Koranindopos.com – JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-499 Jakarta yang digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026) malam. Kehadiran keduanya disambut hangat ribuan warga dengan iringan musik tanjidor, kesenian tradisional khas Betawi yang menambah semarak suasana perayaan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Pramono dan Rano tiba sekitar pukul 19.32 WIB. Keduanya tampil mengenakan busana bernuansa Betawi sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal yang menjadi identitas Jakarta.
Pramono Anung mengenakan kemeja putih lengan panjang yang dipadukan dengan celana batik cingkrang, peci hitam, serta sarung berwarna cokelat yang diselempangkan di leher. Penampilannya semakin khas dengan sandal terompah Betawi. Sementara itu, Rano Karno juga mengenakan busana serupa yang mencerminkan nuansa budaya Betawi.
Setibanya di lokasi, Pramono dan Rano berjalan berdampingan menuju panggung utama sambil melambaikan tangan kepada masyarakat yang telah memadati kawasan Bundaran HI sejak sore hari. Alunan musik tanjidor terus mengiringi langkah keduanya, menciptakan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.
Kehadiran dua pimpinan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu langsung menjadi pusat perhatian. Banyak pengunjung mengangkat telepon genggam untuk mengabadikan momen saat Pramono dan Rano melintas di tengah kerumunan warga.
Tak sedikit masyarakat yang berusaha mendekat untuk berfoto maupun merekam video. Di beberapa titik, Pramono dan Rano bahkan beberapa kali menghentikan langkah untuk menyapa, menyalami, dan melayani permintaan foto bersama warga yang berdiri di sepanjang jalur menuju panggung utama.
Sorak-sorai pun terdengar dari berbagai arah ketika keduanya melintas.
“Pak Gubernur, foto Pak Gubernur. Di sebelah kiri, Pak Gubernur,” teriak salah seorang warga yang berharap dapat mengabadikan momen bersama orang nomor satu di Jakarta tersebut.”
Puncak perayaan HUT Ke-499 Jakarta tahun ini mengangkat tema “Menuju 5 Abad Jakarta”, sebagai simbol perjalanan ibu kota yang akan memasuki usia 500 tahun pada 2027 mendatang.
Beragam pertunjukan seni dan budaya Betawi ditampilkan sepanjang acara untuk memperkuat identitas Jakarta sebagai kota yang kaya akan warisan budaya. Selain pertunjukan tanjidor, masyarakat juga disuguhkan konser musik, pertunjukan video mapping, hingga atraksi multimedia yang menghiasi kawasan Bundaran HI.
Rangkaian acara tersebut menjadi penutup seluruh agenda perayaan HUT Ke-499 Jakarta sekaligus menjadi momentum refleksi menuju peringatan lima abad berdirinya Kota Jakarta pada tahun depan.
Dengan antusiasme masyarakat yang memadati lokasi hingga malam hari, perayaan HUT Ke-499 Jakarta berlangsung meriah dan menjadi ajang kebersamaan antara pemerintah daerah dengan warga ibu kota, sekaligus menegaskan komitmen untuk terus melestarikan budaya Betawi di tengah perkembangan Jakarta sebagai kota metropolitan.(Dhil/kmps)










