Koranindopos.com – Jakarta – Kepolisian kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sebuah sekolah swasta di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2026).
Olah TKP dilakukan setelah sebelumnya ditemukan ratusan senjata jenis air soft gun di salah satu ruangan sekolah tersebut.
Petugas dari Inafis dan Reserse Polres Metro Jakarta Selatan bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri tiba di lokasi sekitar pukul 14.20 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas langsung memasang garis polisi di sekitar ruangan yang diketahui digunakan untuk menyimpan sejumlah senapan angin. Garis polisi juga dipasang di depan sebuah pintu berwarna putih yang berada di area parkir.
Sedikitnya terdapat dua ruangan yang diperiksa polisi. Sejumlah anggota kepolisian mengenakan rompi hitam dan berjaga di sekitar lokasi selama proses pemeriksaan berlangsung.
Dalam proses olah TKP, sebuah koper terlihat dibawa petugas masuk ke dalam ruangan yang tengah diperiksa. Sementara itu, sebuah rak beroda diletakkan di depan pintu ruangan yang terbuka.
Sekitar pukul 18.06 WIB, sejumlah anggota Puslabfor yang mengenakan rompi bertuliskan “Labfor” terlihat keluar dari area yang telah dipasangi garis polisi.
Tidak terlihat barang yang dibawa oleh petugas saat meninggalkan area tersebut. Ketika ditanya mengenai proses pemeriksaan, salah seorang petugas mengatakan pemeriksaan telah selesai dilakukan.
“Sudah (selesai),” ujar salah seorang petugas Labfor.
Setelah pemeriksaan selesai, ruangan yang sebelumnya diperiksa kembali ditutup.
Namun, proses pemeriksaan belum sepenuhnya berakhir. Sekitar pukul 18.20 WIB, sejumlah anggota Reserse Polres Metro Jakarta Selatan terlihat berkumpul di depan ruangan lainnya.
Mereka sempat berdiskusi sebelum membuka pintu ruangan tersebut untuk dilakukan pemeriksaan.
Setelah pemeriksaan dilakukan, polisi membawa sejumlah barang yang dinilai mencurigakan keluar dari ruangan.
Barang-barang tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kendaraan yang telah disiapkan di lokasi.
Sekitar pukul 19.10 WIB, dua mobil yang membawa barang-barang hasil pemeriksaan, termasuk kendaraan Inafis Polres Metro Jakarta Selatan, meninggalkan area sekolah.
Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Alpino de Tech, mengatakan olah TKP dilakukan atas permintaan pihak yayasan sekolah.
“Ya, pada hari ini kami dari Polres Jaksel bersama Puslabfor dari Mabes Polri melakukan olah TKP berdasarkan permintaan dari pihak Yayasan,” kata Alpino saat ditemui di lokasi, Senin.
Alpino memastikan kondisi sekolah saat ini telah dinyatakan steril dari barang-barang berbahaya.
Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah sebelumnya ditemukan sebanyak 995 air soft gun di salah satu ruangan sekolah. Kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan asal-usul serta status barang-barang yang ditemukan tersebut.
Dengan selesainya olah TKP, polisi diharapkan dapat memperoleh informasi tambahan mengenai keberadaan dan penyimpanan ratusan air soft gun serta barang lain yang ditemukan di lingkungan sekolah.(dhil/kmps)










