Kamis, 16 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Jangan Abaikan Alarm Tubuh, Pakar Medis Ungkap Ancaman Kesehatan Senyap di Balik Gaya Hidup Urban

Editor : Akula oleh Editor : Akula
30 Juni 2026
in Kesehatan
A A
0
Jangan Abaikan Alarm Tubuh, Pakar Medis Ungkap Ancaman Kesehatan Senyap di Balik Gaya Hidup Urban

Gaya hidup urban Jakarta menyimpan ancaman kesehatan. Pakar LohGuanLye Specialists Centre Penang mengungkap pentingnya membaca sinyal tubuh dan deteksi dini. (Foto: AKULA)

Share on FacebookShare on Twitter

​Koranindopos.com, Jakarta – ​Masyarakat metropolitan Jakarta saat ini semakin peduli dengan tren menghitung kalori, memantau jumlah langkah kaki, hingga membatasi durasi paparan layar telpon genggam. Namun, di balik antusiasme terhadap gaya hidup modern tersebut, terdapat tantangan kesehatan yang kompleks yang sering kali luput dari perhatian sehari-hari.

Guna merespons fenomena ini, Stomp & Stride The Marketing Agency bekerja sama dengan LohGuanLye Specialists Centre Penang, Malaysia, menyelenggarakan sebuah acara edukatif di kawasan Slipi, Jakarta Barat, baru-baru ini.

​Acara interaktif yang mengusung tema “Memahami Kesehatan dari Berbagai Sudut Pandang” ini bertujuan mengubah pola pikir masyarakat dalam menjaga kesehatan. Para peserta yang hadir diajak untuk tidak lagi bersikap reaktif atau baru berobat ketika penyakit sudah memasuki fase kronis. Sebaliknya, forum ini menekankan pentingnya kebiasaan mendengar sinyal-sinyal kecil yang dikirimkan oleh tubuh serta melakukan tindakan preventif demi mempertahankan kualitas hidup jangka panjang.

​Salah satu ancaman terbesar bagi penduduk perkotaan dipicu oleh kekeliruan dalam menanggapi gejala ringan, seperti dampak polusi ekstrem yang menyebabkan rhinitis. Alergi ini umumnya ditandai dengan bersin, hidung gatal, serta munculnya ingus bening. Kebiasaan buruk masyarakat yang spontan mengorek telinga demi meredakan rasa gatal justru merusak lapisan lilin pelindung alami, bahkan dapat memicu radang telinga akut bernanah yang berpotensi membengkak hingga ke area tulang pipi.

Artikel Terkait

PERKI Dorong Transformasi Layanan Jantung Nasional, Fokus Bangun Kepercayaan dan Kemandirian

Kulit Gatal dan Sangat Kering Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal, Jangan Diabaikan

Tren Hyrox Meningkat di Indonesia, Dokter Ingatkan Risiko Cedera bagi Peserta yang Ikut karena FOMO

​Mengenai fenomena ini, Dato’ Dr. Lim Seh Guan selaku pakar THT menegaskan pentingnya edukasi yang tepat. Selain radang telinga yang kerap terjadi, beliau juga mengambil contoh bau mulut (halitosis).

​”Banyak orang mengira bau mulut itu selalu bersumber dari lambung, padahal secara klinis itu umumnya hanya berasal dari empat tempat: sinusitis, pembusukan sisa makanan di sela gigi akibat absen flossing lebih dari enam jam, kebersihan rongga mulut yang buruk, hingga infeksi paru-paru seperti tuberkulosis,” kata Dr. Lim Seh Guan di kawasan Slipi, Jakarta Barat, baru-baru ini.

IMG 20260630 133553 833 - Jangan Abaikan Alarm Tubuh, Pakar Medis Ungkap Ancaman Kesehatan Senyap di Balik Gaya Hidup Urban
Gaya hidup urban Jakarta menyimpan ancaman kesehatan. Pakar LohGuanLye Specialists Centre Penang mengungkap pentingnya membaca sinyal tubuh dan deteksi dini. (Foto: AKULA)

​Selain masalah THT, tingginya durasi menatap layar perangkat digital di era modern juga memicu risiko kebutaan akibat glaukoma. Penyakit mata ini dikenal sangat berbahaya karena berkembang secara perlahan tanpa menimbulkan gejala awal yang nyata. Kerusakan pada saraf mata bersifat permanen dan tidak dapat diperbaiki karena karakteristik organnya yang unik, sehingga penanganan yang terlambat dapat berujung pada hilangnya kemampuan penglihatan secara total.

​Saat berinteraksi dengan salah satu peserta, Dr. Lim Chang Zhen dokter spesialis mata menjelaskan bahwa belum ada teknologi medis yang mampu menggantikan saraf mata yang telah rusak. Oleh karena itu, skrining berkala menjadi satu-satunya jalan keluar untuk menyelamatkan fungsi penglihatan masyarakat urban yang sehari-hari bekerja di depan layar komputer.

​”Masyarakat urban saat ini menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar, namun sangat jarang melakukan pemeriksaan mata berkala. Penting untuk dipahami bahwa saraf mata tidak memiliki teknologi implan sama sekali seperti halnya saraf telinga. Melakukan tonometri (skrining tekanan mata) rutin setiap satu hingga dua tahun adalah satu-satunya kesempatan kita untuk menyelamatkan penglihatan sebelum terlambat,” ungkap Dr. Lim Chang Zhen.

​Bergerak pada sektor kesehatan reproduksi perempuan, kesadaran untuk melakukan deteksi dini menjadi benteng utama dalam menangkal kanker ginekologi seperti kanker ovarium, serviks, dan rahim. Dalam sesi diskusi, dipaparkan bahwa pemeriksaan klinis yang rutin seperti pap smear terbukti efektif mendeteksi perubahan sel yang tidak normal sebelum berkembang menjadi kanker yang ganas. Langkah proaktif ini terbukti menyelamatkan banyak nyawa jika dilakukan sejak awal.

​Dr. Tan Hoo Seong memaparkan bahwa tingkat keberhasilan pengobatan kanker ginekologi sangat ditentukan oleh stadium saat penyakit tersebut pertama kali ditemukan. Beliau sangat menyayangkan sikap sebagian masyarakat yang baru datang ke fasilitas kesehatan setelah merasakan nyeri yang hebat. Di tengah sesi diskusi dengan tamu yang hadir, Dr. Tan Hoo Seong menegaskan,

​”Menunggu sampai tubuh merasa sakit adalah kesalahan besar. Jika perempuan proaktif melakukan skrining rutin, kanker yang dideteksi pada Stadium 1 memiliki tingkat kesembuhan di atas 90 persen, bahkan hingga 95 persen. Jadikan pemeriksaan medis sebagai investasi utama untuk melindungi masa depan Anda dan keluarga,” tegas Dr. Tan Hoo Seong di tengah sesi diskusi dengan tamu yang hadir.

​Sebagai langkah preventif pada tingkat tertinggi, masyarakat modern saat ini juga diarahkan untuk memanfaatkan layanan konsultasi genetik melalui analisis DNA. Prosedur medis yang menggunakan sampel sederhana seperti sapuan pipi atau air liur ini mampu memetakan cetak biru biologis seseorang. Melalui metode ini, potensi risiko penyakit mematikan seperti Hereditary Breast and Ovarian Cancer (HBOC) yang dipicu oleh mutasi gen BRCA1 dapat diketahui lebih awal.

​Ms. Cheah Yee Ling selaku Genetic Counsellor menjelaskan bahwa hasil tes genetik memberikan panduan yang akurat bagi dokter untuk mengambil tindakan intervensi, baik melalui operasi pencegahan maupun terapi target. Langkah ini memutus ketidakpastian dalam memprediksi risiko kesehatan di masa depan.

​”Konsultasi genetik melalui metode sederhana seperti sapuan pipi atau air liur kini telah menjadi bagian dari gaya hidup preventif masyarakat modern. Dengan memetakan DNA, kita tidak lagi menebak-nebak risiko masa depan, kita bisa mendeteksi ancaman kanker bawaan, mengantisipasi sindrom perkembangan langka pada anak, hingga memutus rantai penyakit keturunan. Mengetahui informasi genetik ini memberikan kita kekuatan untuk melakukan intervensi medis sedini dan seakurat mungkin,” kata Ms. Cheah Yee Ling. (BRG/Hend)

Topik: cegah glaukomadeteksi dinikanker ginekologikesehatan urbankonsultasi genetikLohGuanLye Specialists CentreStomp & Stridetips kesehatan

TerkaitBerita

PERKI Dorong Transformasi Layanan Jantung Nasional, Fokus Bangun Kepercayaan dan Kemandirian
Kesehatan

PERKI Dorong Transformasi Layanan Jantung Nasional, Fokus Bangun Kepercayaan dan Kemandirian

oleh Editor : Affandy
16 Juli 2026
Kulit Gatal dan Sangat Kering Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal, Jangan Diabaikan
Kesehatan

Kulit Gatal dan Sangat Kering Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal, Jangan Diabaikan

oleh Editor : Affandy
15 Juli 2026
Tren Hyrox Meningkat di Indonesia, Dokter Ingatkan Risiko Cedera bagi Peserta yang Ikut karena FOMO
Kesehatan

Tren Hyrox Meningkat di Indonesia, Dokter Ingatkan Risiko Cedera bagi Peserta yang Ikut karena FOMO

oleh Editor : Affandy
14 Juli 2026
Studi Ungkap Anak Muda Alami Penuaan Biologis Lebih Cepat, Risiko Kanker Dini Ikut Meningkat
Kesehatan

Studi Ungkap Anak Muda Alami Penuaan Biologis Lebih Cepat, Risiko Kanker Dini Ikut Meningkat

oleh Editor : Affandy
9 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Rano Karno Apresiasi Dukungan Bank Jakarta untuk Anugerah Jurnalistik MHT 2026

Rano Karno Apresiasi Dukungan Bank Jakarta untuk Anugerah Jurnalistik MHT 2026

16 Juli 2026
FGD Badan Pengkajian MPR RI Bahas Amandemen UUD 1945, Keadilan Ekonomi hingga Tata Kelola Dana Umat

FGD Badan Pengkajian MPR RI Bahas Amandemen UUD 1945, Keadilan Ekonomi hingga Tata Kelola Dana Umat

16 Juli 2026
FGD Badan Pengkajian MPR Bahas Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila

FGD Badan Pengkajian MPR Bahas Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila

16 Juli 2026
KETERANGAN PERS: Ketua KPPU Gopprera Panggabean (kiri) dan Wakil Ketua KPPU Hilman Pujana memberikan keterangan saat Coffee Afternoon Media Meeting di Gedung KPPU, Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu, (15/7/2026). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Pimpinan Baru KPPU Fokus Pencegahan Untuk Jaga Iklim Usaha

16 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3891 shares
    Share 1556 Tweet 973
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    540 shares
    Share 216 Tweet 135
  • Samsung Siapkan Dua Galaxy Z Series Terbaru, Z Flip 8 dan Z Fold 8 Siap Ramaikan Pasar Ponsel Lipat

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • PERPUHA Dukung Pemindahan Penerbangan Umrah ke Terminal 2 Soekarno-Hatta

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Tawarkan Performa Responsif dan Desain Premium

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya