Rabu, 24 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Menhut Lakukan Kunker Temui Kelompok Tani  Cinta Mangrove di Sumatera Utara

Editor : Anggoro oleh Editor : Anggoro
11 September 2025
in Nasional
A A
0
Menhut Lakukan Kunker Temui Kelompok Tani  Cinta Mangrove di Sumatera Utara

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni melakukan kunjungan kerja ke Kelompok Perhutanan Sosial Kelompok Tani Cinta Mangrove di Desa Perupuk, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara. (FOTO: Humas Kementrian Kehutanan)

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com, SUMUT – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni, bersama Wamenhut Sulaiman Umar Siddiq, melakukan kunjungan kerja ke Kelompok Perhutanan Sosial Kelompok Tani Cinta Mangrove di Desa Perupuk, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara, Rabu 10/9).

“Kehadiran kami di Desa Perupuk adalah bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat sinergi dengan masyarakat, pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, dan mitra pembangunan. Dengan kebersamaan, kita bisa menjadikan perhutanan sosial sebagai motor penggerak ekonomi hijau yang berkelanjutan,” ujar Menhut.

Kunjungan kerja ini juga turut dihadiri oleh Bupati Batu Bara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan Kepala UPT Kementerian Kehutanan di Provinsi Sumatera Utara. Hal ini sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya pengelolaan hutan berbasis masyarakat. Dialog yang terjadi membuat masyarakat lebih semangat dalam menjaga ekosistem hutan mangrove.

Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat pesisir. Pemerintah daerah juga akan terus mendukung Kelompok Tani Cinta Mangrove dalam usaha pengembangannya. Dukungan ini diharapkan semakin memperkuat peran kelompok masyarakat dalam menjaga hutan sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Artikel Terkait

Nasib Pilu Komang Ani: Lansia yang Pertahankan Tanah Malah Dipenjara, Kini Terancam Kebutaan Permanen

Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan

Kemnaker Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan

Kunjungan ini menegaskan pentingnya peran stakeholder mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, mitra pembangunan, dunia usaha, hingga masyarakat – dalam mewujudkan keberhasilan perhutanan sosial. Sinergi lintas sektor ini menjadi kunci dalam menjaga ekosistem, menciptakan keseimbangan lingkungan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kelompok Tani Cinta Mangrove diharapkan menjadi contoh inspiratif bagi pengembangan perhutanan sosial di seluruh Indonesia.

Kelompok Tani Cinta Mangrove merupakan Kelompok Perhutanan Sosial dengan Skema Hutan Kemasyarakatan yang sudah memiliki persetujuan pengelolaan perhutanan sosial sesuai SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : SK. 5467/MENLHK-PSKL/PKPS/PSL.0/8/2018 Tanggal 28 Agustus 2018.

Kelompok Tani  Cinta Mangrove dikenal aktif dalam kegiatan penanaman, perlindungan, dan pemanfaatan mangrove secara lestari. Potensi dasar pada usaha yang dilakukan adalah Wisata Alam berbasis hutan mangrove. Terdapat didalamnya jungle track, wisata kuliner, Paviliun Japan, panahan, tempat pemancingan dan budidaya kepiting bakau.

Kegiatan wisata yang sudah di kelola ±4 tahun ini sangat banyak pengunjungnya. Menikmati spot-spot foto di alam terbuka mangrove dan tak jarang para pengunjung juga datang yang ingin memancing ikan maupun menikmati udara segar dari kawasan hutan mangrove yang dikelola. Kelompok Tani  Cinta Mangrove memiliki KUPS Jasa Lingkungan Wisata Kampung Kito. Usaha tersebut berhasil memberikan pendapatan kurang lebih Rp 2 miliar per tahunnya. Kelompok Tani  Cinta Mangrove resmi naik kelas menjadi platinum per Juli Tahun 2025.

Tak hanya itu, kawasan mangrove khususnya pada areal kelola Kelompok Tani  Cinta Mangrove Desa Perupuk juga menjadi lokasi persinggahan burung migran yang datang setiap tahunnya. Keberadaan banyak spesies langka dan terancam punah menjadikan pesisir Pantai Timur Kabupaten Batu Bara sebagai kawasan yang sangat penting untuk konservasi burung.

Potensi ini juga dapat dikembangkan menjadi ekowisata berbasis minat khusus, seperti pengamatan burung. Burung-burung yang langka dan sulit ditemukan akan menarik minat pengamat burung dari dalam maupun luar negeri. Burung migran yang sudah terpantau berasal dari Rusia dan Cina.

Kekayaan keanekaragaman burung air, fungsi ekologi yang vital, serta dukungan masyarakat lokal dalam pengelolaannya memiliki potensi besar untuk diusulkan sebagai bagian dari Flyway Network Site – FSN dalam kerangka Jalur Terbang Asia Timur–Australasia.

Pengusulan ini tidak hanya akan memperkuat upaya konservasi burung migran dan habitatnya di tingkat lokal, tetapi juga meningkatkan peran Indonesia dalam jaringan internasional pelestarian burung air bermigrasi. Selain itu, status tersebut berpeluang membuka akses pada dukungan global, baik dalam bentuk pengetahuan, pendanaan, maupun kerjasama lintas negara, sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi keanekaragaman hayati dan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Batu Bara. (ris)

Topik: cinta mangrovekelompok tanimenhut Raja Juli Antoniperhutanan sosial

TerkaitBerita

Nasib Pilu Komang Ani: Lansia yang Pertahankan Tanah Malah Dipenjara, Kini Terancam Kebutaan Permanen
Peristiwa

Nasib Pilu Komang Ani: Lansia yang Pertahankan Tanah Malah Dipenjara, Kini Terancam Kebutaan Permanen

oleh Editor : Akula
24 Juni 2026
Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan
Nasional

Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan

oleh Editor : Anggoro
24 Juni 2026
Kemnaker Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan
Nasional

Kemnaker Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan

oleh Editor : Anggoro
24 Juni 2026
Menteri Mukhtarudin Resmikan Migrant Center Pertama di Kalimantan, Rektor ULM Sambut Strategi Baru SDM
Nasional

Menteri Mukhtarudin Resmikan Migrant Center Pertama di Kalimantan, Rektor ULM Sambut Strategi Baru SDM

oleh Editor : Doe
24 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Nasib Pilu Komang Ani: Lansia yang Pertahankan Tanah Malah Dipenjara, Kini Terancam Kebutaan Permanen

Nasib Pilu Komang Ani: Lansia yang Pertahankan Tanah Malah Dipenjara, Kini Terancam Kebutaan Permanen

24 Juni 2026
Sentuhan Magis Bebi Romeo dan Kisah Penyintas Kanker di Balik Mini Album “Suara Hati” Duo Antonia

Sentuhan Magis Bebi Romeo dan Kisah Penyintas Kanker di Balik Mini Album “Suara Hati” Duo Antonia

24 Juni 2026
RAKSASA TEKNOLOGI: Dua raksasa teknologi AS, Cadence dan Intel Foundry berkolaborasi. (Foto Ilustrasi: Dok./Cadence)

Dua Raksasa Teknologi AS Kolaborasi Tingkatkan Performa Intel 14A

24 Juni 2026
Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan

Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan

24 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3555 shares
    Share 1422 Tweet 889
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    442 shares
    Share 177 Tweet 111
  • Marco Bezzecchi Kena Sanksi Berat Setelah Pukul Marshal

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Dua Pabrik Komponen Otomotif Jepang di Jatim Dikabarkan Bakal PHK Ribuan Karyawan, Produksi Disebut Pindah ke Vietnam

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya