Koranindopos.com, Jakarta – Panggung musik Tanah Air kedatangan pendatang baru yang tak biasa. Mengusung konsep multinasional, PAPION tampil perdana di Indonesia dengan suguhan live performance yang langsung menarik perhatian penonton. Beranggotakan lima personel dari tiga negara berbeda, grup ini menghadirkan perpaduan budaya yang unik sekaligus membawa semangat segar bagi industri hiburan.
Nama PAPION terinspirasi dari bahasa Prancis yang berarti “kupu-kupu”, melambangkan proses metamorfosis dan keindahan yang lahir dari perjalanan panjang. Personelnya terdiri dari Naia dan Naufa yang mewakili Indonesia, Ponn dari Thailand, serta Angel dan Farah yang berasal dari Amerika Serikat. Perbedaan latar belakang budaya ini menjadi modal utama PAPION untuk menampilkan karya dengan warna musik yang beragam, sekaligus menciptakan kejutan di setiap lagu yang mereka bawakan.
Dalam penampilan perdananya di Indonesia, PAPION memperkenalkan dua single yang sudah lebih dulu dirilis, yakni “Push The Button” dan “Song From My Heart”. Lagu pertama, “Push The Button”, menggambarkan keberanian mereka menantang rasa tidak percaya diri dan mendorong diri untuk keluar dari zona nyaman. Sementara itu, “Song From My Heart” menawarkan sisi emosional yang lebih lembut, dengan video musik yang digarap di Jepang, menambah sentuhan visual yang memanjakan mata.
Bagi kelima personel, tampil di Indonesia menjadi awal dari perjalanan yang mereka harap bisa membawa mereka semakin dekat dengan impian untuk menjadi idola yang mendunia. “Kami ingin setiap lagu yang kami bawakan memiliki kekuatan tersendiri dan memberi pengalaman baru bagi pendengar,” ungkap salah satu anggota.

Sebagai grup pendatang baru, PAPION tak segan menyebut grup K-Pop aespa sebagai salah satu sumber inspirasi mereka. Kekaguman itu tercermin dari upaya mereka untuk selalu bereksperimen dengan konsep musik dan visual, tanpa kehilangan identitas sendiri. Dengan formasi lintas negara, mereka yakin bisa membangun basis penggemar yang luas, tidak hanya di Asia tetapi juga di kancah global.
PAPION juga menegaskan bahwa konsep multinasional bukan sekadar gimmick, melainkan bentuk nyata dari kolaborasi lintas budaya yang terjalin erat dalam proses kreatif mereka. Dari proses latihan, rekaman, hingga persiapan penampilan, setiap anggota membawa pengaruh musikal masing-masing yang kemudian dipadukan menjadi satu kesatuan.
Dengan awal yang kuat di panggung Indonesia, PAPION berencana untuk terus merilis karya baru dan menjangkau lebih banyak panggung internasional. Mereka percaya bahwa kombinasi talenta, keberagaman, dan tekad yang dimiliki akan menjadi kunci untuk bertahan dan berkembang di industri yang sangat kompetitif. (Brg/Kul)










