Koranindopos.com – Jakarta – Sony tampaknya mulai mempersiapkan generasi terbaru dari lini smartphone flagship Xperia 1. Calon penerus seri premium tersebut diduga merupakan Sony Xperia 1 IX, yang diperkirakan akan diperkenalkan pada 2027.
Indikasi mengenai keberadaan perangkat tersebut muncul setelah tiga nomor model baru tercatat dalam basis data IMEI milik GSMA pada awal Agustus 2026. Informasi tersebut pertama kali diungkap melalui publikasi Jepang, S-Max.
Ketiga nomor model itu disebut mengikuti pola penamaan yang selama ini digunakan Sony untuk perangkat Xperia 1. Temuan tersebut pun menjadi petunjuk awal bahwa perusahaan tengah menyiapkan generasi penerus Xperia 1 VIII.
Berdasarkan laporan tersebut, tiga nomor model yang ditemukan adalah XQ-HH44, XQ-HH54, dan XQ-HH74.
Model XQ-HH44 disebut ditujukan untuk pasar Jepang dan hanya mendukung eSIM. Sementara XQ-HH54 diperkirakan menyasar pasar Eropa, sedangkan XQ-HH74 ditujukan untuk sejumlah pasar lainnya, termasuk kawasan Tiongkok Raya.
Dalam pola penamaan Sony, huruf “H” disebut mengindikasikan model tahun 2027. Sementara angka “4” di bagian akhir dikaitkan dengan dukungan eSIM.
Khusus model untuk Jepang, perangkat tersebut disebut telah memenuhi standar komunikasi satelit 3GPP. Dukungan komunikasi satelit menjadi salah satu fitur yang mulai banyak diperhatikan produsen smartphone, terutama untuk kondisi ketika pengguna berada di wilayah dengan keterbatasan jaringan seluler.
Meski demikian, keberadaan nomor model di basis data IMEI belum dapat menjadi konfirmasi mengenai nama resmi maupun jadwal peluncuran perangkat.
Pendaftaran nomor model tersebut juga dinilai sejalan dengan pola yang dilakukan Sony dalam beberapa tahun terakhir.
Xperia 1 VIII sebelumnya tercatat dalam basis data yang sama pada November 2025, sedangkan Xperia 1 VII muncul pada Oktober 2024.
Dengan pola tersebut, pendaftaran lebih awal tidak serta-merta berarti Sony akan mempercepat peluncuran. Pencatatan perangkat di basis data IMEI dapat berkaitan dengan kebutuhan regulasi, pengembangan produk, hingga persiapan produksi.
Namun, temuan ini memberikan sinyal bahwa Sony masih mempertahankan lini smartphone flagship Xperia 1.
Berbeda dengan sejumlah produsen yang berfokus mengejar volume penjualan dan pangsa pasar massal, Sony selama ini mempertahankan strategi yang lebih terbatas pada segmen premium.
Lini Xperia 1 juga dikenal mengedepankan sejumlah aspek seperti kualitas layar, kemampuan fotografi dan videografi, serta teknologi audio.
Untuk saat ini, belum banyak informasi mengenai spesifikasi Xperia 1 IX. Sony juga belum memberikan pengumuman resmi terkait perangkat tersebut.
Detail mengenai chipset, konfigurasi kamera, kapasitas baterai, teknologi layar, maupun fitur lainnya masih belum diketahui.
Jika benar akan diluncurkan pada 2027, Xperia 1 IX diperkirakan tetap mempertahankan karakter flagship Xperia dengan fokus pada kualitas layar, fotografi, dan audio.
Namun, terdapat kemungkinan harga perangkat akan mengalami perubahan dibandingkan generasi sebelumnya.
Salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi harga adalah meningkatnya biaya komponen. Laporan tersebut menyinggung kelangkaan DRAM yang berpotensi meningkatkan biaya produksi smartphone di masa mendatang.
Kondisi tersebut dapat memberikan tekanan terhadap harga perangkat premium, termasuk apabila Sony memutuskan mempertahankan penggunaan komponen kelas atas pada Xperia 1 IX.
Munculnya tiga nomor model di basis data IMEI menjadi indikasi awal bahwa Sony masih memiliki rencana untuk melanjutkan perjalanan lini Xperia 1.
Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai nama Xperia 1 IX, spesifikasi maupun jadwal peluncurannya, pencatatan tersebut menunjukkan bahwa persiapan perangkat generasi berikutnya kemungkinan telah dimulai.
Jika mengikuti pola tahunan Sony, informasi lebih lengkap mengenai calon flagship tersebut kemungkinan akan muncul secara bertahap menjelang tahun peluncurannya.
Bagi penggemar Xperia, kehadiran perangkat baru ini menjadi sinyal bahwa Sony masih mempertahankan strategi menghadirkan smartphone flagship dengan fokus pada kualitas layar, kamera, dan audio, meski bermain di pasar yang jauh lebih kecil dibandingkan sejumlah kompetitornya.(dhil/suaraflores)










