Selasa, 21 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Mirae Asset Sekuritas: Risiko Global Mulai Mereda, Investor Tetap Perlu Waspadai Tantangan Domestik

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
30 Juni 2026
in Bisnis
A A
0
Mirae Asset Sekuritas: Risiko Global Mulai Mereda, Investor Tetap Perlu Waspadai Tantangan Domestik

Foto: dok. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai kondisi pasar keuangan global mulai menunjukkan sinyal perbaikan seiring meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Meski demikian, investor tetap diminta mewaspadai berbagai tantangan, baik yang berasal dari kebijakan moneter global maupun kondisi fundamental ekonomi domestik yang masih berpotensi memengaruhi pergerakan pasar.

Pandangan tersebut disampaikan dalam acara Media Day Mirae Asset Sekuritas bertajuk Fear vs Fundamentals: Where Is Indonesia Really Headed?, yang membahas prospek pasar modal, peluang investasi sektoral, serta pentingnya strategi diversifikasi portofolio di tengah dinamika ekonomi global.

Head of Research & Chief Economist PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, mengatakan berkurangnya tensi geopolitik memang memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan. Namun, ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat masih akan mempertahankan suku bunga tinggi membuat volatilitas pasar diperkirakan belum akan mereda sepenuhnya.

Menurutnya, Federal Funds Rate (FFR) saat ini berada di level 3,75 persen dan masih berpotensi mengalami kenaikan masing-masing 25 basis poin pada September dan Desember, sehingga mencapai 4,25 persen pada akhir 2026.

Artikel Terkait

​Diresmikan Rano Karno, Bank Jakarta KCP Kebayoran Park Usung Konsep Future Branch

Bitcoin Tembus US$65.000, FLOQ Ingatkan Investor Jangan Terlena Reli Jangka Pendek

Bank Jakarta Pilih Strategi Selective Growth Hadapi Tekanan Cost of Fund

“Meredanya risiko geopolitik memberikan sentimen positif bagi pasar. Namun, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed hingga akhir tahun membuat kondisi moneter global masih cenderung ketat sehingga volatilitas pasar diperkirakan tetap tinggi,” ujar Rully.

Selain kebijakan moneter, Mirae Asset juga mencermati perlambatan ekonomi global.

Proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia pada 2026 direvisi menjadi 3,1 persen, turun dari estimasi sebelumnya sebesar 3,3 persen. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan tetap relatif stabil di kisaran 5,0 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya yang mencapai 5,1 persen.

Di dalam negeri, investor juga masih memperhatikan sejumlah indikator penting seperti stabilitas nilai tukar rupiah, kondisi fiskal pemerintah, hingga meningkatnya perhatian terhadap potensi twin deficit setelah neraca transaksi berjalan dan neraca finansial sama-sama melemah pada kuartal pertama 2026.

“Ke depan, pemulihan pasar Indonesia akan sangat ditentukan oleh kepercayaan investor terhadap kebijakan domestik. Karena itu, investor perlu tetap berfokus pada fundamental dan lebih selektif dalam menentukan strategi investasinya,” tambah Rully.

Dalam kesempatan yang sama, Senior Research Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Andreas Kristo Saragih, menilai sektor peternakan unggas (poultry) menjadi salah satu sektor yang memiliki prospek menarik di tengah kondisi pasar saat ini.

Ia menjelaskan bahwa konsumsi daging ayam di Indonesia masih tergolong rendah, yakni sekitar 8,6 kilogram per kapita per tahun. Angka tersebut masih jauh di bawah Malaysia yang mencapai 32,9 kilogram dan Vietnam sekitar 16,7 kilogram per kapita.

Kondisi tersebut menunjukkan ruang pertumbuhan industri masih terbuka lebar.

Selain itu, meningkatnya konsumsi masyarakat melalui berbagai program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), diperkirakan akan mendorong permintaan daging ayam. Di sisi lain, pengurangan kuota impor grand parent stock (GPS) serta penerapan program culling diperkirakan membuat pasokan lebih terkendali sehingga berpotensi meningkatkan profitabilitas industri.

“Kami melihat sektor poultry memasuki fase yang lebih menarik dibandingkan beberapa tahun terakhir. Dengan pasokan yang lebih terkendali dan permintaan yang terus bertumbuh, profitabilitas industri berpotensi meningkat sehingga membuka peluang investasi yang menarik bagi investor,” kata Andreas.

Sementara itu, Head of Fund Services PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Francisca Gerungan, menekankan pentingnya diversifikasi investasi dalam menghadapi kondisi pasar yang masih berfluktuasi.

Menurutnya, setiap instrumen investasi memiliki karakteristik risiko dan potensi imbal hasil yang berbeda. Oleh karena itu, investor perlu menyesuaikan komposisi portofolio dengan tujuan keuangan, profil risiko, serta kebutuhan likuiditas masing-masing.

“Diversifikasi membantu investor mengelola risiko sekaligus tetap menangkap peluang investasi di berbagai kondisi pasar. Dengan memilih kombinasi instrumen yang tepat sesuai profil risiko, investor dapat membangun portofolio yang lebih seimbang untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang,” ujarnya.

Untuk mendukung kebutuhan diversifikasi tersebut, Mirae Asset Sekuritas terus memperluas pilihan produk investasi melalui platform M-FUND by Mirae Asset.

Salah satu produk terbaru yang dihadirkan adalah Syailendra Sharia Fixed Income Fund (SSFIF) Kelas A, hasil kerja sama dengan PT Syailendra Capital.

Wholesale Distribution Manager PT Syailendra Capital, Vania Yoshe Apriliza, menjelaskan bahwa SSFIF merupakan reksa dana syariah pendapatan tetap yang berinvestasi pada sukuk negara maupun sukuk korporasi.

Produk ini ditujukan bagi investor dengan profil risiko moderat hingga konservatif yang ingin memperoleh alternatif investasi berbasis syariah.

“Kami berharap kehadiran SSFIF di M-FUND dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi investor dalam membangun portofolio yang terdiversifikasi sesuai dengan tujuan investasinya,” kata Vania.

Melalui pengembangan platform M-FUND, Mirae Asset Sekuritas berharap dapat memperluas akses masyarakat terhadap berbagai pilihan produk reksa dana dari beragam manajer investasi, sehingga investor memiliki lebih banyak alternatif untuk menyusun portofolio yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuangan jangka panjang.(dhil)

Topik: Mirae Asset

TerkaitBerita

​Diresmikan Rano Karno, Bank Jakarta KCP Kebayoran Park Usung Konsep Future Branch
Ekonomi

​Diresmikan Rano Karno, Bank Jakarta KCP Kebayoran Park Usung Konsep Future Branch

oleh Editor : Akula
20 Juli 2026
Bitcoin Tembus US$65.000, FLOQ Ingatkan Investor Jangan Terlena Reli Jangka Pendek
Bisnis

Bitcoin Tembus US$65.000, FLOQ Ingatkan Investor Jangan Terlena Reli Jangka Pendek

oleh Editor : Affandy
20 Juli 2026
Bank Jakarta
Bisnis

Bank Jakarta Pilih Strategi Selective Growth Hadapi Tekanan Cost of Fund

oleh Editor : Hana
17 Juli 2026
Rano Karno Apresiasi Dukungan Bank Jakarta untuk Anugerah Jurnalistik MHT 2026
Bisnis

Rano Karno Apresiasi Dukungan Bank Jakarta untuk Anugerah Jurnalistik MHT 2026

oleh Editor : Affandy
16 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

IMI

Bamsoet: Java Drag Record Series 2026 Perkuat Pembinaan Pembalap dan Gerakkan Ekonomi Daerah

20 Juli 2026
DIPLOMATIK: KBRI Indonesia di Kyiv, Ukraina telah menyampaikan nota diplomatik RI ke Kemenlu Armenia terkait kematian seorang WNI asal Maros, Sulawesi Selatan. (Foto: Kementerian Luar Negeri RI)

RI Kirim Nota Diplomatik Ke Kemlu Armenia Terkait WNI Tewas Dibunuh

21 Juli 2026
HASIL TANGKAPAN: Polres Bogor membongkar dua gudang penyimpanan besar Obat Keras Terbatas (OKT) di kawasan Rancabungur dan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: Dok/Istimewa/Detik.com)

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Gunung Putri Bogor

21 Juli 2026
GAGAL JUARA: Lionel Messi tertunduk lesu usai Timnas Argentina kebobolan di final Piala Dunia 2026. (Foto: (c) AP Photo/Ashley Landis)

Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

21 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3969 shares
    Share 1588 Tweet 992
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    566 shares
    Share 226 Tweet 142
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • PERPUHA Dukung Pemindahan Penerbangan Umrah ke Terminal 2 Soekarno-Hatta

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya