Selasa, 11 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Kronologi Penumpang Perempuan Diduga Dilecehkan Sopir Taksi Online di Jakbar, Modus Pinjam Ponsel

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
11 Agustus 2026
in Megapolitan
A A
0
Kronologi Penumpang Perempuan Diduga Dilecehkan Sopir Taksi Online di Jakbar, Modus Pinjam Ponsel

Foto: dok. kompas.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Seorang perempuan berinisial SN diduga mengalami pelecehan seksual oleh seorang sopir taksi online (taksol) saat dalam perjalanan menuju wilayah Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat.

Kekasih korban, Hanif, menceritakan peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (6/8/2026) sore. Saat itu, SN memesan layanan taksi online dari kawasan Petukangan, Jakarta Selatan, menuju Jembatan Besi, Tambora.

“Nah, dalam proses perjalanan itu, tiba-tiba pacar saya itu mengalami pelecehan,” kata Hanif saat dihubungi, Senin (10/8/2026).

Menurut Hanif, sopir taksi online berinisial ARA diduga melakukan pelecehan dengan modus berpura-pura mengalami masalah pada aplikasi Google Maps di ponselnya.

Artikel Terkait

Polisi Kembali Olah TKP di Sekolah Swasta Jaksel, Sejumlah Barang Mencurigakan Diamankan

PT NSHE dan Upaya Merawat Harmoni Lingkungan di Tengah Pembangunan PLTA Batangtoru

Sedimen Lumpur Tutup 90 Persen Saluran di Pesanggrahan Jaksel, 500 Personel Dikerahkan

Pada awal perjalanan, SN duduk di bangku belakang kendaraan. Namun, sopir kemudian meminta korban berpindah ke bangku depan.

Setelah SN duduk di kursi depan, sopir tersebut disebut meminjam ponsel milik korban dengan alasan ingin melihat peta digital. Sopir mengaku aplikasi peta pada ponselnya mengalami gangguan.

Dalam perjalanan, sopir juga mengajak SN berbincang. Menurut Hanif, percakapan tersebut sempat membahas persoalan keluarga yang dialami korban.

“Diajak ngobrol nih pacar saya, awal ngobrol cerita tentang kisah keluarganya lagi carut-marut gitu. Terus tiba-tiba tangan pacar saya itu ditarik, lalu dicium tangannya,” ujar Hanif.

SN disebut langsung berusaha melakukan perlawanan setelah tindakan tersebut. Korban juga berupaya menghubungi Hanif untuk meminta bantuan.

Perjalanan kemudian berlanjut hingga kawasan Jalan Raya Joglo. Di lokasi tersebut, sopir sempat menghentikan kendaraan untuk mengisi kartu e-Toll sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Menurut Hanif, setelah perjalanan kembali dilanjutkan, sopir kembali menggunakan alasan aplikasi peta bermasalah.

Dalam kondisi tersebut, korban disebut kembali mengalami tindakan yang diduga sebagai pelecehan. Hanif mengatakan sopir sempat menyentuh bagian paha korban ketika berpura-pura melihat peta melalui ponsel.

“Dapat lagi itu (pelecehan). Ketika sambil lihat maps itu, dia sambil memegang pahanya, paha pacar saya,” ungkap Hanif.

SN disebut kembali berusaha melawan dan memperingatkan sopir agar tidak melakukan tindakan tersebut.

“Pacar saya sempat ngelawan, katanya ‘jangan, nanti saya bilangin sama pacar saya’,” tutur Hanif.

Kasus dugaan pelecehan tersebut kemudian menjadi perhatian setelah pihak korban menceritakan kejadian yang dialaminya. Penanganan perkara selanjutnya diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai rangkaian peristiwa serta memastikan hak korban tetap terlindungi.

Identitas korban ditulis menggunakan inisial untuk menjaga privasinya, sementara terduga pelaku disebut berinisial ARA.(dhil/kmps)

Topik: kronologipelecehan

TerkaitBerita

Polisi Kembali Olah TKP di Sekolah Swasta Jaksel, Sejumlah Barang Mencurigakan Diamankan
Megapolitan

Polisi Kembali Olah TKP di Sekolah Swasta Jaksel, Sejumlah Barang Mencurigakan Diamankan

oleh Editor : Affandy
11 Agustus 2026
PT NSHE dan Upaya Merawat Harmoni Lingkungan di Tengah Pembangunan PLTA Batangtoru
Megapolitan

PT NSHE dan Upaya Merawat Harmoni Lingkungan di Tengah Pembangunan PLTA Batangtoru

oleh Editor : Affandy
10 Agustus 2026
Sedimen Lumpur Tutup 90 Persen Saluran di Pesanggrahan Jaksel, 500 Personel Dikerahkan
Megapolitan

Sedimen Lumpur Tutup 90 Persen Saluran di Pesanggrahan Jaksel, 500 Personel Dikerahkan

oleh Editor : Affandy
10 Agustus 2026
Temuan 111 Cartridge Etomidate di Penjaringan Ungkap Sabu Eceran, Dijual Mulai Rp100 Ribu
Megapolitan

Temuan 111 Cartridge Etomidate di Penjaringan Ungkap Sabu Eceran, Dijual Mulai Rp100 Ribu

oleh Editor : Affandy
9 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Polisi Kembali Olah TKP di Sekolah Swasta Jaksel, Sejumlah Barang Mencurigakan Diamankan

Polisi Kembali Olah TKP di Sekolah Swasta Jaksel, Sejumlah Barang Mencurigakan Diamankan

11 Agustus 2026
Enam Provinsi Jadi Wilayah Paling Rawan Karhutla, Pemerintah Kerahkan 43 Helikopter

Enam Provinsi Jadi Wilayah Paling Rawan Karhutla, Pemerintah Kerahkan 43 Helikopter

11 Agustus 2026
KASUS TPPU: Kejagung usut TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah. (Foto: ANTARA FOTO/)

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Emas 74 Kg dan Uang Rp 543 M

11 Agustus 2026
KATA SEPAKAT: Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerima kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih. (Foto Ilustrasi: Twitter/@IsraeliPM)

Senator AS Sebut Trump Telah Kalah Dalam Perang Iran

11 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4292 shares
    Share 1717 Tweet 1073
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 784 Personel Gabungan Disiagakan

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Project Based Learning Belum dan Bukan Pembelajaran Mendalam

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya