Selasa, 14 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

Rupiah Menguat, Dolar AS Tertekan ke Level Rp 17.773 pada Awal Perdagangan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
15 Juni 2026
in Ekonomi
A A
0
Dolar AS Masih Bertahan di Level Rp 17.700 Pagi Ini

Foto: ilustrasi dolar as

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (15/6/2026). Mata uang Garuda berhasil menekan dolar AS hingga bergerak di kisaran Rp 17.700-an pada awal sesi perdagangan, memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan domestik.

Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 09.05 WIB dolar AS diperdagangkan di level Rp 17.782, melemah sekitar 0,44 persen dibandingkan posisi sebelumnya. Tak lama berselang, tekanan terhadap mata uang AS berlanjut sehingga kurs dolar turun lagi ke posisi Rp 17.773 pada pukul 09.08 WIB.

Penguatan rupiah ini menjadi perhatian pelaku pasar setelah dalam beberapa waktu terakhir nilai tukar domestik menghadapi tekanan akibat berbagai faktor eksternal, termasuk dinamika ekonomi global dan kebijakan moneter Amerika Serikat.

Pergerakan rupiah yang menguat pada awal pekan dinilai dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Optimisme pasar terhadap kondisi ekonomi nasional serta arus masuk modal asing ke pasar keuangan Indonesia menjadi salah satu pendorong penguatan mata uang Garuda.

Artikel Terkait

MPR Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Peningkatan Kualitas Produk dan Penguatan Branding

BP BUMN Tinjau Pelabuhan Gresik, Soroti Penguatan Operasional dan Keandalan Layanan Logistik

Harga Emas Antam Turun Rp15.000 per Gram dalam Sepekan, Buyback Ikut Melemah

Selain itu, pelaku pasar juga terus mencermati perkembangan kebijakan suku bunga bank sentral AS atau Federal Reserve yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan dolar terhadap mata uang global.

Ketika ekspektasi terhadap kebijakan moneter AS berubah, pergerakan nilai tukar berbagai mata uang, termasuk rupiah, biasanya ikut mengalami penyesuaian.

Meski melemah terhadap rupiah, pergerakan dolar AS terhadap mata uang utama dunia lainnya terpantau bervariasi. Berdasarkan data perdagangan internasional, dolar AS justru menguat terhadap euro (EUR) sekitar 0,27 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tekanan terhadap dolar tidak terjadi secara merata terhadap seluruh mata uang global. Faktor-faktor regional dan kondisi ekonomi masing-masing negara turut memengaruhi arah pergerakan kurs di pasar valuta asing.

Penguatan rupiah umumnya memberikan sejumlah keuntungan bagi perekonomian nasional. Nilai tukar yang lebih kuat dapat membantu menekan biaya impor, terutama untuk kebutuhan bahan baku industri, energi, dan barang modal yang masih bergantung pada transaksi menggunakan dolar AS.

Selain itu, stabilitas nilai tukar juga menjadi faktor penting dalam menjaga inflasi serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar Indonesia.

Meski demikian, para pelaku usaha dan investor tetap diminta mencermati perkembangan pasar global yang masih berpotensi memicu volatilitas nilai tukar dalam beberapa waktu ke depan.

Ke depan, arah pergerakan rupiah diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari perkembangan ekonomi Amerika Serikat, kebijakan suku bunga global, harga komoditas, hingga kondisi geopolitik internasional.

Analis menilai penguatan rupiah pada awal perdagangan menjadi sinyal positif, namun pasar tetap membutuhkan dukungan sentimen yang kuat agar tren penguatan dapat berlanjut secara berkelanjutan.

Dengan dolar AS yang berhasil ditekan ke level Rp 17.773, pelaku pasar kini menantikan perkembangan selanjutnya untuk melihat apakah rupiah mampu mempertahankan momentum positifnya sepanjang pekan ini.(dhil)

Topik: dolar asRupiah

TerkaitBerita

MPR
Ekonomi

MPR Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Peningkatan Kualitas Produk dan Penguatan Branding

oleh Editor : Hairul
13 Juli 2026
Pelabuhan Gresik
Bisnis

BP BUMN Tinjau Pelabuhan Gresik, Soroti Penguatan Operasional dan Keandalan Layanan Logistik

oleh Editor : Hairul
13 Juli 2026
Harga Emas Antam Turun Rp61.000 per Gram dalam Sepekan, Sempat Sentuh Rekor Tertinggi
Bisnis

Harga Emas Antam Turun Rp15.000 per Gram dalam Sepekan, Buyback Ikut Melemah

oleh Editor : Affandy
13 Juli 2026
Kemnaker: Seleksi Wawancara Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Berlangsung hingga 15 Juli 2026
Bisnis

Kemnaker: Seleksi Wawancara Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Berlangsung hingga 15 Juli 2026

oleh Editor : Anggoro
12 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Rekomendasi HP Rp6–8 Jutaan: RAM Besar, Kamera Tajam, dan Baterai Tahan Lama

Rekomendasi HP Rp6–8 Jutaan: RAM Besar, Kamera Tajam, dan Baterai Tahan Lama

13 Juli 2026
HNW Ajak BKPRMI Kampanyekan “Jakarta Kota Halal Global” pada Musywil XIII DKI Jakarta

HNW Ajak BKPRMI Kampanyekan “Jakarta Kota Halal Global” pada Musywil XIII DKI Jakarta

13 Juli 2026
Biodiesel B50

Program B50 Dinilai Perkuat Ketahanan Energi, MPR Ingatkan Kesiapan Ekosistem

13 Juli 2026
Polri-Kejagung

Sinergi Polri-Kejagung Diperkuat untuk Tingkatkan Kepastian Hukum bagi Masyarakat

13 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3854 shares
    Share 1542 Tweet 964
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    528 shares
    Share 211 Tweet 132
  • Samsung Siapkan Dua Galaxy Z Series Terbaru, Z Flip 8 dan Z Fold 8 Siap Ramaikan Pasar Ponsel Lipat

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Swiss Siap-Siap Hadapi Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2026

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    334 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya