Selasa, 21 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Kematian dr Icha Jadi Sorotan, Guru Besar Kedokteran Sampaikan Lima Catatan Penting untuk Perlindungan Tenaga Medis

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
29 Juni 2026
in Kesehatan
A A
0
Kematian dr Icha Jadi Sorotan, Guru Besar Kedokteran Sampaikan Lima Catatan Penting untuk Perlindungan Tenaga Medis

Foto: ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Meninggalnya dr Icha, dokter yang bertugas di Rumah Sakit Leona Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur (NTT), memunculkan keprihatinan luas terkait keselamatan tenaga medis di Indonesia. Dokter muda tersebut dilaporkan meninggal dunia setelah diduga mengalami intimidasi saat menangani seorang pasien anak korban gigitan ular.

Peristiwa itu menjadi perhatian berbagai kalangan, termasuk Guru Besar Ilmu Kedokteran Prof. Tjandra Yoga Aditama. Menurutnya, kejadian tersebut merupakan duka mendalam bagi dunia kesehatan, terlebih belum lama ini Indonesia juga kehilangan empat dokter peserta program internship yang meninggal dunia di berbagai daerah hingga Mei 2026.

“Sedihnya, belum hilang duka cita kita maka hari-hari ini berbagai media massa kembali menuliskan tentang meninggalnya seorang dokter, dr Icha,” ujar Prof. Tjandra dalam keterangan tertulis, Minggu (28/6/2026).

Ia menilai peristiwa tersebut harus menjadi momentum evaluasi bersama agar keselamatan dan perlindungan tenaga kesehatan dapat lebih diperhatikan. Setidaknya terdapat lima hal penting yang menurutnya perlu menjadi perhatian.

Artikel Terkait

Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Bergejala di Awal, Ini Penjelasan Dokter dan Tanda yang Perlu Diwaspadai

PERKI Dorong Transformasi Layanan Jantung Nasional, Fokus Bangun Kepercayaan dan Kemandirian

Kulit Gatal dan Sangat Kering Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal, Jangan Diabaikan

Catatan pertama berkaitan dengan pemahaman masyarakat terhadap profesi dokter. Prof. Tjandra menegaskan bahwa setiap dokter bekerja berdasarkan sumpah profesi untuk mengutamakan keselamatan pasien dengan mengacu pada ilmu kedokteran serta standar pelayanan medis.

Menurutnya, dokter akan memberikan upaya terbaik sesuai kemampuan dan prosedur yang berlaku. Namun, keberhasilan pengobatan tidak hanya ditentukan oleh tindakan medis, melainkan juga dipengaruhi kondisi pasien serta berbagai faktor lain.

Poin kedua menyoroti pentingnya memahami bahwa pelayanan kesehatan merupakan proses yang membutuhkan waktu. Karena itu, menurut Prof. Tjandra, tidak tepat apabila tenaga medis langsung disalahkan ketika masih menjalankan tata laksana sesuai prosedur.

Ia menyinggung pemberitaan mengenai dr Icha yang disebut mendapat protes ketika masih menangani pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona Kefamenanu.

“dr Icha sedang dalam proses penanganan pasien, yang tentu tidak tepat kalau harus disalahkan apalagi kalau sampai diintimidasi,” katanya.

Catatan berikutnya berkaitan dengan kondisi layanan kesehatan nasional yang masih menghadapi keterbatasan jumlah dokter, khususnya di daerah.

Prof. Tjandra mengungkapkan bahwa dr Icha tidak hanya bertugas di rumah sakit, tetapi juga memberikan pelayanan kesehatan di puskesmas. Kondisi tersebut mencerminkan besarnya tanggung jawab yang dipikul tenaga medis di wilayah dengan keterbatasan sumber daya.

Menurutnya, kejadian ini menjadi gambaran nyata tantangan yang dihadapi para dokter yang bertugas di daerah terpencil maupun wilayah dengan akses layanan kesehatan yang masih terbatas.

Selain pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan, Prof. Tjandra menilai pemerintah perlu memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan dokter.

Hal tersebut meliputi jaminan penghasilan yang layak, kepastian jenjang karier, dukungan bagi keluarga, hingga kemudahan akses pendidikan bagi anak-anak tenaga medis yang mengabdi di daerah.

Ia juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap berbagai risiko yang dihadapi dokter selama menjalankan tugas, mulai dari ancaman kekerasan, intimidasi, hingga risiko penyakit akibat pekerjaan.

Menurutnya, perlindungan yang memadai akan memberikan rasa aman bagi tenaga kesehatan sehingga dapat menjalankan tugas secara profesional tanpa tekanan yang mengganggu pelayanan kepada pasien.

Kasus meninggalnya dr Icha dinilai menjadi pengingat bahwa keselamatan tenaga medis merupakan bagian penting dari sistem pelayanan kesehatan nasional.

Selain peningkatan fasilitas dan jumlah tenaga kesehatan, dibutuhkan pula dukungan dari masyarakat dalam menghormati proses pelayanan medis serta menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi dokter dan tenaga kesehatan lainnya.

Prof. Tjandra berharap kejadian serupa tidak kembali terulang. Menurutnya, tenaga medis yang mengabdikan diri untuk melayani masyarakat juga berhak memperoleh perlindungan, penghormatan, dan dukungan agar dapat menjalankan tugas kemanusiaannya secara optimal.(dhil/dtk)

Topik: kematian dr icha

TerkaitBerita

Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Bergejala di Awal, Ini Penjelasan Dokter dan Tanda yang Perlu Diwaspadai
Kesehatan

Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Bergejala di Awal, Ini Penjelasan Dokter dan Tanda yang Perlu Diwaspadai

oleh Editor : Affandy
21 Juli 2026
PERKI Dorong Transformasi Layanan Jantung Nasional, Fokus Bangun Kepercayaan dan Kemandirian
Kesehatan

PERKI Dorong Transformasi Layanan Jantung Nasional, Fokus Bangun Kepercayaan dan Kemandirian

oleh Editor : Affandy
16 Juli 2026
Kulit Gatal dan Sangat Kering Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal, Jangan Diabaikan
Kesehatan

Kulit Gatal dan Sangat Kering Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal, Jangan Diabaikan

oleh Editor : Affandy
15 Juli 2026
Tren Hyrox Meningkat di Indonesia, Dokter Ingatkan Risiko Cedera bagi Peserta yang Ikut karena FOMO
Kesehatan

Tren Hyrox Meningkat di Indonesia, Dokter Ingatkan Risiko Cedera bagi Peserta yang Ikut karena FOMO

oleh Editor : Affandy
14 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Pendaftaran Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Ini Fasilitas dan Keunggulannya

Pendaftaran Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Ini Fasilitas dan Keunggulannya

21 Juli 2026
Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Bergejala di Awal, Ini Penjelasan Dokter dan Tanda yang Perlu Diwaspadai

Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Bergejala di Awal, Ini Penjelasan Dokter dan Tanda yang Perlu Diwaspadai

21 Juli 2026
IHSG Kembali Tembus Level 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor Penguatan

IHSG Kembali Tembus Level 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor Penguatan

21 Juli 2026
Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Level 4.049 hingga 4.081

Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Level 4.049 hingga 4.081

21 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3973 shares
    Share 1589 Tweet 993
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    568 shares
    Share 227 Tweet 142
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya