Selasa, 21 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Tangis Pecah di Ruang Sidang, Happy Salma Terpukul Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Editor : Akula oleh Editor : Akula
1 Juli 2026
in Film dan Musik
A A
0
Tangis Pecah di Ruang Sidang, Happy Salma Terpukul Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Aktris Happy Salma mengungkapkan rasa sedih dan kecewanya setelah Nadiem Makarim divonis 10 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook. (Foto: Dokpri)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta diselimuti suasana haru pada Selasa (30/6/2026). Majelis hakim resmi menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, atas kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook. Di tengah kepadatan, tampak aktris senior Happy Salma yang tak mampu menyembunyikan rasa duka yang mendalam atas kesimpulan tersebut.

Bagi Happy Salma, Nadiem bukan sekadar figur publik atau mantan pejabat, melainkan sahabat karib yang sudah dianggap seperti saudara sendiri. Kehadirannya di Pengadilan sejak pagi hari merupakan bentuk loyalitas seorang kawan yang ingin memberikan dukungan moral di titik terendah kehidupan sahabat. Mendengar vonis berat tersebut, Happy mengaku hatinya sangat hancur nasib melihat Nadiem dan keluarganya.

“Iya, dan akan ditambah 5 tahun lagi kalau dia tidak bisa membayar denda. Tentu sedih dan kecewa ya. Nadiem dan Franka itu kan sudah seperti saudara bagi saya, dia sahabat saya. Anak-anaknya seperti anak-anak saya sendiri, begitu juga sebaliknya. Jadi sejak awal, ketika mereka mendapatkan cobaan ini, saya sebagai kawan hanya bisa mendoakan, mendukung, hadir, dan memberikan kekuatan secara spiritual,” ujar Happy Salma di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2026).

Sepanjang satu tahun proses hukum berjalan, secara konsisten menjaga perkembangan kasus ini. Ia melihat bagaimana Nadiem tetap berusaha tegar menghadapi berbagai tudingan yang dialamatkan kepadanya. Meskipun hasil akhir di tingkat pertama ini tidak sesuai harapan, Happy tetap memberikan penghargaan tinggi terhadap cara Nadiem menjaga kehormatannya selama persidangan.

Artikel Terkait

Sebelum Masuk Pesantren, Menguak Masa Lalu Kelam Ibra Dalam Film Prekuel ‘Menembus Langit’

12 IPA 4 Serial Penuh Warna Masa Remaja Tayang 24 Juli 2026

Krishna Sakti, Penyanyi Muda Asal Pati  Sabet Penghargaan di Anak Indonesia Awards 2026

“Saya bangga, namun juga, selama hampir satu tahun menghadapi berbagai tuduhan yang diberikan, Nadiem tetap memiliki martabat (harga diri) dan berusaha membela diri dengan sangat baik. Namun, dalam proses, hukuman hari ini ternyata membuat kami kecewa dan sedih,” ungkapnya.

Dukungan yang Lahir dari Ketulusan
Kehadiran Happy Salma bersama rekan-rekan artis lainnya di ruang sidang sempat mencuri perhatian publik. Namun, Happy menepis kabar bahwa kehadiran mereka adalah hasil penggalangan massa atau koordinasi tertentu. Menurutnya, tindakan tersebut murni merupakan dorongan hati nurani masing-masing individu yang merasa peduli terhadap nasib Nadiem.

“Untuk tergerak hati memberikan dukungan kepada seseorang, itu tidak ada yang menyuruh. Dukungan tersebut harus datang dari hati masing-masing, dari dalam diri kita sendiri. Memberikan dukungan, dukungan, maupun aksi nyata itu tidak bisa dipaksakan,” katanya.

Sebagai seorang wanita dan ibu, Happy tak kuasa menahan air mata saat melihat Franka Franklin, istri Nadiem, didera kesedihan. Perasaan empati yang mendalam membuat Happy ikut merasakan beban berat yang dipikul keluarga sahabatnya itu. Baginya, momen di pengadilan tersebut adalah pelajaran berharga tentang sulitnya mencari keadilan.

“Iya, tentu saja. Namanya juga manusia, ketika melihat ada yang menangis dan sedih, hati kita yang memiliki perasaan pasti akan tersentuh. Hal seperti itu kan tidak ada yang dibuat-buat. Ketika semua sedih dan sedih, tentu kita juga merasa terharu. Semacam itulah rasanya, apalagi kita mengenal baik orangnya,” tutur Happy.

Kasus yang menimpa Nadiem ini rupanya memberikan pandangan baru bagi Happy Salma mengenai dunia birokrasi di Indonesia. Meski ia tetap menghormati mereka yang berani terjun ke dunia pemerintahan, Happy merasa sebagai seniman adalah pilihan terbaiknya untuk tetap mencintai bangsa tanpa harus masuk ke ranah politik yang penuh risiko.

“Nadiem berkali-kali mengatakan, ‘Saya tidak menyesal menjadi menteri, saya tidak menyesal mencintai bangsa ini.’ Ya, semoga saja mencintainya tidak melingkari tangan. Kalau bagi saya pribadi, saya sangat salut kepada orang-orang yang berani berada di dalam kewenangan dan sejenisnya. Namun, sejujurnya, saya sendiri tidak berani. Meskipun tidak berani masuk ke ranah tersebut, bukan berarti saya akan berhenti melakukan apa yang bisa saya lakukan untuk bangsa ini, yaitu lewat profesi saya sebagai seorang seniman,” pungkas Happy Salma. (BRG/Hen)

Topik: Happy salmaKorupsi ChromebookNadiem MakarimPengadilan Tipikor.Vonis Nadiem Makarim

TerkaitBerita

Sebelum Masuk Pesantren, Menguak Masa Lalu Kelam Ibra Dalam Film Prekuel ‘Menembus Langit’
Film dan Musik

Sebelum Masuk Pesantren, Menguak Masa Lalu Kelam Ibra Dalam Film Prekuel ‘Menembus Langit’

oleh Editor : Akula
21 Juli 2026
SERIAL REMAJA: Para pemeran di serial 12 IPA 4 ditampilkan saat press screening dan konferensi pers yang digelar di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan pada Senin (20/7/2026). Serial tersebut akan tayang mulai 24 Juli 2026.  (FOTO: HARIS SUNANDAR/KORANINDOPOS.COM)
Film dan Musik

12 IPA 4 Serial Penuh Warna Masa Remaja Tayang 24 Juli 2026

oleh Editor : Memoarto
21 Juli 2026
Krishna Sakti, Penyanyi Muda Asal Pati  Sabet Penghargaan di Anak Indonesia Awards 2026
Film dan Musik

Krishna Sakti, Penyanyi Muda Asal Pati  Sabet Penghargaan di Anak Indonesia Awards 2026

oleh Editor : Akula
20 Juli 2026
GENRE HOROR: Para aktor dan aktris "Munafik: Melawan Iblis" meluncurkan poster perdana mereka dalam acara peluncuran di TangCity Mall XXI, Kota Tagerang, Banten pada Jumat (17/7/2026). (FOTO: HARIS SUNANDAR/KORANINDOPOS.COM)
Film dan Musik

“Munafik: Melawan Iblis” Siap Teror Bioskop Indonesia

oleh Editor : Memoarto
20 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Pendaftaran Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Ini Fasilitas dan Keunggulannya

Pendaftaran Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Ini Fasilitas dan Keunggulannya

21 Juli 2026
Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Bergejala di Awal, Ini Penjelasan Dokter dan Tanda yang Perlu Diwaspadai

Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Bergejala di Awal, Ini Penjelasan Dokter dan Tanda yang Perlu Diwaspadai

21 Juli 2026
IHSG Kembali Tembus Level 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor Penguatan

IHSG Kembali Tembus Level 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor Penguatan

21 Juli 2026
Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Level 4.049 hingga 4.081

Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Level 4.049 hingga 4.081

21 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3973 shares
    Share 1589 Tweet 993
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    568 shares
    Share 227 Tweet 142
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya