Koranindopos.com – JAKARTA – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk kepolisian yang membawa rombongan siswa dan guru SMA Negeri 79 Jakarta Selatan terjadi di kawasan Cawang UKI, Jakarta Timur, Sabtu (8/8/2026).
Kecelakaan tersebut diduga dipicu oleh sopir truk yang berada di bagian depan mengantuk saat mengemudikan kendaraan.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, truk pertama menabrak pembatas beton sebelum kemudian ditabrak oleh truk yang berada di belakangnya.
“Supir armada truk kepolisian yang membawa siswa-siswi SMAN 79 diduga mengantuk. Jumlah truk yang terlibat laka ada dua,” kata Budi kepada Kompas.com melalui pesan singkat WhatsApp, Sabtu.
Selain dugaan sopir mengantuk, kecelakaan tersebut juga diduga terjadi bersamaan dengan adanya kendala pada armada truk.
“Disaat bersamaan diduga armada truk tersebut mengalami kendala atau masalah,” ujar Budi.
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, sejumlah siswa dan guru yang berada di dalam truk mengalami luka akibat insiden tersebut.
Budi menjelaskan, beberapa siswa mengalami luka ringan berupa lecet. Sementara itu, seorang guru mengalami luka yang cukup serius pada bagian kaki.
“Korban luka murid-murid ada yang mengalami lecet sementara guru mengalami luka cukup serius pada kaki (sudah dilarikan ke RS Budi Asih),” kata Budi.
Para siswa dan guru yang menjadi penumpang truk kemudian dievakuasi dari lokasi kejadian. Proses evakuasi dilakukan menggunakan bus sekolah yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kecelakaan.
Dalam unggahan akun Instagram @wargajakarta.id, terlihat sejumlah siswa dan guru dievakuasi menggunakan bus sekolah setelah kecelakaan terjadi.
Petugas kepolisian langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian. Aparat juga melakukan pendalaman untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan yang melibatkan dua truk tersebut.
Dugaan sopir mengantuk serta kemungkinan adanya gangguan atau kendala pada kendaraan menjadi bagian yang turut diperiksa dalam proses penanganan kecelakaan.
Hingga kini, tidak terdapat laporan mengenai korban meninggal dunia dalam insiden tersebut. Para korban luka telah mendapatkan penanganan medis, sementara siswa dan guru lainnya dievakuasi dari lokasi untuk memastikan keselamatan mereka.
Kecelakaan ini menjadi perhatian karena kendaraan yang terlibat membawa rombongan siswa dan guru SMA Negeri 79 Jakarta Selatan.(dhil/kmps)










