koranindopos.com, JAKARTA — Memasuki tahun pertamanya, P&G x TikTok – Jalin Nusantara menegaskan perannya sebagai program akselerasi keterampilan digital bagi guru dan murid SMK di Indonesia. Bekerja sama dengan Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata serta didukung oleh Kemendikdasmen, inisiatif ini hadir untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang di era ekonomi digital.
Dampak Satu Tahun Program
Diluncurkan pada 2024, program ini telah memberikan pelatihan intensif dalam pemasaran digital, literasi media sosial, dan strategi pemanfaatan TikTok untuk pemasaran online. Dengan konsep Training of Trainers (ToT), guru bukan hanya menjadi peserta, tetapi juga agen perubahan di sekolah masing-masing.
Hingga kini, Jalin Nusantara telah melibatkan 24 guru dan 540 murid dari 6 sekolah SMK, setelah sebelumnya menjangkau 20 guru dari 4 SMK di Jakarta. Guru dilatih untuk menyebarkan keterampilan digital secara berkelanjutan, sementara murid memperoleh bekal praktis yang selaras dengan kebutuhan industri.

Kolaborasi untuk Pendidikan Vokasi
Presiden Direktur P&G Indonesia, Saranathan Ramaswamy, menegaskan bahwa program ini sejalan dengan misi P&G “Touching Lives, Improving Life”.
“Jalin Nusantara bukan sekadar pelatihan digital, melainkan inisiatif disruptif yang mengubah cara guru dan murid memahami serta memanfaatkan teknologi untuk menciptakan peluang baru. Program ini mempercepat transformasi digital di pendidikan dan kewirausahaan, membuka jalan bagi generasi muda untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia,” ujarnya.
Dari sisi platform, Hilmi Adrianto, Head of Public Policy and Government Relations TikTok Indonesia, menyebut program ini sebagai katalisator.
“Jalin Nusantara diharapkan memperluas kemampuan digital, memperkuat partisipasi dalam ekonomi kreatif, serta membuka peluang ekonomi baru,” katanya.
Apresiasi dari Pemerintah
Dukungan kuat datang dari pemerintah. Dr. Arie Wibowo Khurniawan, Direktur SMK Kemendikdasmen, menilai program ini sebagai langkah penting memperkuat pendidikan vokasi.
“Kolaborasi ini membekali guru dan murid dengan keterampilan digital yang relevan dan berdaya saing global,” ungkapnya.
Sementara itu, Dr. Nana Halim, Kepala BBPPMPV Bisnis & Pariwisata, menekankan peran guru sebagai motor penggerak.
“Dalam satu tahun, Jalin Nusantara berhasil meningkatkan literasi digital dan menjadikan guru agen perubahan di sekolah, sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi era ekonomi digital,” jelasnya.
Inovasi dan Keberlanjutan
Salah satu terobosan program ini adalah hadirnya Live Studio P&G x TikTok – Jalin Nusantara, yang memberikan murid pengalaman langsung dalam praktik live selling. Dengan pendampingan guru, pembelajaran menjadi lebih aplikatif dan sesuai kebutuhan industri.
Ke depan, P&G bersama TikTok Indonesia dan BBPPMPV Bisnis & Pariwisata berkomitmen memperluas jangkauan program ini agar lebih banyak sekolah, guru, dan murid dapat merasakan manfaatnya.(rls/sh)










