Jumat, 14 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Generasi Burgeract Hadapi Haters hingga Keterbatasan Alat Saat Benahi Fasilitas Publik di Bekasi

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
14 Agustus 2026
in Megapolitan
A A
0
Generasi Burgeract Hadapi Haters hingga Keterbatasan Alat Saat Benahi Fasilitas Publik di Bekasi

Foto: dok. tim burgeract

Share on FacebookShare on Twitter
Koranindopos.com – JAKARTA – Aksi sosial Generasi Burgeract memperbaiki jalan rusak, membersihkan halte, hingga membuat fasilitas sederhana untuk masyarakat di Kota Bekasi mendapat banyak apresiasi. Namun, di balik kegiatan tersebut, kelompok pemuda ini juga menghadapi berbagai tantangan.

Salah satunya adalah munculnya komentar negatif dari sejumlah pihak yang mempertanyakan alasan mereka melakukan kegiatan tersebut. Ada pula anggapan bahwa memperbaiki fasilitas umum bukan merupakan tugas mereka.

Salah satu anggota Generasi Burgeract, Geraldi Weimy (24), mengatakan komentar negatif merupakan hal yang tidak dapat sepenuhnya dihindari. Kendati demikian, hal tersebut tidak membuat mereka mengurungkan niat untuk terus melakukan kegiatan sosial.

“Untuk komentar negatif pasti ada aja, tapi balik lagi ke tujuan utama. Selagi apa yang kita lakukan tidak merugikan dan masih melakukan hal yang positif, komentar negatif atau haters bukan menjadi masalah utama yang membuat kita untuk berhenti,” ujar Geraldi kepada Kompas.com, Kamis (13/8/2026).

Di tengah komentar negatif, dukungan masyarakat justru menjadi energi tambahan bagi Generasi Burgeract untuk melanjutkan aksi mereka.

Menurut Geraldi, dukungan tersebut tidak hanya diberikan dalam bentuk ucapan atau apresiasi. Sejumlah warga bahkan bersedia ikut turun langsung ketika proses perbaikan dilakukan.

Artikel Terkait

TPS Liar Cilincing Jadi Sumber Penghidupan Ratusan Warga, Pemulung Bertahan di Tengah Tumpukan Sampah

The Sounds Project Kecam Challenge Al-Qur’an Berhadiah Miras, Sponsor Diminta Bertanggung Jawab

Polisi Kembali Olah TKP di Sekolah Swasta Jaksel, Sejumlah Barang Mencurigakan Diamankan

“Banyak orang dan warga yang support bahkan sampai ada yang mau ikut langsung pada saat kita eksekusi,” katanya.

Keterlibatan warga tersebut membuat para anggota Generasi Burgeract merasa kegiatan yang mereka lakukan memang memberikan manfaat secara langsung bagi lingkungan sekitar.

Meski demikian, Geraldi berharap dukungan terhadap gerakan sosial tersebut tidak berhenti pada apresiasi. Ia juga ingin pemerintah daerah turut mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan berbagai persoalan fasilitas publik.

“Kami lebih senang jika pemerintah setempat mengapresiasi juga dengan cara membenahi permasalahan yang ada,” ujarnya.

Selain menghadapi komentar negatif, Generasi Burgeract juga harus berhadapan dengan keterbatasan peralatan ketika menjalankan aksi di lapangan.

Geraldi menyebut perlengkapan yang belum memadai menjadi salah satu kendala yang perlu mereka perhatikan. Faktor keselamatan juga menjadi pertimbangan, terutama ketika kegiatan dilakukan di lokasi yang memiliki risiko terhadap para anggota.

“Sejauh ini untuk kendala seperti alat perlengkapan yang mungkin belum memadai, faktor keselamatan, dan kekhawatiran keluarga pada saat kami bekerja,” kata Geraldi.

Kondisi tersebut membuat setiap kegiatan perlu dipersiapkan dengan matang agar aksi sosial yang dilakukan tidak justru menimbulkan risiko bagi para anggota.

Tantangan lainnya datang dari persoalan waktu. Para anggota Generasi Burgeract bukan hanya menjalankan kegiatan sosial, tetapi juga memiliki pekerjaan, keluarga, serta aktivitas pribadi masing-masing.

Karena itu, kegiatan sosial harus disesuaikan dengan kesibukan para anggota. Bahkan, beberapa keperluan pribadi terkadang harus dikesampingkan agar aksi tetap dapat terlaksana.

“Untuk masalah waktu, pasti ada beberapa keperluan pribadi yang memang kita harus kesampingkan, dan kami selalu bikin jadwal H-7,” ujar Geraldi.

Dengan membuat jadwal sejak beberapa hari sebelumnya, para anggota dapat mengatur waktu dan memastikan jumlah personel yang dibutuhkan tersedia ketika kegiatan berlangsung.

Bagi Generasi Burgeract, aksi memperbaiki jalan rusak maupun membersihkan fasilitas publik bukan dimaksudkan untuk mengambil alih kewajiban pemerintah. Gerakan tersebut lebih menjadi bentuk kepedulian anak muda terhadap kondisi lingkungan di sekitar mereka.

Komentar mengenai apakah kegiatan tersebut merupakan tugas mereka pun tidak menjadi alasan untuk berhenti.

Mereka memilih tetap bergerak selama kegiatan yang dilakukan bersifat positif, tidak merugikan pihak lain, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Gerakan seperti Generasi Burgeract sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian terhadap fasilitas publik dapat tumbuh dari masyarakat. Namun, dukungan warga dan komunitas diharapkan tetap berjalan beriringan dengan tanggung jawab pemerintah untuk memastikan fasilitas umum berada dalam kondisi aman dan layak digunakan.(dhil/kmps)

Topik: Bekasigenerasi burgeract

TerkaitBerita

TPS Liar Cilincing Jadi Sumber Penghidupan Ratusan Warga, Pemulung Bertahan di Tengah Tumpukan Sampah
Megapolitan

TPS Liar Cilincing Jadi Sumber Penghidupan Ratusan Warga, Pemulung Bertahan di Tengah Tumpukan Sampah

oleh Editor : Affandy
13 Agustus 2026
The Sounds Project Kecam Challenge Al-Qur’an Berhadiah Miras, Sponsor Diminta Bertanggung Jawab
Megapolitan

The Sounds Project Kecam Challenge Al-Qur’an Berhadiah Miras, Sponsor Diminta Bertanggung Jawab

oleh Editor : Affandy
12 Agustus 2026
Polisi Kembali Olah TKP di Sekolah Swasta Jaksel, Sejumlah Barang Mencurigakan Diamankan
Megapolitan

Polisi Kembali Olah TKP di Sekolah Swasta Jaksel, Sejumlah Barang Mencurigakan Diamankan

oleh Editor : Affandy
11 Agustus 2026
Kronologi Penumpang Perempuan Diduga Dilecehkan Sopir Taksi Online di Jakbar, Modus Pinjam Ponsel
Megapolitan

Kronologi Penumpang Perempuan Diduga Dilecehkan Sopir Taksi Online di Jakbar, Modus Pinjam Ponsel

oleh Editor : Affandy
11 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

The Script Umumkan Konser Jakarta 2027

The Script Umumkan Konser Jakarta 2027

14 Agustus 2026
Melihat Catatan Perjuangan Bangsa dalam Pameran Perpusnas

Melihat Catatan Perjuangan Bangsa dalam Pameran Perpusnas

14 Agustus 2026
Dua Kapal Tradisional Terbakar di Muara Baru Jakut, 11 Unit Damkar Dikerahkan

Dua Kapal Tradisional Terbakar di Muara Baru Jakut, 11 Unit Damkar Dikerahkan

14 Agustus 2026
Delapan Tersangka Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin Tiba di Bareskrim Polri

Delapan Tersangka Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin Tiba di Bareskrim Polri

14 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4338 shares
    Share 1735 Tweet 1085
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Manchester United Bakal Lepas 4 Pemain di Bursa Transfer Musim Panas

    318 shares
    Share 127 Tweet 80
  • Kasus COVID-19 di Taiwan Melonjak, Hampir 19 Ribu Kunjungan Tercatat dalam Sepekan

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Truk Polisi Bawa Siswa dan Guru SMAN 79 Kecelakaan di Cawang, Sopir Diduga Mengantuk

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya