Selasa, 30 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi Bisnis

Mirae Asset Sekuritas: Risiko Global Mulai Mereda, Investor Tetap Perlu Waspadai Tantangan Domestik

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
30 Juni 2026
in Bisnis
A A
0
Mirae Asset Sekuritas: Risiko Global Mulai Mereda, Investor Tetap Perlu Waspadai Tantangan Domestik

Foto: dok. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai kondisi pasar keuangan global mulai menunjukkan sinyal perbaikan seiring meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Meski demikian, investor tetap diminta mewaspadai berbagai tantangan, baik yang berasal dari kebijakan moneter global maupun kondisi fundamental ekonomi domestik yang masih berpotensi memengaruhi pergerakan pasar.

Pandangan tersebut disampaikan dalam acara Media Day Mirae Asset Sekuritas bertajuk Fear vs Fundamentals: Where Is Indonesia Really Headed?, yang membahas prospek pasar modal, peluang investasi sektoral, serta pentingnya strategi diversifikasi portofolio di tengah dinamika ekonomi global.

Head of Research & Chief Economist PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, mengatakan berkurangnya tensi geopolitik memang memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan. Namun, ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat masih akan mempertahankan suku bunga tinggi membuat volatilitas pasar diperkirakan belum akan mereda sepenuhnya.

Menurutnya, Federal Funds Rate (FFR) saat ini berada di level 3,75 persen dan masih berpotensi mengalami kenaikan masing-masing 25 basis poin pada September dan Desember, sehingga mencapai 4,25 persen pada akhir 2026.

Artikel Terkait

BULOG Ajak Mahasiswa UGM Tinjau Pengelolaan Cadangan Beras, Perkuat Edukasi Ketahanan Pangan

Bea Cukai Soekarno-Hatta Gagalkan Pembawaan US$350.000 Tanpa Izin, Nilainya Capai Rp6,3 Miliar

Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

“Meredanya risiko geopolitik memberikan sentimen positif bagi pasar. Namun, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed hingga akhir tahun membuat kondisi moneter global masih cenderung ketat sehingga volatilitas pasar diperkirakan tetap tinggi,” ujar Rully.

Selain kebijakan moneter, Mirae Asset juga mencermati perlambatan ekonomi global.

Proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia pada 2026 direvisi menjadi 3,1 persen, turun dari estimasi sebelumnya sebesar 3,3 persen. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan tetap relatif stabil di kisaran 5,0 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya yang mencapai 5,1 persen.

Di dalam negeri, investor juga masih memperhatikan sejumlah indikator penting seperti stabilitas nilai tukar rupiah, kondisi fiskal pemerintah, hingga meningkatnya perhatian terhadap potensi twin deficit setelah neraca transaksi berjalan dan neraca finansial sama-sama melemah pada kuartal pertama 2026.

“Ke depan, pemulihan pasar Indonesia akan sangat ditentukan oleh kepercayaan investor terhadap kebijakan domestik. Karena itu, investor perlu tetap berfokus pada fundamental dan lebih selektif dalam menentukan strategi investasinya,” tambah Rully.

Dalam kesempatan yang sama, Senior Research Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Andreas Kristo Saragih, menilai sektor peternakan unggas (poultry) menjadi salah satu sektor yang memiliki prospek menarik di tengah kondisi pasar saat ini.

Ia menjelaskan bahwa konsumsi daging ayam di Indonesia masih tergolong rendah, yakni sekitar 8,6 kilogram per kapita per tahun. Angka tersebut masih jauh di bawah Malaysia yang mencapai 32,9 kilogram dan Vietnam sekitar 16,7 kilogram per kapita.

Kondisi tersebut menunjukkan ruang pertumbuhan industri masih terbuka lebar.

Selain itu, meningkatnya konsumsi masyarakat melalui berbagai program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), diperkirakan akan mendorong permintaan daging ayam. Di sisi lain, pengurangan kuota impor grand parent stock (GPS) serta penerapan program culling diperkirakan membuat pasokan lebih terkendali sehingga berpotensi meningkatkan profitabilitas industri.

“Kami melihat sektor poultry memasuki fase yang lebih menarik dibandingkan beberapa tahun terakhir. Dengan pasokan yang lebih terkendali dan permintaan yang terus bertumbuh, profitabilitas industri berpotensi meningkat sehingga membuka peluang investasi yang menarik bagi investor,” kata Andreas.

Sementara itu, Head of Fund Services PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Francisca Gerungan, menekankan pentingnya diversifikasi investasi dalam menghadapi kondisi pasar yang masih berfluktuasi.

Menurutnya, setiap instrumen investasi memiliki karakteristik risiko dan potensi imbal hasil yang berbeda. Oleh karena itu, investor perlu menyesuaikan komposisi portofolio dengan tujuan keuangan, profil risiko, serta kebutuhan likuiditas masing-masing.

“Diversifikasi membantu investor mengelola risiko sekaligus tetap menangkap peluang investasi di berbagai kondisi pasar. Dengan memilih kombinasi instrumen yang tepat sesuai profil risiko, investor dapat membangun portofolio yang lebih seimbang untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang,” ujarnya.

Untuk mendukung kebutuhan diversifikasi tersebut, Mirae Asset Sekuritas terus memperluas pilihan produk investasi melalui platform M-FUND by Mirae Asset.

Salah satu produk terbaru yang dihadirkan adalah Syailendra Sharia Fixed Income Fund (SSFIF) Kelas A, hasil kerja sama dengan PT Syailendra Capital.

Wholesale Distribution Manager PT Syailendra Capital, Vania Yoshe Apriliza, menjelaskan bahwa SSFIF merupakan reksa dana syariah pendapatan tetap yang berinvestasi pada sukuk negara maupun sukuk korporasi.

Produk ini ditujukan bagi investor dengan profil risiko moderat hingga konservatif yang ingin memperoleh alternatif investasi berbasis syariah.

“Kami berharap kehadiran SSFIF di M-FUND dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi investor dalam membangun portofolio yang terdiversifikasi sesuai dengan tujuan investasinya,” kata Vania.

Melalui pengembangan platform M-FUND, Mirae Asset Sekuritas berharap dapat memperluas akses masyarakat terhadap berbagai pilihan produk reksa dana dari beragam manajer investasi, sehingga investor memiliki lebih banyak alternatif untuk menyusun portofolio yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuangan jangka panjang.(dhil)

Topik: Mirae Asset

TerkaitBerita

BULOG Ajak Mahasiswa UGM Tinjau Pengelolaan Cadangan Beras, Perkuat Edukasi Ketahanan Pangan
Bisnis

BULOG Ajak Mahasiswa UGM Tinjau Pengelolaan Cadangan Beras, Perkuat Edukasi Ketahanan Pangan

oleh Editor : Affandy
30 Juni 2026
Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah ke Level Rp17.960
Bisnis

Bea Cukai Soekarno-Hatta Gagalkan Pembawaan US$350.000 Tanpa Izin, Nilainya Capai Rp6,3 Miliar

oleh Editor : Affandy
29 Juni 2026
Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat
Bisnis

Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

oleh Editor : Anggoro
27 Juni 2026
Cinépolis Cinemas
Bisnis

Dua Tahun Berturut-turut, Cinépolis Cinemas Raih Sertifikasi ‘Great Place To Work® 2026’

oleh Editor : Hana
26 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Konsistensi Jaga Keamanan Pangan Jemaah Haji, PT Halalan Tayyiban Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi dari BPOM

Konsistensi Jaga Keamanan Pangan Jemaah Haji, PT Halalan Tayyiban Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi dari BPOM

30 Juni 2026
IMG 20260630 133621 528 1 -

30 Juni 2026
Tiga Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 1.231 Personel

Tiga Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 1.231 Personel

30 Juni 2026
Pemerintah Beri Insentif PPN Tiket Pesawat Ekonomi Selama Libur Sekolah, Harga Perjalanan Jadi Lebih Terjangkau

Pemerintah Beri Insentif PPN Tiket Pesawat Ekonomi Selama Libur Sekolah, Harga Perjalanan Jadi Lebih Terjangkau

30 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3639 shares
    Share 1456 Tweet 910
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    464 shares
    Share 186 Tweet 116
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Jadwal Cair Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 di Kota Depok, Cek Nama Penerima di Sini!

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup dan Mati

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya