Selasa, 30 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi

Sinergi BEI dan Bank Jakarta: Dorong Transparansi Pasar dan Investasi Berkualitas

Editor : Akula oleh Editor : Akula
30 Juni 2026
in Ekonomi
A A
0
Sinergi BEI dan Bank Jakarta: Dorong Transparansi Pasar dan Investasi Berkualitas

Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo memaparkan strategi menghadapi perubahan lingkungan bisnis perbankan dan risiko multidimensi pada Investor Day 2026 di BEI. (Foto: Dokpri)

Share on FacebookShare on Twitter

​Koranindopos.com, Jakarta – ​Industri perbankan nasional terbukti masih menunjukkan resiliensi yang tinggi di tengah volatilitas ekonomi global. Ketahanan ini tercermin dari pertumbuhan kredit yang positif, permodalan yang tebal, likuiditas yang aman, serta rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) yang tetap berada di level rendah. Kendati fundamental sektor keuangan ini kokoh, dinamika lingkungan bisnis yang dinamis menuntut transformasi yang cepat dari para pelaku industri agar dapat terus tumbuh secara berkelanjutan.

​Tantangan dan arah baru industri keuangan ini mengemuka dalam diskusi bertajuk Shaping the Next Era of Indonesia’s Capital Market pada agenda Investor Day 2026. Pertemuan strategis tersebut digelar di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Selasa (30/6/2026). Dalam forum tersebut, para petinggi sektor keuangan membedah peta jalan industri dalam menghadapi ketidakpastian global.

​Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, yang hadir sebagai panelis menggarisbawahi bahwa fokus perhatian saat ini tidak lagi sekadar pada angka-angka indikator keuangan makro. Menurut pengamatannya, dinamika yang terjadi di lapangan jauh lebih kompleks daripada masalah kesehatan modal dasar perbankan semata.

​”Persoalannya sebenarnya bukan di fundamentalnya, tetapi medan permainannya berubah,” kata Agus.
​
​Sektor perbankan dalam beberapa tahun terakhir memang dipaksa melewati berbagai fase krusial yang menguji daya tahan. Rentetan peristiwa mulai dari dampak pandemi Covid-19, tensi geopolitik internasional, hingga pergeseran arah kebijakan perdagangan global menjadi pemicunya. Rentetan disrupsi tersebut secara otomatis mengubah peta kompetisi, sehingga strategi bisnis konvensional tidak lagi relevan untuk diterapkan.

Artikel Terkait

Mirae Asset Sekuritas: Risiko Global Mulai Mereda, Investor Tetap Perlu Waspadai Tantangan Domestik

Pemerintah Beri Insentif PPN Tiket Pesawat Ekonomi Selama Libur Sekolah, Harga Perjalanan Jadi Lebih Terjangkau

BULOG Ajak Mahasiswa UGM Tinjau Pengelolaan Cadangan Beras, Perkuat Edukasi Ketahanan Pangan

​Salah satu tekanan nyata yang kini dirasakan oleh industri adalah meroketnya biaya penghimpunan dana (cost of fund). Situasi ini memicu persaingan ketat antarlembaga keuangan dalam memperebutkan dana pihak ketiga di pasar. Fenomena ini bahkan sempat mencatatkan rekor angka baru pada mekanisme pencarian dana di pasar uang.

​Menurut Agus, bunga deposito dalam lelang dana antarbank sempat mencapai 11,5 persen sehingga menjadi tantangan baru bagi industri perbankan.
​
​Merespons lanskap bisnis yang berubah total tersebut, Bank Jakarta langsung mengambil langkah taktis lewat pembaruan menyeluruh. Langkah transformatif ini mencakup restrukturisasi model bisnis, akselerasi digitalisasi ekosistem layanan, modernisasi infrastruktur teknologi informasi, hingga pembenahan kapasitas talenta internal.

​Bukan hanya fokus pada ekspansi, penguatan sistem proteksi juga menjadi prioritas utama manajemen. Langkah ini diambil mengingat ancaman yang mengintai sektor keuangan modern kini tidak lagi terbatas pada risiko kredit macet, melainkan sudah merambah ke area digital seperti serangan siber ke sistem komputasi bank.

​”Risiko ke depan itu akan semakin multidimensi,” ujarnya.

​Pada kesempatan yang sama, otoritas pasar modal turut memaparkan perkembangan positif dari sisi basis investor tanah air. Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia, Jeffry Hendrik, mengungkapkan bahwa sinergi antara BEI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Self-Regulatory Organization (SRO) terus berjalan intensif guna membangun pasar yang kredibel. Upaya edukasi yang masif berhasil mendongkrak jumlah investor domestik hingga menembus angka 28 juta.

​”Kami yakin dengan transparansi yang lebih baik, tentu akan ada trust yang lebih tinggi. Mampu melakukan analisis, tidak hanya ikut-ikutan apa kata influencer, tidak FOMO,” kata Jeffry.

​Menyikapi perkembangan pasar dan iklim ekonomi yang menantang tersebut, manajemen Bank Jakarta memilih untuk tetap realistis dan penuh kehati-hatian. Pihak bank menegaskan komitmennya untuk tidak terjebak dalam perlombaan ekspansi aset yang agresif tanpa perhitungan matang, melainkan lebih memilih menjaga stabilitas jangka panjang.

​”Kita enggak kejar-kejaran nyari pertumbuhan besar, tetapi yang kita kejar adalah pertumbuhan yang sehat dan berkualitas,” kata Agus. (BRG/Kul)

Topik: Agus H WidodoBank jakartaBursa Efek Indonesiacost of fundekonomi globalindustri perbankanInvestor Day 2026Jeffry Hendrikpertumbuhan kreditrisiko siber

TerkaitBerita

Mirae Asset Sekuritas: Risiko Global Mulai Mereda, Investor Tetap Perlu Waspadai Tantangan Domestik
Bisnis

Mirae Asset Sekuritas: Risiko Global Mulai Mereda, Investor Tetap Perlu Waspadai Tantangan Domestik

oleh Editor : Affandy
30 Juni 2026
Pemerintah Beri Insentif PPN Tiket Pesawat Ekonomi Selama Libur Sekolah, Harga Perjalanan Jadi Lebih Terjangkau
Ekonomi

Pemerintah Beri Insentif PPN Tiket Pesawat Ekonomi Selama Libur Sekolah, Harga Perjalanan Jadi Lebih Terjangkau

oleh Editor : Affandy
30 Juni 2026
BULOG Ajak Mahasiswa UGM Tinjau Pengelolaan Cadangan Beras, Perkuat Edukasi Ketahanan Pangan
Bisnis

BULOG Ajak Mahasiswa UGM Tinjau Pengelolaan Cadangan Beras, Perkuat Edukasi Ketahanan Pangan

oleh Editor : Affandy
30 Juni 2026
Pemerintah Siapkan Pembangunan 39 Bandara Baru, Total Bandar Udara Nasional Ditargetkan Capai 296
Ekonomi

Pemerintah Siapkan Pembangunan 39 Bandara Baru, Total Bandar Udara Nasional Ditargetkan Capai 296

oleh Editor : Affandy
29 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Kementerian P2MI Koordinasikan Penanganan PMI di Libya, Percepat Pemulangan dan Ungkap Jaringan TPPO

Kementerian P2MI Koordinasikan Penanganan PMI di Libya, Percepat Pemulangan dan Ungkap Jaringan TPPO

30 Juni 2026
Mirae Asset Sekuritas: Risiko Global Mulai Mereda, Investor Tetap Perlu Waspadai Tantangan Domestik

Mirae Asset Sekuritas: Risiko Global Mulai Mereda, Investor Tetap Perlu Waspadai Tantangan Domestik

30 Juni 2026
Konsistensi Jaga Keamanan Pangan Jemaah Haji, PT Halalan Tayyiban Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi dari BPOM

Konsistensi Jaga Keamanan Pangan Jemaah Haji, PT Halalan Tayyiban Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi dari BPOM

30 Juni 2026
IMG 20260630 133621 528 1 -

30 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3644 shares
    Share 1458 Tweet 911
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    465 shares
    Share 186 Tweet 116
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Jadwal Cair Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 di Kota Depok, Cek Nama Penerima di Sini!

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup dan Mati

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya