Rabu, 17 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi

Industri Pupuk Berperan Strategis Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Editor : Doe oleh Editor : Doe
17 Oktober 2025
in Ekonomi, Bisnis
A A
0
Industri Pupuk Berperan Strategis Wujudkan Swasembada Pangan Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Artikel Terkait

IHSG Mulai Rebound, Mirae Asset Sekuritas Soroti Stabilitas Rupiah dan Penurunan Yield SBN

Harga LM Antam Stagnan Pada Perdagangan 16 Juni 2026

Kisah Inspiratif Iin Sutiyani: Raup Untung Berlipat di Final Pro Futsal League 2026 demi Pengobatan Suami

Koranindopos.com, Jakarta — Industri Pupuk Nasional memegang peranan penting dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan Indonesia. Melalui tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi yang semakin transparan dan efisien, sektor ini menjadi fondasi penting bagi terwujudnya pertanian yang produktif dan berkelanjutan di Tanah Air.

Sebagai holding yang menaungi sejumlah produsen pupuk terbesar di Indonesia, PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama anggota holdingnya terus berkomitmen meningkatkan layanan kepada petani, memperkuat sistem distribusi, serta memastikan ketersediaan pupuk di seluruh wilayah Indonesia tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran.

Tata Kelola Penyaluran Pupuk Subsidi yang Semakin Baik

Memasuki tahun 2025, pemerintah bersama Pupuk Indonesia terus memperkuat sistem tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi. Melalui digitalisasi sistem distribusi dan integrasi data antara pemerintah daerah, distributor, hingga kios resmi, pengawasan menjadi lebih mudah dan akurat.

Perubahan regulasi distribusi pupuk yang diterapkan sejak tahun sebelumnya juga telah membawa dampak positif. Mekanisme yang lebih transparan dan berbasis data ini tidak hanya menekan potensi penyimpangan, tetapi juga memastikan pupuk bersubsidi diterima langsung oleh petani yang berhak sesuai alokasi dalam e-RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok).

Pupuk Indonesia Grup Dorong Produktivitas dan Pertanian Berkelanjutan

Selain memastikan ketersediaan pupuk, Pupuk Indonesia Grup juga aktif berinovasi dalam penyediaan produk pupuk non-subsidi berkualitas dan program edukasi bagi petani. Melalui program Agrosolution, perusahaan mendampingi petani dari hulu ke hilir — mulai dari penyediaan sarana produksi, pendampingan budidaya, hingga akses pembiayaan dan pemasaran hasil panen.

Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membangun sistem pertanian yang berkelanjutan, sejalan dengan target pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Menopang Ketahanan Pangan Nasional

Dalam konteks ketahanan pangan, peran industri pupuk tidak hanya sebatas penyediaan bahan penunjang pertanian, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem strategis yang mendukung kedaulatan pangan. Dengan sinergi antara pemerintah, industri pupuk, dan petani. Indonesia diharapkan mampu memperkuat fondasi sektor pertanian sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor bahan pangan strategis.

Dalam satu kesempatan Direktur  Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menyatakan komitmennya untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian dan  berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah.

“Untuk menjaga ketersediaan pupuk Nasional dan meningkatkan produktivitas pertanian. Kami terus beradaptasi dengan perkembangan regulasi serta memperkuat inovasi untuk mendukung pertanian yang maju dan berkelanjutan,” ujar Rahmad Pribadi

Kinerja Distribusi Pupuk Subsidi & Stok Nasional

Menurut laman pupuk-indonesia.com, Stok Pupuk Nasional hingga Oktober 2025 untuk Urea bersubsidi mencapai 526.453 ton, NPK Subsidi 561.787 ton, Urea Non Subsidi 431.081 ton, NPK Non Subsidi 66.768 ton.

Sementara itu, Menteri Pertanian telah menetapkan alokasi pupuk subsidi tahun 2025 berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nonor 644/KPTE/SR.310/M11/2024ditetapkan sebesar 9,5 juta ton.

Stok pupuk bersubsidi awal 2025 telah tersebar di 27.000 kios pupuk bersubsidi di seluruh Indonesia, dan petani berhak dapat melakukan penebusan sesuai alokasi, jelas Rahmad.

Dengan regulasi baru (Perpres No. 6 Tahun 2025 dan Permentan No. 15 Tahun 2025), Pupuk Indonesia memastikan bahwa perubahan tata kelola tidak mengganggu ketersediaan dan penyaluran pupuk subsidi kepada petani.

Secara historis, pupuk memiliki kontribusi signifikan terhadap produktivitas pertanian — mencapai sekitar 62 %,  untuk mendukung ketahanan pangan, Pupuk Indonesia telah menginvestasikan di proyek besar seperti Kawasan Industri Pupuk Fakfak (Papua Barat) dengan nilai sekitar Rp 116 triliun, untuk memperkuat kapasitas produksi nasional.

“Pupuk merupakan salah satu komponen penting atau penentu keberhasilan bagi sektor pertanian, karena kontribusi pupuk pada produktivitas pertanian mencapai 62 persen, bahkan tambah Rahmad seluruh petani yang ada di Indonesia sudah bisa menebus pupuk bersubsidi. Sebelumnya tidak bisa karena aturannya berlapis. Kami berkomitmen penuh mendukung program Pemerintah dan  Pupuk Indonesia juga mendukung swasembada pangan dengan memastikan keterjangkauan pupuk bagi petani.” pungkas Rahmad. ( doe)

Topik: PT Pupuk Indonesiapupuk non subsidiPupuk Subsidi

TerkaitBerita

IHSG Mulai Rebound, Mirae Asset Sekuritas Soroti Stabilitas Rupiah dan Penurunan Yield SBN
Bisnis

IHSG Mulai Rebound, Mirae Asset Sekuritas Soroti Stabilitas Rupiah dan Penurunan Yield SBN

oleh Editor : Affandy
16 Juni 2026
INVESTASI EMAS: Keping logam mulia (LM) Antam 5 gram diperlihatkan oleh model. (FOTO: DOK/KORANINDPOS.COM)
Ekonomi

Harga LM Antam Stagnan Pada Perdagangan 16 Juni 2026

oleh Editor : Memoarto
16 Juni 2026
Kisah Inspiratif Iin Sutiyani: Raup Untung Berlipat di Final Pro Futsal League 2026 demi Pengobatan Suami
Ekonomi

Kisah Inspiratif Iin Sutiyani: Raup Untung Berlipat di Final Pro Futsal League 2026 demi Pengobatan Suami

oleh Editor : Akula
16 Juni 2026
Dolar AS Masih Bertahan di Level Rp 17.700 Pagi Ini
Ekonomi

Rupiah Menguat, Dolar AS Tertekan ke Level Rp 17.773 pada Awal Perdagangan

oleh Editor : Affandy
15 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

AKSI DRAMATIS: Kiper Qatar, Mahmoud Abunada, melakukan penyelamatan dalam pertandingan Grup B Piala Dunia 2026 melawan Swiss pada Minggu (14/6/2026). (Foto: (c) AP Photo/Eugene Hoshiko)

Kanada dan Qatar Sama-Sama Jaga Asa Lolos Babak 32 Besar

17 Juni 2026
NEGARA SEKUTU: Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam satu momentum di Gedung Putih. (Foto Ilustrasi: Dok./ whitehouse.gov)

Presiden Trump: Tanpa Saya Tidak Akan Ada Israel

17 Juni 2026
KETERANGAN PERS: Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama (dua dari kiri) memberikan penjelasan kepada awak media di Gedung Multi-Hazard Early Warning System (MHEWS), BMKG di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (16/6/2026). (Foto: BMKG.go.id)

Gempa Susulan Terbesar di Palu Tercatat M5,2

17 Juni 2026
Dampak dan Upaya Mengatasi Praktik Ijon yang Merugikan Petani

Dampak dan Upaya Mengatasi Praktik Ijon yang Merugikan Petani

16 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    498 shares
    Share 199 Tweet 125
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3492 shares
    Share 1397 Tweet 873
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    331 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    420 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya