah,” ujarnya kepada koranindopos.

Mulyadi menambahkan, program ini sangat penting terutama bagi siswa yang tidak lolos dalam seleksi SPMB tahap pertama maupun kedua. Terutama bagi mereka yang berdomisili dekat dengan sekolah atau satu kecamatan, masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan berasal dari keluarga tidak mampu.

“Anak-anak yang tidak diterima pada Tahap 1 dan 2, khususnya yang tinggal di sekitar sekolah, harus tetap sekolah. Mereka harus masuk data DTKS, dan tetap mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan. Tapi tetap, ini tergantung pada daya tampung sekolah. Satu kelas maksimal diisi 50 murid, tergantung luas ruang kelas,” jelasnya.

Artikel Terkait

Kasus ISPA di Tangsel Capai 124.688 hingga Minggu ke-30, Dinkes Beri Penjelasan

Hiasan Serba Merah Putih Untuk Hadirkan Semangat Pejuang di Ruang Publik

Generasi Burgeract Hadapi Haters hingga Keterbatasan Alat Saat Benahi Fasilitas Publik di Bekasi

Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh anak bisa melanjutkan pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta. “Masuk sekolah negeri atau swasta itu sama saja, yang penting tetap sekolah. Tapi kalau semua ingin masuk negeri, berarti pemerintah harus membangun sekolah baru, karena jumlah anak usia sekolah di Bogor Selatan sangat banyak,” tutup Mulyadi.

Dengan sinergi antara SPMB Tahap 2 dan PAPS, diharapkan tidak ada anak yang tertinggal dari akses pendidikan menengah, dan pemerintah daerah semakin tanggap terhadap kebutuhan pendidikan masyarakat. (iyn)

Topik: SMK Negeri 4 Kota Bogor

TerkaitBerita

Kasus ISPA di Tangsel Capai 124.688 hingga Minggu ke-30, Dinkes Beri Penjelasan
Megapolitan

Kasus ISPA di Tangsel Capai 124.688 hingga Minggu ke-30, Dinkes Beri Penjelasan

oleh Editor : Affandy
15 Agustus 2026
TEMA KEMERDEKAAN: Petugas Kantor Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Sudin Dukcapil) Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta, memberikan pelayanan dengan atribut serba merah putih dalam rangka menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan RI. (Foto: Dok./Sudin Dukcapil Kabupaten Kepulauan Seribu)
Megapolitan

Hiasan Serba Merah Putih Untuk Hadirkan Semangat Pejuang di Ruang Publik

oleh Editor : Memoarto
15 Agustus 2026
Generasi Burgeract Hadapi Haters hingga Keterbatasan Alat Saat Benahi Fasilitas Publik di Bekasi
Megapolitan

Generasi Burgeract Hadapi Haters hingga Keterbatasan Alat Saat Benahi Fasilitas Publik di Bekasi

oleh Editor : Affandy
14 Agustus 2026
TPS Liar Cilincing Jadi Sumber Penghidupan Ratusan Warga, Pemulung Bertahan di Tengah Tumpukan Sampah
Megapolitan

TPS Liar Cilincing Jadi Sumber Penghidupan Ratusan Warga, Pemulung Bertahan di Tengah Tumpukan Sampah

oleh Editor : Affandy
13 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya