Koranindopos.com, JAKARTA – Endrick menjadi ancaman baru di Coupe de France. Aksinya bersama skuad Olympique Lyonnais berhasil membuat Stade Lavallois bertekuk lutut dengan skor 2-0. Pemain berstatus pinjaman dari Real Madrid itu melepas sebuah tembakan jarak jauh yang tidak dapat dihalau ke gawang Stade Lavallois. Hasil tersebut memastikan mereka melenggang ke perempat final Coupe de France.
Gol krusial itu datang pada menit-menit akhir, menutup laga yang berat bagi Lyon dan menegaskan momen penting Endrick sebagai pemecah kebuntuan. Sejak bergabung dengan Lyon, Endrick telah mencetak lima gol dalam lima penampilan di semua kompetisi, angka yang menunjukkan adaptasi cepat dan kepercayaan diri tinggi di depan gawang.
Gol melawan Laval bukan hanya kebetulan: rekaman aksi menunjukkan Endrick menguasai bola di luar kotak, melewati satu pemain, dan melepaskan tembakan keras yang menyasar sudut gawang, sebuah kombo teknik, kekuatan, dan ketenangan yang jarang terlihat pada pemain seusianya.
Pelatih Paulo Fonseca dan jajaran Lyon sudah memberi sinyal positif terhadap kontribusi Endrick, laporan menyebut Fonseca tertarik memperpanjang masa pinjaman jika memungkinkan. Sebagian suporter pun mulai melihat Endricksebagai solusi jangka pendek sekaligus investasi potensial untuk lini depan. Di sisi lain, Real Madrid disebut meminjamkan Endrick hanyauntuk memberi waktu bermain dan pengalaman.
Peminjaman Endrick dari Madrid ke Lyon datang setelah periode adaptasi sulit di Santiago Bernabeu, di mana persaingan internal membuat menit bermain Endrick terbatas. Lyon menawarkan kesempatan bermain reguler untuk mengasah kematangan taktis dan ketajaman fisik yang diperlukan agar ia bisa kembali siap bersaing di level tertinggi, termasuk memperebutkan tempat di tim nasional Brasil dan peluang tampil di Piala Dunia.
Real Madrid tidak “melepas” Endrick permanen, mereka meminjamkannya dengan tujuan jelas, yaitu demi menit bermain dan perkembangan. Namun, jika Endrick mempertahankan rasio golnya dan terus menunjukkan kemampuan memecah permainan di Ligue 1 dan kompetisi piala, Madrid juga harus mulai berhati-hati. (blt/mmr)










