Rabu, 2 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Pemerintah Siapkan Beasiswa “SMK Go Global” untuk 500 Ribu Lulusan Bekerja ke Luar Negeri

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
13 November 2025
in Nasional
A A
0
Pekerja Migran

Pekerja Migran Indonesia di Jepang bekerja di sektor konstruksi. (ilustrasi)

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Pemerintah meluncurkan program ambisius bertajuk “SMK Go Global”, yang memberikan beasiswa bagi 500 ribu lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk bekerja di luar negeri. Program ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, sebagai langkah strategis dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja muda Indonesia di pasar global.

Menko PM Muhaimin Iskandar menjelaskan, program ini merupakan bagian dari agenda jangka pendek pemerintahuntuk memberikan kesempatan kerja dengan penghasilan yang layak bagi lulusan SMK dan SMA yang memiliki keterampilan khusus.

“Insha Allah dengan perintah dan arahan Presiden, program akhir tahun 2025 dan tahun 2026 ini kita menempatkan lulusan SMK dan SMA yang berminat dengan keterampilan khusus—seperti pengelasan, perhotelan, perawatan, dan lain-lain—agar bisa bekerja lebih baik dengan gaji yang bagus di luar negeri,” ujar Muhaimin, Rabu (12/11/2025).

Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp2,6 miliar untuk mendukung keberangkatan 500 ribu peserta SMK Go Global ke berbagai negara tujuan, seperti Jerman, Turki, dan Jepang, yang dikenal membutuhkan tenaga kerja terampil. Para peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan teknis, tetapi juga pembekalan kemampuan bahasa asing agar siap menghadapi lingkungan kerja internasional.

Artikel Terkait

Perpusnas Ajukan Tambahan Anggaran Rp307 Miliar untuk Program Literasi 2027

Pria Ditemukan Tewas di Gardu Listrik Stasiun LRT Pancoran, Diduga Tersetrum Saat Hendak Curi Kabel

Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG, Ada ASN BGN dan Pihak Yayasan

“Banyak peluang kerja di Jerman, Turki, termasuk Jepang yang sangat terbuka bagi pekerja dengan skill tertentu. Bagi yang berminat, akan langsung memasuki masa pelatihan yang disiapkan, lalu bisa berangkat,” tambah Muhaimin.

Sementara itu, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menegaskan kesiapan pihaknya dalam mengeksekusi program tersebut. Dari total 500 ribu peserta, 300 ribu merupakan lulusan SMK, sementara 200 ribu berasal dari masyarakat umum.

“Kami sudah merinci per kompetensi, juga sudah memetakan negara-negara penempatan beserta sektor-sektor pekerjaannya. Prinsipnya, kami di KP2MI sudah siap mengeksekusi program ini,” ujar Mukhtarudin.

Ia juga menyoroti pentingnya penguasaan bahasa asing dan pendidikan vokasi sebagai kunci peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia di pasar global.

“Kita tidak bisa mengirim pekerja yang tidak memahami bahasa negara tujuan. Pendidikan vokasi harus jadi fokus utama,” tegasnya.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, masih terdapat 1,5 juta lulusan SMK yang belum terserap di pasar kerja domestik. Oleh karena itu, pemerintah mendorong Program Quick Win yang melibatkan lembaga-lembaga vokasi untuk memperkuat keterampilan dan meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional.

“Kita ingin penempatan yang berkualitas. Indonesia harus bisa mengirim tenaga kerja profesional, bukan sekadar buruh kasar,” pungkas Menteri P2MI.

Program SMK Go Global menjadi langkah nyata pemerintah untuk membuka peluang baru bagi generasi muda Indonesia sekaligus memperluas kontribusi tenaga kerja terampil Tanah Air di kancah internasional. (hai)

Topik: BeasiswaSMKSMK Go Global

TerkaitBerita

Perpusnas Ajukan Tambahan Anggaran Rp307 Miliar untuk Program Literasi 2027
Nasional

Perpusnas Ajukan Tambahan Anggaran Rp307 Miliar untuk Program Literasi 2027

oleh Editor : Akula
2 September 2026
Pria Ditemukan Tewas di Gardu Listrik Stasiun LRT Pancoran, Diduga Tersetrum Saat Hendak Curi Kabel
Peristiwa

Pria Ditemukan Tewas di Gardu Listrik Stasiun LRT Pancoran, Diduga Tersetrum Saat Hendak Curi Kabel

oleh Editor : Affandy
2 September 2026
Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG, Ada ASN BGN dan Pihak Yayasan
Nasional

Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG, Ada ASN BGN dan Pihak Yayasan

oleh Editor : Affandy
2 September 2026
Menhut Pilih Sewa 12 Pesawat untuk Tangani Karhutla, Anggaran Capai Rp 1,54 Triliun
Nasional

Menhut Pilih Sewa 12 Pesawat untuk Tangani Karhutla, Anggaran Capai Rp 1,54 Triliun

oleh Editor : Affandy
2 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

IHSG Kembali Menguat, Mirae Asset Sebut Asing Mulai Akumulasi Saham Bank Besar

IHSG Kembali Menguat, Mirae Asset Sebut Asing Mulai Akumulasi Saham Bank Besar

2 September 2026
Infinix XPAD 30 Pro Meluncur 8 September 2026, Bawa Layar 11 Inci 2.5K dan Helio G200 Ultimate

Infinix XPAD 30 Pro Meluncur 8 September 2026, Bawa Layar 11 Inci 2.5K dan Helio G200 Ultimate

2 September 2026
500 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Kalitengah Disuspend

500 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Kalitengah Disuspend

2 September 2026
Harga Pertamax Green 95 Naik Jadi Rp19.150 per Liter Mulai 2 September 2026

Harga Pertamax Green 95 Naik Jadi Rp19.150 per Liter Mulai 2 September 2026

2 September 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    807 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Kebakaran Pabrik Mie Sedaap di Bekasi Diduga Berasal dari Area Limbah, Warga Sempat Panik

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Berhadapan Dengan Brighton, Jadi Pekan Horor Bagi Chelsea

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Update Harga HP Samsung Akhir Agustus 2026, Galaxy Z dan S Series Punya Selisih Harga Menarik

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Selangkah Lagi Enzo Fernandez Ke Manchester City

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya