Senin, 10 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Tantangan Berat Shalom Razade Jadi Aktivis Belanda di Film ‘The Bell: Panggilan Untuk Mati’, Sampai Belajar Bahasa Belitung

Editor : Akula oleh Editor : Akula
9 April 2026
in Film dan Musik
A A
0
Tantangan Berat Shalom Razade Jadi Aktivis Belanda di Film ‘The Bell: Panggilan Untuk Mati’, Sampai Belajar Bahasa Belitung
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, ​Jakarta – Aktris muda Shalom Razade kembali membuktikan eksistensinya di industri layar lebar tanah air. Kali ini, putri dari Wulan Guritno tersebut ikut ambil bagian dalam film horor-sejarah terbaru bertajuk The Bell: Panggilan Untuk Mati. Dalam film ini, Shalom mendapatkan peran yang cukup signifikan dan berbeda dari karakter-karakter yang pernah ia mainkan sebelumnya.

​Shalom Razade dipercaya memerankan sosok Isabella, seorang aktivis berkebangsaan Belanda yang hidup di masa lampau. Meski menjadi bagian dari bangsa penjajah, karakter Isabella digambarkan memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat lokal. Kehadiran tokoh ini menjadi kunci dalam alur cerita, terutama dalam adegan-adegan yang menggambarkan latar belakang peristiwa di masa lalu.

​”Isabella adalah aktivis pada zaman Belanda untuk membela hak-hak pribumi. Jadi aku itu bagian flashbacknya,” kata Shalom Razade ketika ditemui di XXI Metropole Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).

​Memerankan sosok dari era kolonial tentu memberikan beban tersendiri bagi wanita berusia 27 tahun ini. Shalom mengaku tidak bisa sembarangan dalam berakting karena harus menyesuaikan diri dengan norma dan etika yang berlaku pada zaman tersebut. Ia pun melakukan berbagai persiapan matang agar karakter Isabella terlihat meyakinkan di depan kamera.

Artikel Terkait

Dari Model ke Akting, Monica Steffi Main di Sahabat Jadi Apa?

Warna Warni Indonesia, Kolaborasi 8 Penyanyi Lintas Generasi untuk Rayakan Kemerdekaan

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Tayang di IMAX, Jerome Kurnia Antusias Sambut Pengalaman Baru

​”Challenge utamanya itu gerak-gerik dan bahasa. Risetnya nonton film sejenis aktivis gitu,” ucap wanita berusia 27 tahun ini.

IMG 20260409 WA0003 - Tantangan Berat Shalom Razade Jadi Aktivis Belanda di Film 'The Bell: Panggilan Untuk Mati', Sampai Belajar Bahasa Belitung

​Selain riset melalui literasi visual, tantangan teknis yang paling dirasakan oleh Shalom adalah penguasaan dialek. Ia dituntut untuk fasih mengucapkan dialog dalam bahasa Belanda serta bahasa daerah Belitung. Menurutnya, cara berkomunikasi orang zaman dahulu memiliki kekhasan tersendiri yang sangat jauh berbeda dengan gaya bicara generasi masa kini yang cenderung lebih lugas.

​”Jadi pelajarin gestur sih itu yang susah, ditambah lagi harus bisa bahasa Belanda dan Belitung. Cara orang dulu berbicara itu ada tata caranya, nggak se-open dan blak-blakan sekarang,” jelasnya.

​Proses pengambilan gambar film ini dilakukan langsung di lokasi aslinya, yakni Pulau Belitung, Sumatera. Medan syuting yang menantang menuntut ketahanan fisik dan mental yang kuat. Meski harus melakoni beberapa adegan yang cukup berbahaya, Shalom menegaskan bahwa aspek psikologis karakternya jauh lebih menguras energi dibandingkan aksi fisiknya.

​”Kalau fisik nggak terlalu, tapi aku lebih menguras emosi di film ini,” ungkapnya.

​Di balik lelahnya proses produksi, Shalom mengaku sangat terkesan dengan keindahan alam Pulau Belitung. Pengalaman syuting ini sekaligus menjadi ajang eksplorasi bagi dirinya untuk mengenal kekayaan alam Indonesia lebih jauh. Baginya, suasana di lokasi syuting yang kondusif membuat beban kerja yang berat menjadi terasa lebih ringan dan menyenangkan.

​”Indahnya tuh beneran masih raw saja. Banyak banget daerah-erah yang belum tersentuh. Wah, indah banget ya Belitung. Ternyata banyak tempat di Indonesia yang seindah dan sekaya itu,” ujar Shalom Razade.

​Keindahan lokasi syuting di Belitung memberikan memori tersendiri bagi seluruh kru dan pemain. Shalom merasa beruntung bisa terlibat dalam proyek yang tidak hanya menawarkan cerita mencekam, tetapi juga visual yang memanjakan mata. Kehangatan interaksi antar pemain di lokasi juga membuatnya sangat antusias menantikan penayangan perdana film ini.

​”Atmosfer dan vibesnya tuh seru sih selama syuting. Ini salah satu film yang aku tunggu,” sambungnya.

​Film The Bell: Panggilan Untuk Mati direncanakan akan meneror penonton di bioskop mulai tanggal 7 Mei 2026 mendatang. Selain Shalom Razade, film ini juga diperkuat oleh jajaran aktor berbakat seperti Ratu Sofya, Givina, Bhisma Mulia, hingga aktor senior Mathias Muchus. Kombinasi akting memukau dan latar sejarah yang kuat diprediksi akan menjadi daya tarik utama bagi para pencinta film horor Indonesia. (BRG/Kul)

Topik: Shalom RazadeThe Bell: Panggilan untuk Mati.

TerkaitBerita

Dari Model ke Akting, Monica Steffi Main di Sahabat Jadi Apa?
Film dan Musik

Dari Model ke Akting, Monica Steffi Main di Sahabat Jadi Apa?

oleh Editor : Akula
8 Agustus 2026
Warna Warni Indonesia, Kolaborasi 8 Penyanyi Lintas Generasi untuk Rayakan Kemerdekaan
Film dan Musik

Warna Warni Indonesia, Kolaborasi 8 Penyanyi Lintas Generasi untuk Rayakan Kemerdekaan

oleh Editor : Akula
8 Agustus 2026
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Tayang di IMAX, Jerome Kurnia Antusias Sambut Pengalaman Baru
Film dan Musik

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Tayang di IMAX, Jerome Kurnia Antusias Sambut Pengalaman Baru

oleh Editor : Akula
8 Agustus 2026
Fakta Baru Sidang Richard Lee, Saksi Korban Mengaku Lupa Dokumen Laporan Perkara
Film dan Musik

Fakta Baru Sidang Richard Lee, Saksi Korban Mengaku Lupa Dokumen Laporan Perkara

oleh Editor : Akula
7 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

BARANG BUKTI: Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di ruangan mantan ketua yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel). (Foto: Detik.com/Istimewa)

Ketua Yayasan SIHI Buka Suara Soal Tudingan Ekstrakurikuler Menembak Dibuktikan

9 Agustus 2026
KOMPENSASI PERANG: Iran menegaskan tak akan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi syarat yang diajukan Teheran, termasuk pemberian kompensasi atas kerusakan akibat perang. (Foto: REUTERS/Stringer)

IRGC Buka Selat Hormuz Jika AS Bayar Kompensasi Perang

10 Agustus 2026
PERNAH BERSINAR: Anthony Martial ketika masih memperkuat Manchester United. (Foto: (c) AP Photo)

Anthony Martial Tanpa Klub Jelang Musim Baru

10 Agustus 2026
MILKLAB Ramaikan Coffee Culture Jakarta Lewat Coffee Rave dan Program Café Hopping

MILKLAB Ramaikan Coffee Culture Jakarta Lewat Coffee Rave dan Program Café Hopping

4 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4274 shares
    Share 1710 Tweet 1069
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    675 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Manchester United Siapkan Skuad Baru Jelang Musim Depan

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 784 Personel Gabungan Disiagakan

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya